Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2012

Iseng

Kepingin punya rumah, walau kecil tapi setidaknya milik sendiri. Nggak ngontrak lagi, nggak numpang lagi. Walau KPR, walau setengah mati mencicil untuk menabung DP, walau nanti cicilan per bulannya akan mencekik uang makan harian, walau harus makan tahu tempe setiap hari, dan masih banyak 'walau' lainnya yang penting punya rumah sendiri. Malah sudah iseng bikin design bangunannya kelak, ketika akan beli rumah KPR tentu bangunannya hanya ada seadanya, butuh banyak renovasi yang bahkan biayanya lebih besar daripada harga rumahnya. Yah mau nggak mau, yang penting punya rumah, titik. Ya Allah, mudahkanlah jalan agar aku bisa memiliki rumah sendiri, agar aku mampu mencicilnya, dan murahkan harga rumah yang akan kubeli kelak, aamiin.

Satu Jam Lalu

Aku tak kuat lagi menahan air mata yang tumpah dari pelupuk mata. Ku pandang sekitar komplek rumah ku yang sepi, hanya bunyi suara gemerisik tikus yang mencari makan di selokan, dan suara kucing yang tidak punya induk semang. Satu jam lalu tak begini, satu jam lalu semuanya terasa hangat. Aku pulang ke rumah dan disambut dengan senyuman manis istriku tercinta. Juga gelak tawa anakku yang masih batita. Makanan istimewa selalu terhidang di meja makan, siap ku santap ketika sudah bersih-bersih dari pulang kerja. Satu jam lalu tak begini.. Maria, dia istriku tercinta. Sudah lima tahun aku menikahinya, walau dia seorang janda dua anak sebelum kunikahi, itu tak masalah buatku. Dari pernikahanku dengannya kami mempunyai seorang putri yang kini usianya tiga tahun. Maria seorang pekerja di perusahaan BUMN. Karirnya selalu maju pesat, tak jarang membuat iri teman-teman sekantornya, apalagi ditambah dengan wajahnya yang kelihatan seperti anak umur 20-an dan bodynya yang tak seperti ...