Langsung ke konten utama

Music Box

Dear music box,
alunkan musik indah untukku, untuknya.
agar dia mendengar keindahan nada lagu itu
dear music box,
sampaikan padanya, rasa ini.. rasa yang hanya dalam hati.


Aku menatap layar monitor komputer di ruang kerjaku. Beberapa tab aku buka. Facebook, Twitter, Kaskus, dan yang terutama aku tatap lama-lama adalah satu halaman web yang memuat satu halaman penuh tentangmu.

Kamu, seseorang yang sudah lama kukenal. Berawal dari pertemuan kita di gedung perkantoran ini. Saat itu, kamu tengah menunggu bus untuk pulang kantor. Dan aku melihatmu, kamu menggunakan rok hitam, kemeja ungu dan dengan rambut yang terurai. Sangat anggun dan cantik. Aku bertanya padamu sedang menunggu apa, dan dari situlah awal perkenalan kita. Karena kita satu arah pulang aku menawarimu tumpangan di mobilku.

Aku pernah mendengar beberapa kisah lama tentangmu dari teman-teman kantormu, dan tentu saja beberapa kisah cinta tentangmu dan mantan-mantan kekasihmu. Tapi aku tak peduli seberapa buruknya mereka menceritakan tentangmu, aku percaya padamu. Percaya pada perasaanku. Bukankah cinta itu buta? Aku tak peduli apa pun yang mereka katakan, aku sangat percaya kamu.

Tak seharusnya aku melihat halaman web ini, karena perasaan yang ada sekarang bukan hanya penasaran lagi, tapi perasaan aneh yang sulit aku ungkapkan.

Perasaan yang sepertinya aku ingin mencabik-cabik wajahmu lalu mencampakkan terang-terangan, perasaan benci campur sayang yang menimbulkan efek tak jelas di hati. Membuatku mual, pusing dan ingin berlari jauh darimu.

Akhirnya aku memutuskan untuk men-shut down komputer, aku tak mau terus-terusan melihat web ini. Rasanya aneh saar menatap fotomu bermesraan dengan mantanmu. Aku melangkah keluar ruangan untuk menemuimu. Tampak kamu sudah ada di lobby, menungguku dengan resah.

"Lama banget, Za.." katamu.

"Sorry, Nin. Tadi kerjaan agak banyak.." jawabku bohong.

Kamu tersenyum, sangat manis. 

Di perjalanan aku hanya diam, menatap jalanan macet. Sementara kamu sibuk mengawasiku yang hari ini berbeda. Tak biasanya aku, yang banyak bicara. Aku tahu kamu pasti bingung melihatku seperti ini, tapi aku memilih diam. Aku tak ingin ada pertengkaran tanpa sebab yang jelas.

Kuputar lagu dari dvd player mobil. Lagu itu, lagu yang selalu kutujukan padamu. Sayangnya kamu tak pernah mengerti maknanya. Tak lama, terdengar jelas lirik syahdu dari lagu itu.

One man loves you
That man loves you wholeheartedly
he follows you around like a shadow everyday
That man is laughing and crying

"Dengar ya Nin lagu ini.." kataku melihatmu bingung.

"Lagu siapa ini?" tanyamu.

"Lagu spesial untukmu.." jawabku senyum.

Aku tahu kamu pasti menebak-nebak makna lagu itu.

'Nina, dengarlah baik-baik lirik itu. Selami artinya. Itulah aku, untukmu'


One man loves you
That man loves you wholeheartedly
he follows you around like a shadow everyday
That man is laughing and crying
Just how much…how much more do I have to gaze at you alone
This love that came like the wind
This beggar-like love
If I continue this way, will you love me?
Just come a little nearer…a little more
If I take one step closer to you, then you take two steps back
I who love you am next to you now
That man is crying.

That man is timid
So he learned how to laugh
That man has many stories that he can't even tell his best friend
So his heart is full of tears
That's why, That man
You, he loved you
Because you are just same as him
Yet another fool, yet another fool
Can't you hug me before you go?
I want to receive love, baby
Everyday in my heart,
Just in my heart,
I shout and
That man is next to her even today.

Do you know That man is me?
You're not pretending that you don't know, right?
You really don't know cause you're a fool.

Just how much... how much more do I have to gaze at you alone
This love that’s like a fool
This beggar-like love
If I continue this way, will you love me?
Just come a little nearer...a little more...
If I take one step closer to you, then you take two steps back
I who love you is next to you now
That man is crying.
-That Man, Hyun Bin-




*) Cerita ini disponsori oleh Riu sang raja galau. :P :P

Komentar

  1. Huaaaa.....
    Denger lagunya #LangsungGalau

    BalasHapus
  2. ziahh sang raja galau, pantas saja ya,, hehe

    BalasHapus
  3. hahahah,,,, ini kisah nyata riu yah...???? :p

    BalasHapus
  4. dih lagunya hyun bin ya? gajadi download deh

    BalasHapus
  5. *gubrak*
    Nina....
    Tapi itu lagu apaaa?? :p

    BalasHapus
  6. Aku comot buat postinganku selanjutnya. wkwkwkw

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suara Sumbang

  Suara Sumbang       Ibu Dita membisu beku, bahkan matanya hanya sesekali berkedip, pertemuan yang tak terduga membuahkan hasil mengejutkan. Sesekali Ibu Dita hanya melirik ke arahku, seperti mengamati apakah aku akan sedih, atau malah bahagia? Tapi pertemuan ini menjadikanku mempelajari sesuatu, bahkan seorang Ibu pun bisa juga salah. Tidak ada yang sempurna. Dua belas tahun lalu pertemuan kami, aku adalah seorang aparatur negara yang tidak mempunyai kedudukan apa-apa. Hanya seorang pegawai kelas umbi-umbian,’rendahan’ kalau kata orang-orang. Apalagi dengan penempatanku di tempat yang tidak strategis, alias non teknis. Cuma mengurusi surat-menyurat, segala remeh temeh hal yang sama sekali tidak penting, mungkin kalau dikonversikan ke dalam sistem kasta, aku adalah rakyat jelata. Ibu Dita adalah atasanku, pejabat eselon III yang terkenal karena ramah dan kebaikannya pada siapa saja. Sering tegur sapa dengan cleaning service, PKD bahkan aku yang hanya...

BISOT, dia membuat saya berpikir ulang tentang kehidupan

Bekasi, 04/08/19 - Bekasi saat itu sangat panas, kemarau panjang membuat tanah-tanah lapang tampak tandus, sawah pun mengering. Dari kejauhan tampak seorang lelaki paruh baya bersusah payah mengangkat dus-dus berisi buku sumbangan para dermawan untuk perpustakaan kecil yang terletak di pelosok desa Sukamekar Kabupaten Bekasi.   Namanya adalah David M, biasa dipanggil Bang Bisot . Dia adalah seorang PNS di suatu Kementerian di Jakarta, yang menggadaikan sebagian waktu dalam hidupnya untuk berbagi kepada anak-anak di daerah Bekasi yang tertinggal dalam hal pendidikan. Dia mendirikan taman bermain dan rumah baca untuk anak-anak kurang mampu bernama Rumah Pelangi. Berbagai kegiatan dia lakukan bersama para dermawan lainnya untuk membantu anak-anak di daerah Bekasi agar bisa mewujudkan mimpi-mimpinya menjadi orang yang berhasil.  Selain mendirikan Rumah Pelangi, Bang Bisot juga aktif di berbagai kegiatan amal seperti salah satunya menggalang dana untuk pembangunan...

Merdeka bagi individu, seperti apa?

Apa arti merdeka? Bagi saya merdeka bagi individu manusia adalah orang yang bisa menjadi dirinya sendiri, dia mempunyai kebebasan menjadi diri sendiri tanpa harus mengenakan topeng demi menyenangkan orang lain. Foto mbah google  Merdeka bagi individu adalah merdeka tanpa mengkawatirkan pendapat orang lain tentang pribadinya, penampilannya, apapun yang terkait individualnya. Tak kawatir dibilang gendud, jerawatan, ga pakai hermes, dan hal2 individu lainnya.  Merdeka bagi individu adalah tidak membully orang lain karena merasa terganggu dgn kejiwaan dirinya sendiri (bagi saya org yg suka bully adl org yg terganggu kejiwaannya, bukan gila, tapi ada gangguan psikis, tekanan batin, merasa hidupnya sendiri krn suka bully agar dpt perhatian). Merdeka bagi individu adl tidak terusik dgn kebahagiaan org lain, tdk iri, tdk cari perhatian, drama queen/king, bisa menjalani hidup dan menikmati hidup dgn mjd dirinya sendiri. Saya pernah membaca, di atas kereta kuda HOS Cokro...