Semalam saya dilanda khawatir yang amat sangat, saya takut sekali. Saking takutnya saya sampai menangis. Semalam sehabis dari kampus untuk ujian HER, saya langsung pulang. Ntah kenapa perasaan saya sedang tidak enak. Ternyata perasaan saya benar. Mama saya sedang sakit. Dia tidak cerita kepada saya, karena takut saya tidak konsen ujian. Saya sedih melihatnya sakit, saya takut sekali. Mama saya pernah sakit stroke sekitar tahun 97. Ketika saya masih dibangku SMU. Semalam dia berkata takut strokenya kumat. Dari tahun 97 mama saya selalu menjaga makanan. Saya selalu mengawasinya, kalau dia makan, garamnya saya kurangi sekali. Melarangnya menyantap makanan kolesterol tinggi seperti kambing, durian, kepiting dan lemak2 lainnya. Stroke selain dari makanan, bisa juga dari pikiran. Saya semalam mengira, apa lagi yang saya pikirkan? beberapa waktu terakhir ini dia memang sering menanyakan tentang pernikahan. Saya bukan menunda pernikahan, hanya saja hati saya belum siap menerima itu semua. Saya...
catatan seorang pecinta kopi, teh, hujan dan travelling.