Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2008

KUTANGMEN vs KOLOR IJO

Mendaki gunung mengarungi laut (emangnya lagu ninja hatori, hehehe...) Mengarungi kota yang luas, yang dirimbuni oleh gedung gedung bertingkat dan jalan yang tak berujung, Dadang alias kutangmen kecapean. Setiba disuatu sudut kota yang agak kumuh dekat salah satu stasiun, Dadang melepas lelah. Dihirupnya kutang si Leila, anak tetangga yang sudah lama dia taksir untuk penyemangat petualangannya dikota besar. Ibu ibu pemilik warung tempat Dadang melepas lelah pun merasa terharu melihat Dadang yang kurus kering dan tampak kelaparan itu. Dadangpun diberi makan, namun Dadang menolak nasi pemberian ibu itu. Berikut percakapan Dadang dan ibu itu. Ibu pemilik warung(IBW) : nak, kamu laper ya? Nih ada makanan seadanya. (sambil menyodorkan piring berisi nasi dan lauk ikan asin dan sambel, kaya nasi kucing gitu) Dadang: Gak, makasi bu.. IBW: Loh kamu sepertinya lapar? Dadang: Gak ah bu, makasih..Saya hanya perlu kutang segar (kata Dadang malu2) IBW: HEH? (kaget, untungnya ga kena serangan ...

KUTANGMEN

Suatu hari diperkampungan yang sangat terpencil dari hiruk pikuknya perkotaan, lahir lah seekor eh seorang bayi mungil laki laki yang diberi nama oleh kedua orang tuanya Dadang Sunarya. Waktu pun semakin bergulir, mak Retno dan kang Jarwo kedua orang tua Dadang, bingung oleh perkembangan anaknya. Pasalnya anak nya punya hobi yang ruaaar biasaaa aneh.. si Dadang suka sekali makan dandang, eh maksudnya suka sekali makan kutang, jangan protes namanya juga kebiasaan aneh, suka suka penulis donk mau nulis apa, hehehhee...bukan hanya kutang emaknya yang habis dimakan Dadang, bahkan Dadang pernah dikejar kejar tetangganya pake sendal jepit lantaran si Dadang mau ngintipin anak tetangganya mandi. Gak nyambung ya? Waktu pun bergulir, hingga akhirnya mak Retno memutuskan untuk tidak memakai kutang lagi. Daripada bangkrut beli kutang baru yang nantinya akan dimakan Dadang, mending gw pake kaen aj deh, pikir sang emak. Singkat cerita, karena hobi Dadang yang sudah tersohor diseluruh kampungnya, ...

Kalah Suara

Baru baru ini ada trend baru, trend yang sempet beredar di era 2000an lalu n skarang beredar lagi. Trend yang lagi booming disekitaran rumah gw. kampung cempaka putih adl (jreeeng,pake musik) trend kumpul2 ibu2(ini bukannya dah lama deb?masa msh jadi trend?, dl sempet sepi gank-an gw..eh skr pd kumpul2 lg) Karena gak lama lagi gw bakal pindah rumah, hiks..ke pondok kelapa. maka tetangga gw dicempaka putih(rumah lama) pada sibuk buat acara perpisahan bulan depan. Maklum nyokap gw kan bu RT, n tetangga gw kebanyakan betawi gitu. Jadi ibu2 PKK n pengajian cempaka putih pada repot deh buat tuh hajatan. ( gw juga bingung, pindahan aja pake hajatan segala ya..) .. Ada2 aja ide nya tuh ibu2, ada yang nyaranin jalan2 ke taman mini, ziarah wali, n ada yang nyaranin perpisahaan dirumah aja sembari buat acara makan2. Nah saran terakhir lah yang diteriman nyokap gw. Emang dasar ibu2, buat masak2 yang masih lama acaranya aja menunya dah dikonsep dari semalem. Eh disela2 lagi rapat yang amat serius ...

Balada Jengkol vs PETE 2

Sesuai dengan debatan gw kmaren ma nyokap n kakak gw sepanjang perjalanan sukabumi - jakarta, yang ga ada ujungnya..perdebatan itu berisikan bauan mana jengkol apa pete? enakan mana jengkol apa pete? eh menurut lo gimana? jengkol apa pete?alasannya apaan? a. jengkol b. pete c. gw? eh ga ad dalam pilihan neeh.. ayoo bantuin gw..ini perdebatan serius..untuk dibawa kemeja DPR, siapa tau menperindag bisa mengawasi perdagangan berbahaya itu, bahkan diawasi oleh badan POM sebagai bahan berbahaya..weks..hiperbolic amat..

Balada Jengkol vs Pete

Hi hi hi.. Liburan gw kali ini diisi dengan berbagai warna warni kejadian. Bersama keluarga berangkat menuju Selabintana Sukabumi, yang dengan apesnya terkena macet berjam jam hingga gw nyampe Sukabumi dengan hati bete sekitar pukul 3pm. Pada awalnya berangkat seh pada semangat, nyanyi nyanyi dimobil kijang lama yang penuh sumpek terisikan 6 orang dewasa dan 2 orang anak kecil yang super bandel. 2 anak kecil itu adalah ponakan gw. Anak2nya kakak gw yang nomor tiga. Yang paling gede namanya Andika, panggilannya Dika. Kelas 4 SD, ciri ciri : badan nya gendut, tinggi, dan tukang makan (kalo kerumah jatah makan gw diabisin dia..), anak kedua si bungsu pendiam namanya Ardi. Bocah mirip bule ini ntah ditemukan dimana sama kakak gw..abis beda banget mukanya n perawakannya. Pendiam, gendut juga, n bule. Kulitnya putih banget kaya kulit bule, rambutnya coklat, matanya coklat, n ngegemesin banget lah pokoknya. Umurnya sekitar 4 taunan (umur pasti meneketehe ..). Bersama kakak, suami, nyokap, n ...

Belum ada judul

Bunyi sepatu kuda terdengar dari kejauhan, derunya membahana membelah kesunyian malam. “Tuan, sepertinya rumah itu tidak terlalu jauh lagi..” kataku “Iya, saya tahu..” Dua sosok berjubah hitam panjang tiba dari kegelapan malam. Mengetuk pintu rumah yang terletak dalam hutan belantara, seakan ingin bersembunyi dari kegilaan dunia. Tok tok.. “Ya..” terdengar suara dari dalam Deri t pintu dibuka, menyusul suara nafas terengah. Muncul wajah tertunduk seakan takut kepada sosok sosok tersebut. “Tuan, silahkan masuk..” kata suara pemilik wajah ketakutan itu. “Ya, terima kasih..Tidak usah takut kepada ku, tujuan ku berbeda malam ini.. “ sahut salah satu sosok itu “Silahkan tuan, biarkan staf kami yang mengandangi kuda anda..” balas pemilik wajah ketakutan itu. Sosok sosok tersebut memasuki lobi rumah yang besar. Rumah yang tampak angkuh seakan memamerkan sejarah pemiliknya. “William..oh..kamu tampak lelah, mari keruang makan. Isi dulu perut mu, ajaklah Sebastian..” samb...

Ikutan ah

Sore ini saya jadi ingin menulis cerpen. Isinya masih mentah banget, ceritanya juga ga bagus banget. Maklum ini dari pengalaman pribadi. Bukan gw. Tapi salah satu teman dekat gw di Pontianak. Enjooy.. -- Gubraak Bunyi bantingan pintu dari luar, aku terkejut dibuatnya. “Siapa itu? “ Ach, ternyata dia. Kak Aldi. Dia adalah kakak ku yang pertama dan menjadi laki laki satu satunya dikeluarga kami semenjak ayah pergi 3 tahun lalu. Kakak ku yang nomor dua Mbak Sinta pergi dari rumah, karena ditentang oleh mama karena dia berpacaran dengan laki laki berbeda agama. Mbak Sinta suatu malam pergi diam diam dan hingga kini belum kembali kerumah. Karena peristiwa kaburnya mbak Sinta, mama jadi tidak punya tumpuan dalam hidupnya lagi. Menjadi orang tua tunggal sekaligus kepala keluarga membuatnya sering menangis. Aku sering melihatnya menangis diam didalam kegelapan dikamarnya. Aku sebagai anak bungsu sering kali tidak dipercaya karena masih dianggap anak kecil. Padahal aku sudah bekerja, tap...

If that memory always in my mind

If memory always in my mind.. -- Tawa itu, perlahan sirna. Terenggut oleh dinding pemisah bernama kematian. Yang hanyalah sebuah proses perjalanan manusia kembali menuju penciptanya. Aku, mama dan kakak ku yang nomor tiga, berdiri disini. Sementara puluhan meter didepan ku berdiri kakak iparku, dan anak semata wayang mereka. Zidane, menangis..berontak.Ingin menggapai kami bertiga. Abang ku, dari bawah menangis, menangis, terisak penuh kesakitan. Hatiku, sangat menrasakan pedihnya. Ketika dia melihat keluarga yang kini terpecah. Arrrgh..ku terbangun. Peluh membasahi tubuhku. Deru nafas tak menentu. Sesak didada, kuusap mata yang basah oleh air mata. Aku terkejut. Ini hanya mimpi. Lalu mama datang menghampiri kekamar ku, melihatku seperti mendapat mimpi buruk, teramat buruk dibanding mimpi buruk apapun yang pernah kumimpikan. Dini hari itu, aku menangis. Masih terasa pedih abang ku didalam mimpi itu. Siangnya, aku, mamaku, dan kakak ku yang nomor tiga beserta suami dan anak2nya pergi ke ...

Apa yaa judulnyaa

Java Jazz Festival 2008, 9 maret 2008 * Foto selanjutnya nanti yaaaa ... --- Bingung mau nulis apa, lagi habis ide..eh sebenarnya seh banyak yang pengen dituangkan disini. Tapi kerjaan lagi banyak banget, jadi ga sempat nulis banyak. Nanti aja deh gw tulis di word dulu baru gw copast kemari.. Kabar terbaru? rumah gw dah 50% jadi, perkiraan april selesai semuanya..Doain lancar yaa... Trus, gw lagi ada masalah neh sama narkoba..HAH? bukan gw looooh..ada lah seseorang yang dekat sama gw, tapi dia user, hiks...what can i do to stop him use that? hiks.. i hate drugs.. -- Nanti lah gw ceritain lanjutnya, oia gw punya cerpen yang pengen gw ikutin lomba di blog Indosiar tapi gw ga sempat kirim..gw copast disini aja yaaa.. Selamat membaca... --- Terik matahari makin membakar dan membuat peluh ku semakin mengailr deras siang ini. Debu jalanan pun tak kunjung usai berhembus mengotori muka ku yang sudah sangat kumel ini. Disudut terminal ini, kakak ku semata wayang mbak ratmi tengah sibuk menjajak...

Mellow ..

Harus kah kuteteskan air mata di pipi .. Harus kah kucurahkan segala rasa dihati... Ooo..haruskah kau ku peluk dan tak kulepas lagi.. Agar tiada pernah ada kata berpisah... Salah satu lagu yang dinyanyikan oleh Dian Pramana Poetra yang sempat dipopulerkan kembali oleh grup vocal Warna. Kemarin saya datang kesalah satu evet yang diadakan di JHCC, Java Jazz Festival. Salut saya kepada Peter Gontha karena telah sukses berulang kali membuat event yang sangat keren. Saya cukup terpuaskan dengan melihat penampilan Dian Pramana Poetra, D'Sound, Incognito dan band band lainnya. Ketika menyanyikan lagu diatas, saya sempat menitikan air mata, begitu menghayati dan teringat bahwa lagu itu adalah lagu kenangan saya ketika masih SMU dulu. hehehhehe, bukannya mengenang kembali loh, cuma sempat terlintas saja dia yang tidak pernah memudar tuntas datang kembali ke kehidupan saya..hahahhaha... Foto2? Nanti lah saya upload, pokonya Java Jazz Festival kemarin keren abis lah..yang ga datang melihat? s...

Selamat Jalan ..

Saya memang tidak terlalu kenal dengannya, dia adalah sahabat kekasih saya. Tapi dia sudah banyak sekali membantu kekasih saya. Ketika abang saya masuk rumah sakit, dia membantu kekasih saya agar cepat sampai di RS, dan banyak lagi bantuannya yang secara tidak langsung juga membantu saya. Saya tidak sempat mengucap terima kasih. Saya tidak sempat mengobrol dengannya, namun ketika saya melihat duka dan air mata kekasih saya, saya sangat mengerti bahwa kekasih saya sangat menyayanginya. Saya sangat paham dan sangat familiar dengan rasa kehilangan. Maaf saya hanya bisa mengantarkan kepergiannya dengan doa. Cukup yakin saja wahai teman2 yang ditinggalkan, bahwa semua ini adalah yang terbaik yang diberikan ALLAH kepada alm dan kita semua. Saya tidak mau berkata semoga2 karena saya yakin alm Yosa pasti diterima disisi ALLAH karena semua yang DIA ciptakan akan kembali kepada NYA, dan saya yakin bagi yang ditinggalkan pasti kuat menghadapi semua cobaannya, karena ALLAH tidak akan memberi cobaa...

Sabar yaaaaa...

Week end lalu hari yang sangat melelahkan buat saya. Dari pagi saya sudah kerumah si dia untuk ikut acara keluarganya di daerah Tangerang bersama orang tuanya. Dari sana saya kerumah tante saya yang sedang sakit didaerah Karawaci, dan malam nya ke RS daerah Tg Priok untuk menjenguk temannya, maksud saya sahabatnya yang sedang koma. Saya tidak mengerti, saya melihatnya menangis ketika mendengar kabar tentang sahabatnya sore itu. Saya tidak mengerti, mengapa dia menangis? pernah dia menangis ketika menceritakan tentang sahabatnya itu. Sungguh saya tidak mengerti. Sampai sebegitu berartinya kah sahabatnya itu baginya? Saya paham betul bagaimana menghadapi situasi ketika orang yang disayang berada dalam musibah. Saya sangat paham. Bertahun2 ayah saya masuk keluar RS, sempat sakit parah, sembuh, sakit, sembuh dan akhirnya pergi untuk selamanya. Dan abang saya sakit, koma, sadar, dan pergi juga untuk selamanya. Saya mengerti mungkin bagi sebagian orang yang mengenal saya, saya ini orangnya s...