Langsung ke konten utama

Sesaat di Keabadian

Selamat Jalan
Bapak Pembangunan
Bapak pencetus Transmigrasi di Indonesia
Bapak yang menjadikan Indonesia menjadi negara produsen
Bapak yang meninggalkan warisan 1500 trilyun utang untuk rakyat Indonesia
Bapak yang memberikan kemajuan pesat di beberapa kota besar, dan memelaratkan puluhan juta rakyat di belahan Indonesia lainnya
Selamat jalan bapak kami
Semoga dengan kepergian mu, semua rahasia rahasia yang sudah lama terbungkam akan segera terkuak dan kebenaran pun akan terungkap..

---

well, rupanya bapak kita yang satu ini sudah pergi untuk selamanya.. Semoga diampuni dosa2nya, dan diterima di tempat yang terbaik disisi Allah SWT, amin..

Bicara tentang bapak kita yang satu ini, minggu kemarin ketika saya sedang beristirahat siang. Ibu saya membangunkan saya, padahal saya sedang lelah sekali. Ibu saya bilang kalau bapak pembangunan ini telah pergi untuk selamanya. Saya tidak perduli, karena kenal saja tidak. Yang saya tau selama saya belajar sejarah disekolah maupun didapat dari membaca buku, sudah banyak horor yang dia ciptakan untuk bumi pertiwi ini.
Caranya merebut kursi kepresidenan saja sudah seram, apalagi cara mempertahankannya..
Bodo lah dengan dia dan kroni2nya..
Well, saya sedang penasaran dengan satu pria yang beberapa waktu ini mengganggu saya, saya tidak mengenal dia, kenal juga hanya via chat. Namun disetiap pembicaraan kami, dia sangat dewasa dalam pemikirannya. Dia sudah beberapa kali sms saya, beberapa waktu lalu menelepon namun tidak saya angkat. Saya hanya tidak mau berhubungan offline dengannya. Cukup online saja, karena saya takut dia adalah cyber crime people.

Sekarang saya sedang suka2nya lagu aku dan dirimu Ari Lasso n BCL, sembari menulis ini, sembari membayangkan kisah lampau yang menyenangkan..

Semangat yuk, jangan mikirin cinta mulu dalam hidup..pikirin tanggung jawab hidupmu..karena hidup bukan hanya sekedar menuntut hak, tapi melaksanakan kewajiban juga..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suara Sumbang

  Suara Sumbang       Ibu Dita membisu beku, bahkan matanya hanya sesekali berkedip, pertemuan yang tak terduga membuahkan hasil mengejutkan. Sesekali Ibu Dita hanya melirik ke arahku, seperti mengamati apakah aku akan sedih, atau malah bahagia? Tapi pertemuan ini menjadikanku mempelajari sesuatu, bahkan seorang Ibu pun bisa juga salah. Tidak ada yang sempurna. Dua belas tahun lalu pertemuan kami, aku adalah seorang aparatur negara yang tidak mempunyai kedudukan apa-apa. Hanya seorang pegawai kelas umbi-umbian,’rendahan’ kalau kata orang-orang. Apalagi dengan penempatanku di tempat yang tidak strategis, alias non teknis. Cuma mengurusi surat-menyurat, segala remeh temeh hal yang sama sekali tidak penting, mungkin kalau dikonversikan ke dalam sistem kasta, aku adalah rakyat jelata. Ibu Dita adalah atasanku, pejabat eselon III yang terkenal karena ramah dan kebaikannya pada siapa saja. Sering tegur sapa dengan cleaning service, PKD bahkan aku yang hanya...

BISOT, dia membuat saya berpikir ulang tentang kehidupan

Bekasi, 04/08/19 - Bekasi saat itu sangat panas, kemarau panjang membuat tanah-tanah lapang tampak tandus, sawah pun mengering. Dari kejauhan tampak seorang lelaki paruh baya bersusah payah mengangkat dus-dus berisi buku sumbangan para dermawan untuk perpustakaan kecil yang terletak di pelosok desa Sukamekar Kabupaten Bekasi.   Namanya adalah David M, biasa dipanggil Bang Bisot . Dia adalah seorang PNS di suatu Kementerian di Jakarta, yang menggadaikan sebagian waktu dalam hidupnya untuk berbagi kepada anak-anak di daerah Bekasi yang tertinggal dalam hal pendidikan. Dia mendirikan taman bermain dan rumah baca untuk anak-anak kurang mampu bernama Rumah Pelangi. Berbagai kegiatan dia lakukan bersama para dermawan lainnya untuk membantu anak-anak di daerah Bekasi agar bisa mewujudkan mimpi-mimpinya menjadi orang yang berhasil.  Selain mendirikan Rumah Pelangi, Bang Bisot juga aktif di berbagai kegiatan amal seperti salah satunya menggalang dana untuk pembangunan...

Merdeka bagi individu, seperti apa?

Apa arti merdeka? Bagi saya merdeka bagi individu manusia adalah orang yang bisa menjadi dirinya sendiri, dia mempunyai kebebasan menjadi diri sendiri tanpa harus mengenakan topeng demi menyenangkan orang lain. Foto mbah google  Merdeka bagi individu adalah merdeka tanpa mengkawatirkan pendapat orang lain tentang pribadinya, penampilannya, apapun yang terkait individualnya. Tak kawatir dibilang gendud, jerawatan, ga pakai hermes, dan hal2 individu lainnya.  Merdeka bagi individu adalah tidak membully orang lain karena merasa terganggu dgn kejiwaan dirinya sendiri (bagi saya org yg suka bully adl org yg terganggu kejiwaannya, bukan gila, tapi ada gangguan psikis, tekanan batin, merasa hidupnya sendiri krn suka bully agar dpt perhatian). Merdeka bagi individu adl tidak terusik dgn kebahagiaan org lain, tdk iri, tdk cari perhatian, drama queen/king, bisa menjalani hidup dan menikmati hidup dgn mjd dirinya sendiri. Saya pernah membaca, di atas kereta kuda HOS Cokro...