Langsung ke konten utama

Postingan

Asa

Jika.. Asa itu berubah menjadi nyata Dan membuat semua menjadi tampak indah Akankah, waktu dapat di ulang kembali. Agar aku dapat merajut jaring cinta yang telah hancur karena emosi Agar aku dapat memperbaiki situasi ini. Aku duduk disini, menatap jendela kehidupan menanti dirimu. Walau aku tahu kamu tidak akan pernah datang lagi, karena sekali kamu pergi, maka akan pergi selamanya sekali kamu melangkah keluar dari pintu hidupku tak akan mampu ku menerima walau kamu mengemis kembali Keegoisan adalah tahtaku Kemarahan adalah senjataku Keangkuhan adalah kecantikanku Kamu tidak akan mampu menaklukkkannya sekalipun kamu memiliki dunia Hidupku adalah milikku Tak akan ada yang mampu merenggutnya Hidupku adalah jiwaku walau kamu telah memaksa mengambil sukmaku walau telah menempuh astral panjang tak berujung Aku tetap aku, dengan keangkuhanku kamu akan tunduk padaku dan kukuasai dirimu.. *dalam pemikiran hari jadi ke 28th..*

Aku bisa, aku pasti bisa.. kamu juga bisa...

Hi all.. Pernah liat iklan susu gak di televisi? yang lagunya di nyanyikan anak kecil liriknya : aku bisa.. aku pasti bisa... aku kan terus berusaha... Emang sih kalau dari segi lirik, nada, dll kesannya sepele banget. Cuma iklan gitu loh.. tapi power nya itu loh.. Dan akhir2 ini gw sering banget ngeliat iklan itu n tanpa terasa iklan itu seperti menyuntikkan semangat ke gw. Semangat untuk menyelesaikan TA gw, semangat untuk menggapai mimpi2 gw, semangat untuk mendapatkan apa yang gw mau.. Pokoknya hari2 gw jadi jauh lebih semangat.. Di tambah lagi iklan nya minuman mizone (bukannya promosi yaa..) lagu n isi iklannya ngena banget. Bener2 penyuntik semangat. Jadi, iklan itu gak smuanya punya pengaruh buruk bikin orang latah atau apa.. Tapi juga bisa bikin orang mendapatkan hal yang positif seperti yang gw dapetin ini.. Toh, setelah ngeliat iklan itu juga gw gak minum susu yang diiklanin n gw nggak gitu suka mizone.. huehehehe... Semangat yuu ah smuanyaaaa.... pesan moral (yang gak nyamb...

Lihatlah bulan yang sama, agar kita merasa dekat

“Katakan padaku, katakan padaku.. perasaaan itu cintaaaa…” Alunan suara Widi sang vocalist Vierra bergema menjadi ringtone blackberry Nadia. Daniel Nama yang tertera di layar blackberry Nadia menyebabkan Nadia enggan mengangkat panggilan telepon itu. Ringtone itu kembali bergema dan memecahkan konsentrasi Nadia yang sedang berusaha menyelesaikan skripsinya. Dengan terpaksa Nadia mengangkat panggilan itu. “Halo..” jawabnya “Assallamualaikum Nad…” sapa Daniel ramah. Sesaat suaranya seperti meluluhkan hati Nadia yang sedang kesal “Walaikumsallam Niel.. Ada apa?” tanya Nadia dengan nada BETE, yang padahal dalam hati Nadia sesungguhnya adalah perasaan senang karena di telepon Daniel “Nggak apa-apa Nad. Aku cuma ingin dengar suara kamu aja. Kamu lagi sibuk ya? Maaf ya kalau ganggu..” jawab Daniel sedih “No Niel.. Aku senang kamu telepon aku.. Maaf ya.. Aku cuma lagi mumet aja ngerjain skripsi yang nggak selesai-selesai ini..” jawab Nadia mengiba “Ada yang bisa aku bantu Nad?” tanya Daniel ...

Aku hanya ingin bahagia

Ya Allah, kali ini aku curhat lagi.. aku yang datang hanya di saat Kau menegurku lagi agar aku tidak pernah lupa pada Mu Ya Allah, kali ini aku nangis lagi.. menangis karena kesedihan sesaat ini.. aku yang lemah tanpa bimbingan Mu tanpa pertolongan Mu Ya Allah, kali ini aku merasa benar-benar begitu sombong merasa mampu menyelesaikan puzzle yang Kau berikan merasa sanggup berjalan sendiri tanpa bantuan dari perantara Mu Ya Allah, Maha Pengasih, Maha Penyayang kasih Mu benar-benar membuatku teringat lagi agar aku tak melewatkan malah-malam untuk bersujud pada Mu agar aku tidak terlena dengan kesedihan yang hanya sesaat ini Ya Allah, terima kasih.. Alhamdulillah atas apa yang telah Kau kirimkan untukku segala nikmat dan kasih sayang lewat perantara Mu walau terkadang gelap kelihatannya walau terkadang samar bentuknya namun ternyata itu ada dan jelas terbentuk dalam irama kehidupan yang Kau karuniakan kepadaku Ya Allah.. terima kasih, kini aku tidak menangis seperti dulu lagi yang meratap...

Hujan

Aku suka hujan, ketika serpihan airnya jatuh dari langit ketika langit temaram dan sinar mentari yang terhalang oleh awannya dan ketika petir membahana memecah kesunyian Aku suka hujan, ketika airnya membasahi bumi pertiwi menggeliat dan menyatu dengan struktur tanah merah di pekarangan menepikan debu-debu penghias kehidupan Aku suka hujan, dan berharap langit terus memberikan berkahnya untuk umat manusia di bumi ini..

Kartini's Day

Hari ini hari Kartini. Sebenarnya apa sih yang di rayakan pada Hari Kartini itu? pertama-tama, sekilas dari R.A Kartini Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara. Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo. Kartini banyak menciptakan buku dan surat, salah satu karyanya yang terkenal adalah Habis Gelap Terbitla...

Siklus

Mungkin, inilah yang di sebut siklus hidup manusia. Seperti roda yang berputar, kadang di atas, kadang dibawah. Kadang senang, kadang sedih. Semuanya berganti tanpa kita mengetahui datangnya kapan. Seperti juga hidupku, yang seperti roda berputar tanpa aku mengetahui kecepatan perputarannya. Sampai-sampai, aku harus berhenti bermimpi dan meyakini diri bahwa ini semua adalah kenyataan yang harus aku terima. Rasanya pedih, perih. Sakit. Ketika kita harus mengalami kejatuhan. Ketika kita harus berjalan di atas penderitaan yang tak tahu ujungnya. Begitu dalam hingga perasaan mendadak sentimentil, semuanya menjadi serba sensitif dan tak terkendali. Aku tidak tahu harus berjalan ke arah mana. Rasanya semua sudah aku perjuangkan, sudah aku usahakan. Namun kegagalan tetaplah kegagalan. Tak bisa berubah menjadi suatu kemenangan. Mungkin bila Allah menghendaki suatu saat nanti, kegagalan itu akan pergi. Dan berganti dengan keberhasilan. Mungkin.. Aku hanya bisa berdiam diri saat ini, menanti sua...