Langsung ke konten utama

Postingan

TERLAMBAT

Tak sempat ku mengucap maaf padamu Tak sempat ku mencurahkan sayang Tak sempat ku utarakan segenap rasa di hati Karena lidah ini terlalu sombong untuk mengucap Karena raga ini terlalu angkuh untuk memeluk Untuk mengatakan rasa yang hanya sampai dihati Hidup seperti labirin Mencari jalan keluar dan terjebak dalam gemelut luka dan duka tersamar suka dan tawa Keruh akan kemunafikan sisi dunia Jiwa mu sudah menemukan jalan keluar dari dunia ini Sudah bebas dan berjalan menuju ketenangan abadi disana Meninggalkan duka dan berjuta kenangan Yang tak sempat ku rewind dan kupelajari Tak sempat Terlalu angkuh raga ini Tak sempat Hingga kini ku tundukkan kepala Meneteskan air mata Tertunduk malu didepan nisan mu Meraih tanah yang masih merah Basah akan tangisan langit yang mengiringi perjalananmu Tak sempat ku mengucap Satu kata bernama sayang Tak sempat karena tertahan di bibir yang sombong Seribu penyesalan Sejuta amarah akan takdir Tuhan Mengatasi emosi Terkurung dalam kelut hidup Hingga tiba ...

BFF

Suatu hari pulang kerja datang si A yang membawa seperangkat gadget yang dia pamerkan kepada saya. "Lihat Deb, keren nggak I Pad gue ini?" katanya Saya berdecak kagum, bagaimana tidak.. Benda yang dia bawakan adalah I Pad, benda yang sudah lama saya inginkan, yang barangnya saja belum masuk ke Indonesia namun dia sudah memamerkannya pada saya. Sore itu cafe tampak lengang, ketika saya bertemu dengannya, pegawai cafe langsung melihat kami. Mungkin para pegawai itu terkagum-kagum melihat I pad itu atau mungkin kagum melihat sosok cowok keren dan ganteng yang duduk bersama saya. "Dapat dari mana? Kan belum dijual di Indonesia?" tanya saya agak curiga dia membeli barang selundupan. "Di Singapore dong, Deb. Masa hari gini belanja nya masih di Mangga Dua.." katanya dengan gelak tawa sembari mengutak atik I Pad nya. Saya berpindah tempat duduk mendekati posisinya, saya memandang kagum I Pad itu. Dia seperti membawa Note Book mini yang multi fungsi de...

Idealism

Today I feel sad, but because so long I sent my manuscript to a publisher the manuscript of the novel but continued to decline. Just because my script does not match the market demand that many ask for writing such a dramatic love story drama on television. I don't like it, I write because my soul calls, I am writing to express my wild imagination and I wrote to spill the entire contents of my feelings and thoughts. and it can not be set. What it all goes there, without restriction and without regulation. I just gave up, I think the publishers must comply with a request, but then I thought why do I have to follow them? I have the soul itself. I like the painter who paints on my soul, on the basis of my inspiration. not based on rules from other people. So I'll keep writing as my soul, I don't care if my manuscript was rejected several times, I'm sure there will be publishers who accept it someday. I am sure of it. My status on facebook today: I am an idealist in writing...

Not just MONEY ..

Beberapa hari lalu saya mencoba mencari pekerjaan tambahan, karena begitu banyak kebutuhan yang mendesak saya mencari uang tambahan. Sebenarnya saya tidak menyukai bekerja double selain bisa membuat saya makin lelah, juga bisa membuat saya terbatas waktu bersama kekasih saya. Tapi akhirnya saya memberanikan diri untuk melamar ke http://www.karir.com/ , dan kemudian teman saya menawarkan beberapa pekerjaan freelance. Lalu saya menelepon salah satu diantaranya. Terdengar suara dari seberang telepon menjawab panggilan saya. "Halo, bisa dibantu.." kata suara pria yang menjawab. "Maaf, apakah ini nomer telepon yang membutuhkan tenaga kerja Public Relation?" tanya saya. "Iya benar, ini dengan R. Maaf, ini dengan siapa?" tanya nya. "Ini dengan Debby. Saya hendak melamar menjadi Public Relation. Apakah masih ada lowongan?" "Masih ada. Anda punya Facebook? Biar saya lihat wajah anda dulu.." Saya terdiam, apakah harus melihat Facebook dulu? Berun...

Pray

Tuhan, saat ini saya sedang merasa sangat down Begitu banyak masalah yang saya hadapi saat ini Saya tahu ini adalah cobaan agar saya naik kelas Dan saya tahu ini adalah rahmat Mu agar saya tidak lupa bersyukur dan belajar menyukai apa yang tidak saya sukai Tapi, Tuhan.. Saya merasa punggung ini semakin berat menanggung beban Saya sendirian dan harus berjuang melawan semua dengan berani Sementara hati kecil saya setiap saat selalu menangis Meratapi akan kesendirian dan saya berusaha membohongi hati bahwa saya tidak sendiri Tuhan, saya tahu saya tidak sendiri Selalu ada Engkau yang menemani Bahkan ketika saya tersesat pun cahaya Mu tak segan-segan menyinari jalan Dan berkah Mu tak henti-henti menunjukkan peta agar aku tidak tersesat Tapi, saya lelah dengan perjuangan tiada henti Saya juga ingin seperti mereka yang lebih dulu bahagia Saya juga iri dengan senyuman mereka Saya juga ingin tersenyum dengan hati dan jiwa Bukan hanya sekedar di bibir.. Tuhan, berikan saya kekuatan lagi, terutam...

STILL YOUNG TILL DIE !!

Setiap hari saya bangun pukul 5 am. Menjalankan rutinitas seperti biasanya. Membuat teh, sholat, membereskan kamar, mandi, dandan lalu berangkat kerja. Begitu terus selama setahun setelah saya cerai dengan suami. Namun pagi ini, saya merasa jenuh. Saya berpikir tentang kehidupan saya, selama ini begitu terus tak ada perubahan. Bekerja di instasi pemerintah, travelling, bersosialisasi dengan teman dan sahabat, menulis, menjalin kisah asmara, begitu terus seperti kehidupan manusia pada umumnya. Saya benar-benar jenuh. Ketika sampai di kantor, saya melihat laki-laki yang belum pernah saya lihat di kantor saya. Mungkin orang baru pikir saya. Laki-laki itu begitu muda dan bersemangat. Jalannya tegak dan ada senyum terukir di wajahnya. Mungkin usianya sekitar 20 tahunan. Seragamnya masih baru, begitu pun sepatunya yang tampak mengkilat. Wajahnya bersih seperti laki-laki yang rajin melakukan perawatan wajah. Rambutnya juga tertata rapi menggunakan gel dengan gaya rambut masa kini, mohawk. Sek...

AZA AZA FIGHTIIING !!!!

Dalam diri manusia pasti mempunyai banyak sisi, tidak ada manusia yang sempurna, pasti punya kelebihan dan kekurangan. Seringkali manusia saling berlomba dengan diri sendiri untuk mengenakan bermacam topeng untuk menutupi kecacatannya, namun ada pula yang tampil apanya namun menjadi manusia terkucil di belantara kehidupan manusia. Manusia manusia sipengguna topeng tampil menjadi manusia munafik yang sulit jujur pada diri sendiri tentang adanya dirinya. Hitam dan putih memang sulit disatukan layaknya air dan minyak. Mempunyai sifat sifat yang berbeda yang sering kali menjadi tantangan besar untuk mendamaikan dan membuatnya bekerja sama dengan baik di dalam pikiran dan hati kita. Perang pikiran sering terjadi menyebabkan munculnya dilema baru dalam babak kehidupan kita. Namun semua itu hanyalah proses kehidupan, yang suatu saat akan selesai dengan sendirinya, dan akan berakhir nyaris tanpa kita sadari. Terkadang kita sulit dan bersusah payah mencari solusi dan jawaban, yang padahal sudah...