Langsung ke konten utama

AZA AZA FIGHTIIING !!!!


Dalam diri manusia pasti mempunyai banyak sisi, tidak ada manusia yang sempurna, pasti punya kelebihan dan kekurangan. Seringkali manusia saling berlomba dengan diri sendiri untuk mengenakan bermacam topeng untuk menutupi kecacatannya, namun ada pula yang tampil apanya namun menjadi manusia terkucil di belantara kehidupan manusia.


Manusia manusia sipengguna topeng tampil menjadi manusia munafik yang sulit jujur pada diri sendiri tentang adanya dirinya. Hitam dan putih memang sulit disatukan layaknya air dan minyak. Mempunyai sifat sifat yang berbeda yang sering kali menjadi tantangan besar untuk mendamaikan dan membuatnya bekerja sama dengan baik di dalam pikiran dan hati kita.


Perang pikiran sering terjadi menyebabkan munculnya dilema baru dalam babak kehidupan kita. Namun semua itu hanyalah proses kehidupan, yang suatu saat akan selesai dengan sendirinya, dan akan berakhir nyaris tanpa kita sadari.


Terkadang kita sulit dan bersusah payah mencari solusi dan jawaban, yang padahal sudah ada didepan mata kita. Namun mata dan hati kita bahkan pikiran kita sering terhalang untuk melihat jawaban itu, karena dibutakan oleh sesuatu hal yang membuat ego kita berkembang dengan subur.


Adanya sistem kehidupan memang terkadang membuat kita merasa terbelenggu dan terkekang dengan situasi yang tidak kita sukai atau tidak kita inginkan, namun semua itu pasti ada kegunaannya. Mungkin untuk mengatur kita agar terarah dengan baik, agar tidak menjadi tidak beraturan dan abstrak. Hati dan pikiran (ego) perlu disesuaikan dengan kata sepakat agar tidak menimbulkan pertentangan diri atau dilema yang akhirnya semakin membuat sulit melangkah maju dan bahkan hanya jalan ditempat.


Hidup kita, kita sendiri yang merencanakan, namun tetap tidak terlepas dari campur tangan TUHAN bahwasanya setiap masalah hanya DIA yang mampu menyelesaikan. Kita hanya berusaha semaksimal mungkin mengkoordinir dan mencoba menjadi bijak dalam mengatasi segala persoalan yang ada dalam lika liku kehidupan.


----


Putihnya kehidupan pasti ada titik hitam didalamnya

Hitamnya kehidupan pasti ada titik putih didalamnya


--

Bagi saya hari itu cuma ada 3


Hari kemarin, hari yang sudah lewat yang tidak mungkin terulang kembali, jangan terlalu diratapi biarlah berlalu dan petik hikmah yang ada.


Hari ini, hari yang akan kita lalui, dengan semangat yang lebih dibanding hari kemarin, hari yang penuh dengan ide-ide baru, dan tentunya harus lebih baik dari hari kemarin.


Hari esok, hari yang masih penuh tanda tanya, walau kita sudah menyiapkan segudang rencana namun hari esok tetaplah masih mimpi yang belum menjadi kenyataan.


Semangatlah di hari ini, dan jangan perdulikan hari kemarin, karena tidak akan kembali, dan jangan terlalu pusing dengan hari esok, karena belum tentu ada untukmu, namun tetap jalani harimu dengan penuh rasa syukur.





SEMANGAAAAAT !!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suara Sumbang

  Suara Sumbang       Ibu Dita membisu beku, bahkan matanya hanya sesekali berkedip, pertemuan yang tak terduga membuahkan hasil mengejutkan. Sesekali Ibu Dita hanya melirik ke arahku, seperti mengamati apakah aku akan sedih, atau malah bahagia? Tapi pertemuan ini menjadikanku mempelajari sesuatu, bahkan seorang Ibu pun bisa juga salah. Tidak ada yang sempurna. Dua belas tahun lalu pertemuan kami, aku adalah seorang aparatur negara yang tidak mempunyai kedudukan apa-apa. Hanya seorang pegawai kelas umbi-umbian,’rendahan’ kalau kata orang-orang. Apalagi dengan penempatanku di tempat yang tidak strategis, alias non teknis. Cuma mengurusi surat-menyurat, segala remeh temeh hal yang sama sekali tidak penting, mungkin kalau dikonversikan ke dalam sistem kasta, aku adalah rakyat jelata. Ibu Dita adalah atasanku, pejabat eselon III yang terkenal karena ramah dan kebaikannya pada siapa saja. Sering tegur sapa dengan cleaning service, PKD bahkan aku yang hanya...

BISOT, dia membuat saya berpikir ulang tentang kehidupan

Bekasi, 04/08/19 - Bekasi saat itu sangat panas, kemarau panjang membuat tanah-tanah lapang tampak tandus, sawah pun mengering. Dari kejauhan tampak seorang lelaki paruh baya bersusah payah mengangkat dus-dus berisi buku sumbangan para dermawan untuk perpustakaan kecil yang terletak di pelosok desa Sukamekar Kabupaten Bekasi.   Namanya adalah David M, biasa dipanggil Bang Bisot . Dia adalah seorang PNS di suatu Kementerian di Jakarta, yang menggadaikan sebagian waktu dalam hidupnya untuk berbagi kepada anak-anak di daerah Bekasi yang tertinggal dalam hal pendidikan. Dia mendirikan taman bermain dan rumah baca untuk anak-anak kurang mampu bernama Rumah Pelangi. Berbagai kegiatan dia lakukan bersama para dermawan lainnya untuk membantu anak-anak di daerah Bekasi agar bisa mewujudkan mimpi-mimpinya menjadi orang yang berhasil.  Selain mendirikan Rumah Pelangi, Bang Bisot juga aktif di berbagai kegiatan amal seperti salah satunya menggalang dana untuk pembangunan...

Merdeka bagi individu, seperti apa?

Apa arti merdeka? Bagi saya merdeka bagi individu manusia adalah orang yang bisa menjadi dirinya sendiri, dia mempunyai kebebasan menjadi diri sendiri tanpa harus mengenakan topeng demi menyenangkan orang lain. Foto mbah google  Merdeka bagi individu adalah merdeka tanpa mengkawatirkan pendapat orang lain tentang pribadinya, penampilannya, apapun yang terkait individualnya. Tak kawatir dibilang gendud, jerawatan, ga pakai hermes, dan hal2 individu lainnya.  Merdeka bagi individu adalah tidak membully orang lain karena merasa terganggu dgn kejiwaan dirinya sendiri (bagi saya org yg suka bully adl org yg terganggu kejiwaannya, bukan gila, tapi ada gangguan psikis, tekanan batin, merasa hidupnya sendiri krn suka bully agar dpt perhatian). Merdeka bagi individu adl tidak terusik dgn kebahagiaan org lain, tdk iri, tdk cari perhatian, drama queen/king, bisa menjalani hidup dan menikmati hidup dgn mjd dirinya sendiri. Saya pernah membaca, di atas kereta kuda HOS Cokro...