Langsung ke konten utama

Postingan

Sejarah dan Peradaban

Sebenarnya sih berawal dari keisengan doank, karena gw yang begitu penasaran sama budaya Dayak yang kental dengan nuansa mistis. Gw emang tertarik sama yang berbau mistis n misteri, tentang sejarah suku2 yang jarang terekspos dan begitu tersembunyi dari kemajuan zaman manusia yang sudah memasuki era globalisasi ini... Nah, untuk posting kali ini gw mau bahas yang lain dulu.. Smalam gw habis nonton vcd national geographic tentang maya's massacre, kehancura bangsa Maya Cancuen. Tentang awal kehancuran suku Maya dipedalamana Guatemala Amerika. Kenapa Maya bisa hancur? padahal bangsa itu sudah menjalani kemakmuran ribuan tahun lamanya. Berdasarkan penelitian, bangsa Maya mengalami kehancuran sekitar tahun 800 M, bangsa Maya yang mempunyai peradaban tinggi saat itu, ilmu perbintangan yang canggih, tata kota yang teratur dan memiliki lebih dari 100 bangunan besar dengan penduduk lebih dari 100.000 jiwa. Dari hasil yang gw tonton seh penelitian menduga bahwa saat itu terjadi kudeta besar2...

Waktu perjalanan kemarin

Hi, lama sudah aku tidak posting disini. Rasanya seperti menyimpan seribu pemikiran dalam benak yang hendak ditumpahkan kedalam media blog ini. Waktu perjalanan kemarin, yang sebenarnya dalam misi tugas kantor aku menyempatkan diri singgah didaerah yang penuh dengan misteri. Ketika aku menjajaki kaki di Borneo, tanah Dayak suku yang hebat rasanya penasaran sudah hinggap dan menyelimuti kalbuku. Setelah bekerja, aku menyempatkan diri satu hari mencoba menyusuri jalan menuju daerah Samalantan bersama sepupu-sepupuku. Apa yang menarik di Samalantan? daerah setingkat kecamatan ini sebenarnya menyimpan sejuta misteri yang membuatku penasaran setengah mati. Melewati Singkawang yang merupakan kota berpenduduk etnis cina terbesar di Indonesia mempunyai cerita sendiri nanti, karena jujur saja aku lebih tertarik dengan Samalantan. Rumah betang Samalantan, inilah akhir cerita petualanganku di tanah Borneo. Rumah betang milik suku Dayak pedalaman yang mempunyai histoy yang hebat. Dulu, rumah ini d...

:: Simphony in Borneo ::

Prolog Jika saja aku tidak pernah pindah kekota ini, maka semua ini tidak akan pernah terjadi. I : Jauh Siang ini matahari begitu panas menyengat kota ini. Kota Pontianak yang terletak ratusan kilometer dari Jakarta tempat tinggalku sebelumnya. Pesawat yang kutumpangi sudah landing semenjak setengah jam lalu. Namun ayahku belum tiba di airport ini untuk menjemputku. Jenuh seketika melanda pikiranku namun tiba-tiba dering suara handphone memecahkan lamunanku. “Dyandra, apa kamu sudah tiba di airport?” tanya suara ibuku dari handphone “Ya ma, semenjak setengah jam lalu. Tapi papa sampai sekarang belum kelihatan batang hidungnya untuk menjemputku. Sudah mati kebosanan aku dibuatnya.” Kataku kesal “Aku sudah berulang kali mengingatkannya untuk tidak terlambat tapi ia tetap saja mengulanginya” kata ibu ku yang ikutan kesal “Wait ma..” kataku kaget ketika papa sudah tiba-tiba ada ditempatku “Kenapa Di?” “Papa sudah tepat ada disampingku, bye ma kutelepon lagi nanti.....

Ketika hujan ..

Ibarat air yang jatuh ketanah mengalir begitu saja ke tepi yang lebih rendah, itulah perasaanku sabtu lalu ketika mengunjungi tempat kelahiranku. Mengalir perlahan dengan indah dan apa adanya. Ketika aku dan suamiku menyusuri dengan motor, perlahan menuju daerah Cempaka Putih tempat dimana aku dilahirkan dan dibesarkan. Rasanya sudah lama tidak berkunjung kesana padahal baru saja aku pindah 7 bulan lalu. Lama ku tak mengunjunginya hanya sedikit yang berubah, rumah tua tempat kelahiranku dan tempat aku tumbuh lama sudah di beli oleh Ko' Seki cina hokkian yang rumahnya tidak jauh dari rumah lamaku. Rumah itu sudah direnovasi sana sini, banyak sekali yang berubah, sudah dipasangi pagar besi tempa, di cat ulang, dan dipasangi lampu penerang di terasnya. Dulu waktu kami sekeluarga masih menempati rumah itu, sebenarnya ayahku sudah memasangi pagar buatannya sendiri. Pagar itu terbuat dari bambu yang dibelah dua dan dirangkai indah, tidak ketinggalan bambu itupun di cat agar kelih...

Budaya ABS

Met pagi smuanyaaa.. Kmaren gw berdebat hebat sama salah satu rekan kerja di kantor. Awalnya sih debatan biasa, lama2 rame sampe salah satu atasan ikut turun tangan. Gw sering sekali menghadapi konflik2 seperti ini. Mungkin karena idealism gw yang begitu tinggi hingga menyerempet bahkan menabrak sistem yang sudah terpola dan berjalan puluhan tahun lamanya. Dimana pun kita berada, mau tidak mau suka atau tidak suka, selama kita menyelam dalam suatu dunia kita harus beradaptasi dan mengikuti sistem, juga untuk orang2 yang berteriak anti kemapanan toh tanpa mereka sadari mereka sebenarnya pelaku kapitalism. Itu yang gw gak suka. Dimana kebebasan kita mempunyai pikiran, kalau di tempat kita hidup saja sudah diatur pola pikirnya. Dimana kebebasan kita berbicara dan mengemukakan pendapat, kalau suara saja terus dibungkam dan harus mengikuti kemauan penguasa. Dan dimana hak asasi kita sebagai manusia yang mempunyai kebebasan berprinsip, jika prinsip saja sudah harus mengikuti sistem. U tidak ...

Pesta Blogger 2008 = pesta diskusi dan hadiah..

Sabtu kmaren gw dateng ke Pesta Blogger 2008 di gedung BPPT Thamrin Jakarta. Kesan yang gw dapet ? RUAMEEEEEEE.. Syet dech. Sampe2 gw pusing ngeliatin orang berseliweran, namanya juga blogger sudah pasti rasa ingin tahunya tinggi. Ada aja yang di tanyain pas lagi talk show. Yang paling berkesan banget bagi gw seh pas liat si kambing stress Raditya Dika yang ngusung tema jadi blogger yang kreatif bersama Yoris Sebastian. Aseli tuh orang stress banget kali yah..kasian gw ama nyokap nya, pasti sedih banget gak nyangka anak pertamanya bisa segila itu. Waktu nyokapnya hamil ngidam apa ya sampe ngelahirin kambing dika. Tapi gpp, dibalik itu semua gw yakin nyokap nya juga pasti bangga laah..Si kambing kan udah sukses n bakal makin sukses. Kok tau dia bisa makin sukses? udeh gw tanya sama mama loreng tadi..huehehehehe....Sedangkan Yoris Sebastian? dia memang orang yang SANGAT KREATIF. Salut gw buat lo Bang Yoris.. sang penemu I Like Monday untuk HardRock Cafe Jakarta ini menyajikan tips2 oke b...

Dillema

Well, akhirnya DL (dinas luar looh bukan liar..) selesai juga.. Sempet kedinginan gw tidur sendirian..huehehehe.... Hmm..ntah kenapa sepertinya semakin hari gw semakin TIDAK menikmati suasana kantor gw. WAIT. Ini BUKAN mengeluh! Ini masalah prinsip. Begini ceritanya, .. Gw kerja di instansi pemerintah udah 4 tahun lebih lama nya. Tapi baru kali ini gw DL. Selama ini gw gak pernah di percaya n dikasih kesempatan DL hanya karena sebuah alasan. "Kamu kan perempuan Deb.." Yes, itu alasannya. Padahal gw tau persis alasannya, karena di bagian gw, gw hanya sendiri yang manusia. Yang lain adalah bangsa serigala buas dan serakah yang saling berebut mangsa, dan bahkan memakan temannya sendiri. Saling menyikut kiri kanan dan terlebih lagi membunuh hak dan kesempatan seseorang. N Then minggu ini gw akhirnya di kasih kesempatan karena orang yang biasa DL itu sedang tidak bisa. Istrinya lagi ngidam katanya. Akhirnya gw jalanin DL ini. But hasilnya memang sungguh amat sangat amat sangat men...