Langsung ke konten utama

Postingan

Jujur salah, bohong salah

Judul di atas baru saja saya alami hari ini.. Sedikit curhat nggak apa-apa yah??? -- Beberapa waktu lalu saya kedapatan tugas bersama seorang ibu-ibu ke suatu tempat. Karena saya seksi repot mencari tiket, penginapan dan sebagainya jadilah orang itu ya sebut saja namanya A, jadi nempel terus ke saya. Dia maunya barengan terus sama saya, berangkat bareng, kamar bareng, padahal saya kan bawa pengasuh dan anak saya, rasanya nggak leluasa aja kalau saya bareng-bareng sama orang lain. Nggak bebas mau nyusuin anak, nggak bebas ngapa-ngapainlah.. Eh bener kejadian saat saya di sana, kami menyewa kamar suite, yang kami bisa patungan di kamar itu, padahal saya maunya kamar standar sendirian, nggak sama dia, saya maunya sama pengasuh dan anak saya saja. Tapi dia memaksa. Akhirnya budget kamar suite itu kami paruh dua, walhasil saya nombok karena saya golongan 2 hanya dapat jatah kamar standar yang harganya jauh dibanding harga kamar suite di bagi dua. Satu kejadian itu buat saya mala...

Satu kali lagi

Dalam perjalanan di bis tengah malam menuju Jombang beberapa minggu lalu, sosok berpakaian lusuh seperti pengemis yang duduk di samping saya memberi permen tolak angin yang mungkin hanya itu yang dia punyai.   Dia tahu saya sedang tak enak badan dan sakit kepala, dan sudah pasti saya membutuhkan permen itu. Dia tahu dia sudah tak punya apa-apa, bahkan wajahnya pun menampakkan dia sangat lapar. Tapi dia rela memberi benda kecil yang mungkin harta satu-satunya itu, yang bahkan saya bisa membelinya berbungkus-bungkus jika saya bertemu pedagang yang menjajakannya.   Saya malu pada diri sendiri, saya sering menolak memberi pada pengemis padahal saya punya uang untuknya.   Dari situ saya petik pelajaran berharga, relakah kita memberi kepada orang yang membutuhkan sekali pun hanya itu satu-satunya milik kita? ..   Tuhan, pertemukan saya sekali lagi dengannya, saya ingin berterima kasih sebesar-besarnya. Saya malu sekali, saya malu pada keangkuhan saya, saya...

Move On

Dulu aku penyuka malam, senang diselimuti kegelapan, namun merasa sepi dan sedih. Membohongi hati meyakini diri bahwa malam itu indah, dan aku ubah sukaku. Aku kini penyuka siang, ditemani hangatnya pagi, cerahnya siang, dan sejuknya sore. Bahagia karena mentari selalu ada untuk kehidupan. -DZ, kontemplasi diri. First , I love the night , happy in the blanket of darkness , but i feel lonely and sad . Deceive the hearts to believe   that night was wonderful , and I change my love . N ow i like daylight , accompanied by warm morning , bright day , and the cool afternoon . Happy because the sun is always there for life . - my contemplation

Roseola Infantum

Seminggu lalu saya harusnya pergi ke Probolinggo, sudah lama saya menginginkan pergi ke sana. Alasannya.. Adalah BROMO.   Bromo, Semeru dan Rinjani adalah tiga keagungan Tuhan yang sudah lama saya impikan sejak kecil. Tiga keagungan Tuhan sebagai simbol bagaimana kita bertafakur.   Saya berhasil mendapatkan tugas ke sana. Saya sangat bahagia, saya akan mengajak serta anak dan pengasuh saya.   Tapi Tuhan berkehendak lain, 3 hari sebelum keberangkatan Hafidz tiba-tiba sakit demam tinggi, suhunya sampai mencapai 40'. Saya panik dan sedih bukan main. Saat itu hari Minggu. Semua Dsa di Rumah Sakit tidak praktek, akhirnya saya terpaksa membawanya ke dokter umum.   Dokter memberi obat penurun panas dan puyer untuk sakit Hafidz. Dokter mengira Hafidz sakit radang tenggorokan.   Malam pun datang, demam Hafidz tak kunjung turun. Hati saya semakin sedih, malam itu saya memutuskan untuk membatalkan pergi ke Probolinggo.   Senin saya masuk kerja...

Fresh from the Oven.. All about my design

Okay, saya lagi jatuh cinta setengah hidup dengan design. Baik rumah maupun interior. Saya belajar Home Designer Pro, Swet Home 3D sampai Google Sketch Up. Dan di bawah ini adalah hasilnya..        Contoh furniture pertama, menggunakan Google Sketch Up. Lemari baju kayu 2 pintu dengan 4 laci di setiap sisinya.   Tumpukan kayu  Living room. Lantai parquet, wallpaper gothic romantic, with view kitchen and dining room  Bed room dengan luas 3x3 m2 Bedroom luas 3x3m2    Berbagai design rumah 1 lantai 8x65,m2, yang terakhir 2 lantai  Design rumah 2 lantai  Design rumah 2 lantai  Dining room Sisi tangga, dengan permainan cermin besar dan lampu magenta agar terlihat lebih luas

1 tahun untuk selamanya.

Tak terasa, sebentar lagi usiamu satu tahun, nak. 20 bulan lalu, saat ibu baru menikah dengan ayahmu, pernikahan yang baru berjalan beberapa minggu, ibu mengalami kejadian yang sangat luar biasa. Kamu ada dalam perut ibu, ibu terkejut, tak menyangka Allah memberi anugerah sekejab ini. Belum habis kebahagiaan ibu akan pernikaha, lalu kehadiranmu pun melengkapinya.   Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan, kamu semakin tumbuh. Dari hanya besar beberapa senti lalu menjadi berpuluh senti. Gerakmu dalam perut ibu semakin terasa, semakin aktif hingga kamu tidak banyak bergerak lagi. Menandakan bahwa sudah waktunya kamu hadir di dunia.   Lalu dokter menetapkan tanggal kelahiranmu 3 minggu lebih cepat dari perkiraan lahirmu. Dikarenakan kondisi ibu yang semakin drop karena menahan sakit pada panggul tulang belakang akibat scoliosis ibu, dan karena kamu pun tak bisa dilahirkan normal karena tali pusar yang pendek.   Pada tanggal 5 Oktober 2011, ibu menja...

Ngomong Sendiri

Siang tadi saya makan siang dengan Kamandaka, Banyak obrolan yang kami lontarkan karena sudah lama kami tidak bertukar cerita. Salah satunya adalah petualangan Kamandaka dan teman-temannya menjelajahi wilayah Majalengka dan pelosok Bandung. Kamandaka bilang dia menemukan sebuah desa bernama Sukakangen, nama jalannya juga kebanyakan memakai kata ‘kangen’. Kalau kita berpikir sepintas, kangen dimaksud adalah merindukan seseorang/sesuatu. Saya berpikir mungkin para tetua menamakan desa itu bermaksud agar para perantau yang berasal dari desa itu selalu merindukan desanya. Tapi Kamandaka tidak sependapat dengan pemikiran saya, dia bilang kalau asal mulanya karena didekat desa itu ada suatu situs sejarah berupa pemandian yang disucikan oleh tetua jaman dulu. Sebut saja tetua itu bernama kanjeng kangen, kanjeng kangen ini membuat situs pemandian seperti pemandian pada umumnya namun bedanya jika kita mandi di situ, atau sekedar mencuci muka dan menyebutkan dalam hati orang yang kita suka ...