Langsung ke konten utama

Postingan

Suara Sumbang

  Suara Sumbang       Ibu Dita membisu beku, bahkan matanya hanya sesekali berkedip, pertemuan yang tak terduga membuahkan hasil mengejutkan. Sesekali Ibu Dita hanya melirik ke arahku, seperti mengamati apakah aku akan sedih, atau malah bahagia? Tapi pertemuan ini menjadikanku mempelajari sesuatu, bahkan seorang Ibu pun bisa juga salah. Tidak ada yang sempurna. Dua belas tahun lalu pertemuan kami, aku adalah seorang aparatur negara yang tidak mempunyai kedudukan apa-apa. Hanya seorang pegawai kelas umbi-umbian,’rendahan’ kalau kata orang-orang. Apalagi dengan penempatanku di tempat yang tidak strategis, alias non teknis. Cuma mengurusi surat-menyurat, segala remeh temeh hal yang sama sekali tidak penting, mungkin kalau dikonversikan ke dalam sistem kasta, aku adalah rakyat jelata. Ibu Dita adalah atasanku, pejabat eselon III yang terkenal karena ramah dan kebaikannya pada siapa saja. Sering tegur sapa dengan cleaning service, PKD bahkan aku yang hanya...
Postingan terbaru

Merdeka bagi individu, seperti apa?

Apa arti merdeka? Bagi saya merdeka bagi individu manusia adalah orang yang bisa menjadi dirinya sendiri, dia mempunyai kebebasan menjadi diri sendiri tanpa harus mengenakan topeng demi menyenangkan orang lain. Foto mbah google  Merdeka bagi individu adalah merdeka tanpa mengkawatirkan pendapat orang lain tentang pribadinya, penampilannya, apapun yang terkait individualnya. Tak kawatir dibilang gendud, jerawatan, ga pakai hermes, dan hal2 individu lainnya.  Merdeka bagi individu adalah tidak membully orang lain karena merasa terganggu dgn kejiwaan dirinya sendiri (bagi saya org yg suka bully adl org yg terganggu kejiwaannya, bukan gila, tapi ada gangguan psikis, tekanan batin, merasa hidupnya sendiri krn suka bully agar dpt perhatian). Merdeka bagi individu adl tidak terusik dgn kebahagiaan org lain, tdk iri, tdk cari perhatian, drama queen/king, bisa menjalani hidup dan menikmati hidup dgn mjd dirinya sendiri. Saya pernah membaca, di atas kereta kuda HOS Cokro...

BISOT, dia membuat saya berpikir ulang tentang kehidupan

Bekasi, 04/08/19 - Bekasi saat itu sangat panas, kemarau panjang membuat tanah-tanah lapang tampak tandus, sawah pun mengering. Dari kejauhan tampak seorang lelaki paruh baya bersusah payah mengangkat dus-dus berisi buku sumbangan para dermawan untuk perpustakaan kecil yang terletak di pelosok desa Sukamekar Kabupaten Bekasi.   Namanya adalah David M, biasa dipanggil Bang Bisot . Dia adalah seorang PNS di suatu Kementerian di Jakarta, yang menggadaikan sebagian waktu dalam hidupnya untuk berbagi kepada anak-anak di daerah Bekasi yang tertinggal dalam hal pendidikan. Dia mendirikan taman bermain dan rumah baca untuk anak-anak kurang mampu bernama Rumah Pelangi. Berbagai kegiatan dia lakukan bersama para dermawan lainnya untuk membantu anak-anak di daerah Bekasi agar bisa mewujudkan mimpi-mimpinya menjadi orang yang berhasil.  Selain mendirikan Rumah Pelangi, Bang Bisot juga aktif di berbagai kegiatan amal seperti salah satunya menggalang dana untuk pembangunan...

Dari 2007 ke 2019

Hai...👩👩👩👦👦👦👥👤👤👪👫👬👭👮👯👯👯 Lama sudah nggak ngeblog, nggak nulis. Entah kenapa mood menulis itu hilang tiba-tiba, seperti kayak orang nggak suka menulis lagi. Aneh bukan? Mungkin kebanyakan persoalan hidup, terus jaman sekarang sudah banyak sosmed bertebaran, banyak juga orang yang tadinya rajin nulis di blog, kemudian beralih ke sosmed. Blog seperti buku diary lama yang tak pernah dilirik lagi. Padahal, nulis di blog itu sebenarnya asyik banget, semua bisa mengalir apa adanya, bisa nulis apa aja, masukin foto or gambar apa aja selama lolos sensor wkwkwkw... Gue paling sering ngeposted cerpen. Karena duluu gue suka nulis cerpen, entah kenapa sekarang ide-ide cerpen cuma bisa mutar di kepala, dan nggak berlanjut ke tulisan. NOW, gue mau recovery kehidupan gue, kurang-kurangin curhat sama orang, banyakin curhat sama Tuhan, dan kalau kesal, tulislah di blog tapi dengan sopan.  12 tahunan sudah gue menjadi penulis kagetan. Maksudnya nulis kalo lag...

Salam Hai

Salam haaai di 2018, hanya ninggalin jejak, bahwa blog ini nggak akan pernah terlupakan..

Hei, di mana manner mu?

Sudah seharusnya kita sebagai mahluk sosial mempunyai manner yang bagus kepada manusia lain ketika berinteraksi. Jika belum tahu apa itu manner, ini gue kutipkan manner adalah TATA KRAMA, atau biasa disebut adat sopan santun.  Contoh simple, ketika diberi sesuatu ucapkan terima kasih, ketika butuh bantuan ucapkan tolong, ketika memulai komunikasi ucapkan selamat pagi, assallamualaikum atau salam sapa sesuai enaknya kita, lalu disambung apa kabar? dan diakhiri terima kasih, hati-hati di jalan, goodluck, have a nice day. Selain itu, buang sampah sembarangan, bersendawa, buang gas, itu juga bagian dari tata krama kepada lingkungan sekitar. Simpel banget kan ya? Saking simpelnya banyak orang mengabaikan, alias meremehkan. Saking sudah kenal dan akrab sampe nggak ada mannersnya sama sekali. Ya gak gitu juga lah. Orang tua kita ngajarin kita cium tangan pamitan sebelum jalan itu kan manners, apa karena sudah akrab sama orang tua lalu seenaknya aja nggak cium tangan? Masuk kamar ...

PERGI

Kemana perginya? Ada tanya dalam lara Hati hampa menanyakan penghuninya Kosong Biarlah berpura pura  Bahwa bahagia ada Kosong Pakai dulu topengnya agar mereka tak tahu bahwa itu hanya omong kosong Dan tersenyumlah bahwa semua akan aman saja Mungkin tak sama Bahwa hati ini miliknya, dan hatimu milikku..