Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2013

Pria dan Seks

Pemberitaan media massa sedang gencar-gencarnya membahas kasus partai yang terlibat skandal sapi impor. Nggak ketinggalan sapi yang dibahas, para wanita dan uang yang terkait di dalamnya pun ikut dibahas ramai-ramai di berbagai forum. Nggak percaya? Silahkan googling. Saya bukan mau membahas masalah sapi dan partai. Tapi sedikit mengulas tentang sex. Aw.. Tabu, Deb.. Jangan ah.. Hellow, hari gini bahas sex itu nggak tabu, justru ini pendidikan supaya nggak 'kudet' (kurang update).. Asal bahasnya nggak vulgar kayak kama sutra atau stensilan. Menyindir sedikit soal skandal wanita dan sapi impor sering jadi pertanyaan, tersangka AF yang diduga mengalirkan dana ke 45 wanita dari yang tua hingga yang muda. Kata-kata ‘fustun’ pun mengalir hingga banyak menimbulkan berbagai komentar di publik. Tersangka AF ini sebenarnya sudah mempunyai istri yang menurut saya masih muda dan cantik pula. Tapi kenapa masih menggaet wanita cantik? Bahkan saat tertangkap si ters...

Biblical Archaeology, Quranic Archeology

Beberapa waktu lalu saya menghadiri diskusi Bencana dan Peradaban beserta peluncuran buku Plato Tidak Bohong, Atlantis Ada di Indonesia karya DR Dani Hilman Natawidjaya Phd. DR Danny Hilman adalah seorang geologi yang bekerja di LIPI. Dan merupakan salah satu anggota tim Mandiri penelitian Gunung Padang yang dibentuk oleh pemerintah. Tim Mandiri ini terdiri dari beberapa arkeolog senior, dan geolog senior. Dalam seminar tersebut, mengundang para pakar seperti Prof Ali Akbar yang juga tergabung dalam Tim Mandiri, Staf Khusus Kepresidenan bidang Bencana Bpk Andi Arief, budayawan dan peneliti lepas seperti Sudjiwo Tedjo, Dicky Zainal Arifin, dll. Begitu banyak materi yang disampaikan dalam waktu hanya kurang lebih 4 jam, sehingga yang hadir dan mendengarkan diskusi tersebut merasa kurang puas dan ingin lebih mendengarkan diskusi tersebut. Dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan suatu hal yang menarik minat saya yaitu Quranic archaeolgy. Dalam seminar kemarin, prof Ali Akba...

Belanda tidak menjajah Indonesia selama 350 tahun

Pertama kali VOC masuk ke Indonesia tahun 1610 saat itu Belanda masih berupa kerajaan di bawah kepemimpinan Karel V (kaisar Romawi Suci dan raja Spanyol) daerah kekuasaannya meliputi tanah yang kini disebut Belanda, meliputi sebagian besar kawasan yang dikenal hari ini sebagai Belgia, Luxemburg dan Utara Perancis. Baru setelah mendapat kemerdekaan dari Phillip II (anak lelaki Karel V) pada 1648, Belanda menjadi sebuah negara republik yang dinamakan Republik Tujuh Propinsi (Republiek der Zeven Provinciƫn). Lalu VOC berkuasa di Nusantara sampai tahun 1799. Lalu Republik Tujuh Provinsi dijajah oleh Perancis tahun 1800 yang secara tidak langsung Nusantara juga dibawah Jajahan Perancis. Dan pada saat itu juga sarikat dagang bernama VOC itu bangkrut. Perancis mendirikan negara boneka jajahannya di Nusantara bernama Hindia Belanda (Netherlands Hindhie), lalu pada tahun 1811 Perancis membebaskan Republik Tujuh Provinsi. Namun Republik Tujuh Provinsi tidak serta merta merdeka, dir...