Bekasi, 04/08/19 - Bekasi saat itu sangat panas, kemarau panjang membuat tanah-tanah lapang tampak tandus, sawah pun mengering. Dari kejauhan tampak seorang lelaki paruh baya bersusah payah mengangkat dus-dus berisi buku sumbangan para dermawan untuk perpustakaan kecil yang terletak di pelosok desa Sukamekar Kabupaten Bekasi.
Namanya adalah David M, biasa dipanggil Bang Bisot. Dia adalah seorang PNS di suatu Kementerian di Jakarta, yang menggadaikan sebagian waktu dalam hidupnya untuk berbagi kepada anak-anak di daerah Bekasi yang tertinggal dalam hal pendidikan.
Dia mendirikan taman bermain dan rumah baca untuk anak-anak kurang mampu bernama Rumah Pelangi. Berbagai kegiatan dia lakukan bersama para dermawan lainnya untuk membantu anak-anak di daerah Bekasi agar bisa mewujudkan mimpi-mimpinya menjadi orang yang berhasil.
Selain mendirikan Rumah Pelangi, Bang Bisot juga aktif di berbagai kegiatan amal seperti salah satunya menggalang dana untuk pembangunan rumah Uwak Enih yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Uwak Enih adalah seorang janda berusia hampir 80 tahun yang hidup sebatang kara di dalam rumah gubuk yang hampir hancur.
Uwak Enih tinggal tak jauh dari bantaran kali CBL Bekasi. Makan dari belas kasih tetangga dan terkadang bila tidak ada yang memberi, Uwak Enih tidak makan. Karena cuitan dan postingan Bang Bisot, kisah Uwak Enih menjadi viral dan akhirnya banyak dermawan dari berbagai daerah patungan membangun rumah layak huni untuk Uwak Enih, dan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi pun tak kalah turut andil membantu Uwak Enih.
“Saya teringat masa kecil di kampung saya, saya melihat begitu banyak orang susah” tutur Bang Bisot dengan sorot mata melambung jauh ke masa kecilnya.
“Saya hanya ingin menghabiskan sisa hidup saya untuk membantu orang lain yang tidak terjangkau pemerintah” tambahnya.
Pria kelahiran Desa Sukamekar 40 tahun silam ini mempunyai seorang istri dan 3 anak yang tinggal tidak jauh dari lokasi Rumah Pelangi. Sulung dari 7 bersaudara ini tumbuh di lingkungan urban dengan latar belakang ekonomi pas-pasan, hal itu membuat dirinya terbiasa mengasuh adik-adiknya di sela kegiatan bersekolah dan bermain.
Karena masa kecilnya ditempa dengan mengasuh adik-adik, hal inilah yang membuat dirinya menyukai anak-anak, dan bercita-cita suatu saat ingin mendirikan rumah singgah dan rumah baca untuk anak-anak kurang mampu. Hingga waktu berlalu akhirnya cita-cita itu terwujud dengan berdirinya Rumah Pelangi.
Aktivitasnya dari Senin hingga Jumat bekerja di kantornya, sementara Sabtu dan Minggu bersama anak-anaknya mengisi acara di Rumah Pelangi dengan berbagai kegiatan edukatif.
Selain mengurus Rumah Pelangi dan kegiatan amal lainnya, Bang Bisot juga membuka usaha sampingan yang dikerjakannya di sela-sela pekerjaan kantor. Usahanya bergerak di bidang jasa pembuatan design website yang dia promosikan dari mulut ke mulut dan berkembang hingga punya banyak klien tetap.
Begitu banyak kesibukan di setiap waktunya, tidak membuat Bang Bisot melupakan waktu bersama keluarganya. Sesekali Bang Bisot mengajak keluarganya berwisata di sekitar Kabupaten Bekasi, dan bahkan dia mempromosikan tempat wisata tersebut lewat tulisan yang di upload dalam blog pribadinya.
“Sembari menyelam minum air. Sembari jalan-jalan, sekalian buat konten di blog. Itung-itung promosi tempat wisata yang masih sepi” tuturnya sembari menyeruput kopi.
Hingga kini Bang Bisot tetap berjuang mempromosikan Rumah Pelangi yang berada di Jl. Raya Sukamekar desa Sukamekar Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi ini.
“Kami terus menerima sumbangan buku-buku, baju sekolah layak pakai, mainan yang masih bisa dipakai, apa saja untuk anak-anak ini.” jelasnya.
“Jika ingin menyumbang bisa langsung menghubungi saya lewat blog pribadi saya www.bisotisme.com, atau jika ingin mendapat info lebih jelas tentang Rumah Pelangi, bisa browsing ke alamat web www.pelangibekasi.com, silahkan bisa menghubungi kontak yang terdapat di alamat web itu” tambahnya.
Bang Bisot berharap Rumah Pelangi terus berkembang dan secara rutin dapat mengadakan berbagai kegiatan edukasi bagi anak-anak kurang mampu demi mencapai tujuan luhur yaitu mengajak masyakarat untuk gemar membaca dan menulis demi meningkatkan pengetahuan di bidangnya.
Berbagai foto kegiatan Bang Bisot bersama anak-anak di Rumah Pelangi





Bagus dongengnya ....
BalasHapushahaha..
Hapus