Langsung ke konten utama

Filosofi Hujan

  • Seperti hujan yang jatuh dari langit menyejukkan bumi, begitu pun kamu, jatuh dari langit seperti bidadari, menyejukkan hatiku..
  • Seperti hujan, membasahi lahan yang tandus, begitu pun kamu, membasahi hatiku yang kering..
  • Seperti hujan dan petirnya, kadang kamu mengejutkanku dengan tingkahmu.. *edisi diduain*
  • Seperti hujan dan badainya, kamu juga kadang membuatku terhempas.. *edisi diputusin*
  • Seperti hujan dan gelapnya, kadang kamu membuatku gelap karena cinta yang buta.. *edisi cinta buta*
  • Seperti hujan yang syahdu, kadang kamu menenangkanku *edisi baikan pasca berantem*
  • Seperti hujan dan angin ributnya, berisik seperti kamu saat marah *edisi dapat pacar yang tukang ngomel*
  • Seperti hujan dalam rintiknya, diam. Seperti kamu yang sedang tenang.. *ini pacarnya habis dibeliin BB jadi diem deh*
  • Seperti hujan yang datang tanpa kbr, berhenti juga tanpa kabar.. Seperti kamu yang tak pernah mengabariku.. *ini pacarnya : aku gak punya pulsaaaaaa*
  • Seperti hujan yangg tak kunjung datang saat kemarau, seperti kamu yang tak pernah datang ke rumah.. *ini pacarnya gak modal, maunya disamperin*
  • Seperti hujan yang membuat becyek gak ada ojyek, seperti kamu yang menyusahkan *ini pacarnya manja tingkat dewa*
  • Seperti hujan yang harus didatangkan lewat pawang saat kemarau, dan diusir pake pawang juga saat orang mau buat hajatan, seperti kamu yang datang gak diundang pulang gak diantar *pacarnya jelangkung*
  • Seperti hujan yang tak jelas, seperti kamu yang tak jelas maumu, masih mau pacaran atau mau putus sih? *edisi digantungin*
  • Seperti hujan yang mendatangkan income bagi tukang ojek payung dadakan, seperti kamu kadang menguntungkan buatku.. sangat romantis.. *edisi matre, roko makan gratis*
  • Seperti hujan yang membuat banjir. Kamu pun begitu, membuat banjir isi celanaku.. *eh*
------------------------------------ C.U.T. *sebelum makin sesat filosofinya -------------------------------------

Komentar

  1. nguahahaha, ini kok bisa sampek banjir, banjir apaan tuh

    BalasHapus
  2. # Seperti hujan sebentar saat siang hari yang panas...*Edisi Cinta Lokasi, seperti orang makan sambel :d
    # Seperti Hujan rintik - rintik tak juga berhenti...* Edisi Pasangan kekasih yang mengharap perhatian lebih walau kekasihnya terus mencintai
    # Seperti Rintik Hujan yang kembali menguap ke angkasa... * Edisi pencinta yang menarik kembali cintanya, karena mengetahui bahwa yang di cinta tak pantas menerimanya
    # Seperti Awan Hujan yang tertiup angin kencang .... * Edisi seseorang yang sedang mencari kekasih
    # Seperti Hujan Buatan...* Edisi Cinta monyet yang terpeleset
    # Seperti Hujan yang turun diatas gunung, airnya diserap pepohonan , sebagian lagi mengaliri persawahan, menjadi air minum bagi hewan dan manusia...* Edisi pasangan kekasih yang mencintai pasangan dan juga keluarga serta orang yang terdekat dari pasangannya
    # Seperti Hujan yang turun di laut ....# Edisi cinta yang tak berarti bagi pasangannya
    # Seperti Hujan setelah Gunung api meletus, airnya membersihkan udara...* Edisi Cinta yang sedang ditunggu- tunggu
    # Seperti Hujan lebat saat banjir Rob....* Edisi mencintai seseorang yang telah berpasangan :D hiks kayak gue
    # Seperti Hujan Saat gue Tertawa....* Hahahaaaaaaaa Edisi cinta yang semakin ngawur

    +++Udah dulu ya, thanks bisa Bergalau Ria sama Hujannya :D+++

    BalasHapus
  3. irul : wkwkwkwk. namanya juga lagi hujan, pikiran suka ngawur..

    anonyms ini pasti Rusdi.. thanks dah mampir..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suara Sumbang

  Suara Sumbang       Ibu Dita membisu beku, bahkan matanya hanya sesekali berkedip, pertemuan yang tak terduga membuahkan hasil mengejutkan. Sesekali Ibu Dita hanya melirik ke arahku, seperti mengamati apakah aku akan sedih, atau malah bahagia? Tapi pertemuan ini menjadikanku mempelajari sesuatu, bahkan seorang Ibu pun bisa juga salah. Tidak ada yang sempurna. Dua belas tahun lalu pertemuan kami, aku adalah seorang aparatur negara yang tidak mempunyai kedudukan apa-apa. Hanya seorang pegawai kelas umbi-umbian,’rendahan’ kalau kata orang-orang. Apalagi dengan penempatanku di tempat yang tidak strategis, alias non teknis. Cuma mengurusi surat-menyurat, segala remeh temeh hal yang sama sekali tidak penting, mungkin kalau dikonversikan ke dalam sistem kasta, aku adalah rakyat jelata. Ibu Dita adalah atasanku, pejabat eselon III yang terkenal karena ramah dan kebaikannya pada siapa saja. Sering tegur sapa dengan cleaning service, PKD bahkan aku yang hanya...

BISOT, dia membuat saya berpikir ulang tentang kehidupan

Bekasi, 04/08/19 - Bekasi saat itu sangat panas, kemarau panjang membuat tanah-tanah lapang tampak tandus, sawah pun mengering. Dari kejauhan tampak seorang lelaki paruh baya bersusah payah mengangkat dus-dus berisi buku sumbangan para dermawan untuk perpustakaan kecil yang terletak di pelosok desa Sukamekar Kabupaten Bekasi.   Namanya adalah David M, biasa dipanggil Bang Bisot . Dia adalah seorang PNS di suatu Kementerian di Jakarta, yang menggadaikan sebagian waktu dalam hidupnya untuk berbagi kepada anak-anak di daerah Bekasi yang tertinggal dalam hal pendidikan. Dia mendirikan taman bermain dan rumah baca untuk anak-anak kurang mampu bernama Rumah Pelangi. Berbagai kegiatan dia lakukan bersama para dermawan lainnya untuk membantu anak-anak di daerah Bekasi agar bisa mewujudkan mimpi-mimpinya menjadi orang yang berhasil.  Selain mendirikan Rumah Pelangi, Bang Bisot juga aktif di berbagai kegiatan amal seperti salah satunya menggalang dana untuk pembangunan...

Merdeka bagi individu, seperti apa?

Apa arti merdeka? Bagi saya merdeka bagi individu manusia adalah orang yang bisa menjadi dirinya sendiri, dia mempunyai kebebasan menjadi diri sendiri tanpa harus mengenakan topeng demi menyenangkan orang lain. Foto mbah google  Merdeka bagi individu adalah merdeka tanpa mengkawatirkan pendapat orang lain tentang pribadinya, penampilannya, apapun yang terkait individualnya. Tak kawatir dibilang gendud, jerawatan, ga pakai hermes, dan hal2 individu lainnya.  Merdeka bagi individu adalah tidak membully orang lain karena merasa terganggu dgn kejiwaan dirinya sendiri (bagi saya org yg suka bully adl org yg terganggu kejiwaannya, bukan gila, tapi ada gangguan psikis, tekanan batin, merasa hidupnya sendiri krn suka bully agar dpt perhatian). Merdeka bagi individu adl tidak terusik dgn kebahagiaan org lain, tdk iri, tdk cari perhatian, drama queen/king, bisa menjalani hidup dan menikmati hidup dgn mjd dirinya sendiri. Saya pernah membaca, di atas kereta kuda HOS Cokro...