Langsung ke konten utama

Siklus

Mungkin, inilah yang di sebut siklus hidup manusia. Seperti roda yang berputar, kadang di atas, kadang dibawah. Kadang senang, kadang sedih. Semuanya berganti tanpa kita mengetahui datangnya kapan.

Seperti juga hidupku, yang seperti roda berputar tanpa aku mengetahui kecepatan perputarannya.

Sampai-sampai, aku harus berhenti bermimpi dan meyakini diri bahwa ini semua adalah kenyataan yang harus aku terima.

Rasanya pedih, perih. Sakit. Ketika kita harus mengalami kejatuhan. Ketika kita harus berjalan di atas penderitaan yang tak tahu ujungnya.

Begitu dalam hingga perasaan mendadak sentimentil, semuanya menjadi serba sensitif dan tak terkendali.

Aku tidak tahu harus berjalan ke arah mana. Rasanya semua sudah aku perjuangkan, sudah aku usahakan. Namun kegagalan tetaplah kegagalan. Tak bisa berubah menjadi suatu kemenangan.

Mungkin bila Allah menghendaki suatu saat nanti, kegagalan itu akan pergi. Dan berganti dengan keberhasilan.

Mungkin..

Aku hanya bisa berdiam diri saat ini, menanti suatu keajaiban dan rejeki yang datang dari Allah.

Aku tetap percaya dengan kekuasaan NYA, aku percaya sepenuh hati mungkin semua kepedihan ini akan pergi dan berganti dengan kebahagiaan

Terkadang aku goyah, karena aku hanyalah manusia biasa yang punya ukuran tertentu dalam keimanan

Manusia biasa yang mudah di goncangkan oleh syaitan

Tapi aku ingin tetap berdiri menanti,

berusaha untuk tetap bersabar dan tawakal

menyingkirkan para budak-budak neraka yang terus datang menggoda

Walau sudah tertatih berdiri, walau sudah pincang berlari, aku tetap ingin percaya. Aku ingin tetap percaya.

ya Allah, kuatkanlah imanku, berikanlah aku kekuatan agar aku dapat melalui semua cobaan yang Engkau berikan..

amin.



*renungan dalam kesedihan

Komentar

  1. segala sesuatu adalah ketentuan..hidup harus memilih..karena itulah kita menjadi beda dg yang "lain"..pilihan apakah yang selanjutnya kan kita jalani..dengan penuh rasa dan dedikasi tinggi..
    namun janganlah lupakan perasaan..karena terkadang itu menjadi "penyelamat"mu dikala terpuruk dan terhempas..ingatlah..tiada yang sia-sia dalam ciptaan Allah SWT..

    subhanallah..begitu terkesan hatiku melihat perkembanganmu..
    terus berjuang yah deb..
    ^_^

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suara Sumbang

  Suara Sumbang       Ibu Dita membisu beku, bahkan matanya hanya sesekali berkedip, pertemuan yang tak terduga membuahkan hasil mengejutkan. Sesekali Ibu Dita hanya melirik ke arahku, seperti mengamati apakah aku akan sedih, atau malah bahagia? Tapi pertemuan ini menjadikanku mempelajari sesuatu, bahkan seorang Ibu pun bisa juga salah. Tidak ada yang sempurna. Dua belas tahun lalu pertemuan kami, aku adalah seorang aparatur negara yang tidak mempunyai kedudukan apa-apa. Hanya seorang pegawai kelas umbi-umbian,’rendahan’ kalau kata orang-orang. Apalagi dengan penempatanku di tempat yang tidak strategis, alias non teknis. Cuma mengurusi surat-menyurat, segala remeh temeh hal yang sama sekali tidak penting, mungkin kalau dikonversikan ke dalam sistem kasta, aku adalah rakyat jelata. Ibu Dita adalah atasanku, pejabat eselon III yang terkenal karena ramah dan kebaikannya pada siapa saja. Sering tegur sapa dengan cleaning service, PKD bahkan aku yang hanya...

BISOT, dia membuat saya berpikir ulang tentang kehidupan

Bekasi, 04/08/19 - Bekasi saat itu sangat panas, kemarau panjang membuat tanah-tanah lapang tampak tandus, sawah pun mengering. Dari kejauhan tampak seorang lelaki paruh baya bersusah payah mengangkat dus-dus berisi buku sumbangan para dermawan untuk perpustakaan kecil yang terletak di pelosok desa Sukamekar Kabupaten Bekasi.   Namanya adalah David M, biasa dipanggil Bang Bisot . Dia adalah seorang PNS di suatu Kementerian di Jakarta, yang menggadaikan sebagian waktu dalam hidupnya untuk berbagi kepada anak-anak di daerah Bekasi yang tertinggal dalam hal pendidikan. Dia mendirikan taman bermain dan rumah baca untuk anak-anak kurang mampu bernama Rumah Pelangi. Berbagai kegiatan dia lakukan bersama para dermawan lainnya untuk membantu anak-anak di daerah Bekasi agar bisa mewujudkan mimpi-mimpinya menjadi orang yang berhasil.  Selain mendirikan Rumah Pelangi, Bang Bisot juga aktif di berbagai kegiatan amal seperti salah satunya menggalang dana untuk pembangunan...

Merdeka bagi individu, seperti apa?

Apa arti merdeka? Bagi saya merdeka bagi individu manusia adalah orang yang bisa menjadi dirinya sendiri, dia mempunyai kebebasan menjadi diri sendiri tanpa harus mengenakan topeng demi menyenangkan orang lain. Foto mbah google  Merdeka bagi individu adalah merdeka tanpa mengkawatirkan pendapat orang lain tentang pribadinya, penampilannya, apapun yang terkait individualnya. Tak kawatir dibilang gendud, jerawatan, ga pakai hermes, dan hal2 individu lainnya.  Merdeka bagi individu adalah tidak membully orang lain karena merasa terganggu dgn kejiwaan dirinya sendiri (bagi saya org yg suka bully adl org yg terganggu kejiwaannya, bukan gila, tapi ada gangguan psikis, tekanan batin, merasa hidupnya sendiri krn suka bully agar dpt perhatian). Merdeka bagi individu adl tidak terusik dgn kebahagiaan org lain, tdk iri, tdk cari perhatian, drama queen/king, bisa menjalani hidup dan menikmati hidup dgn mjd dirinya sendiri. Saya pernah membaca, di atas kereta kuda HOS Cokro...