Langsung ke konten utama

One Man Show

Kalau menurut pengertian dari RIU, one man show adalah orang yang suka mengerjakan semuanya sendiri. Gue jadi mikir, orang yang seperti itu mungkin orang yang perfeksionis, orang yang bisa jadi nggak mau berbagi, maunya dia sendiri aja semuanya. Emang ada gitu orang kayak gitu?

Kalau gue pribadi, gue lebih kebalikan dari one man show itu sendiri. Gue nggak suka semuanya dikerjakan gue sendiri. Capek tau! Bisa kan lo bayangin kalau apa-apa semuanya yang lo lakuin. Dari beres-beres rumah, masak, nyuci baju, gosok baju, ngurus anak, nyari duit, sampai urusan kecil kayak buang sampah aja lo sendiri yang lakuin. Kalau gue sih nggak banget deh. Itulah kenapa manusia itu mahluk sosial, butuh bantuan dari orang lain, kita nggak mungkin ngelakuin semuanya serba sendiri. Mungkin kalau tinggal di hutan iya kali yah, tapi di kota besar kayak Jakarta? Yang harus menempuh perjalanan untuk ke pasar beli bahan makanan, harus nyari duit, dan waktu yang habis di perjalanan saat pergi dan pulang kerja, apa iya semuanya masih bisa dikerjakan sendiri saat badan lo udah kelelahan tingkat dewa.

Atas dasar itulah gue kesusahan sampe sekarang nyari asisten rumah tangga. Yang bisa bantu gue untuk meringankan tugas gue sebagai ibu rumah tangga. Bisa beres-beres rumah, nyuci, gosok, masak, dan ngasuh anak gue. Sebab, kalau semuanya gue tangani sendiri, nggak akan mungkin, gue bukan amoeba yang bisa membelah diri, juga bukan wonder woman yang punya tenaga super yang nggak akan kelelahan. 

Ada temen kantor gue dulu, dia itu mirip sama tipe one man show, apa-apa maunya dia kerjakan sendiri. Sekali pun itu kerjaan tim pokoknya dia kerjakan sendiri, bahkan tugas kuliah yang seharusnya dikerjakan kelompok dia kerjakan sendiri. Karena katanya kalau dia 'mempercayai' orang lain untuk ikut mengerjakan bareng, dia takut hasilnya nggak sempurna, nggak sesuai seperti yang dia pengenin. Come on, itulah gunanya tugas kelompok, tugas tim, karena biar sama-sama belajar dan maju bareng. Kalau hanya elo yang ngerjain sendiri, bisa jadi malah hasilnya salah total karena elo nggak dapat masukan dari yang lain dan menganggap apa yang lo kerjain itu sudah benar.

Jika kita emang menginginkan hal yang sempurna itu wajar banget, karena manusia kan nggak ada puasnya, menginginkan hal yang terbaik tapi bukan berarti juga kita langsung merasa paling mampu karena berhasil mengerjakan hal yang benar dan kemudian menyepelekan yang di samping kita karena mereka di bawah kita.

Ngomong-ngomong, si RIU dapet ilham dari mana yah kok bisa nentuin tema one man show?
Apa mungkin dari yang ini?


parfum yang diduga menjadi inspirasi RIU nentuin tema

Tapi dipikir-pikir, ada satu kelebihan dari tipe orang one man show itu, kalau dapet duit dia maunya sendiri aja, bisa cepet kaya nih.. Hmmmm...



Komentar

  1. Bukan itu, Debz. Ntar aja aku jelasin di blogku, inspirasinya dari mana. :)

    BalasHapus
  2. Kirain dari parfum, setau gue sih itu parfum mas-mas... *___*

    BalasHapus
  3. iyaaaa bener banget tuhriu kata debby, one man show parfum mas mas hihiihih

    BalasHapus
  4. Jangan2 Riu pake parfum ini, wakkakakakaka....

    BalasHapus
  5. ew ew ew masih dapet satu masukan, entar cari inspirasi buat nih tema dah

    eh tuh parfum toh, baunya apaan? , gak bau nyong nyong kan

    BalasHapus
  6. Huahahahahaha.. Bener tu, nama merk parfum. :D

    BalasHapus
  7. Irul : Tanya yudi yang sering nyium baunya, buktinya tau aja guru matematikanya pake itu. WKwkwkk.....


    Mbak Nina : iyaa, wakakakkaka...

    BalasHapus
  8. ahahah kirain pake parfum itu. ^^

    tp emank kalau smua diekrjakan sendiri remuk jg.

    Btw salam kenal yah kk. Aku br ngebaut blog nih. jd kliling2 cr temen ^^

    BalasHapus
  9. Orang yang nggak butuh bantuan orang lain? Orang2an sawah aja musti digerakkan manusia, artinya butuh bantuan manusia hehehe. Apalagi kita ya :)

    BalasHapus
  10. Makasih bayukristanti, salam kenal juga... mari berteman :)


    Uni Deesan : Iya tuh betuuull...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suara Sumbang

  Suara Sumbang       Ibu Dita membisu beku, bahkan matanya hanya sesekali berkedip, pertemuan yang tak terduga membuahkan hasil mengejutkan. Sesekali Ibu Dita hanya melirik ke arahku, seperti mengamati apakah aku akan sedih, atau malah bahagia? Tapi pertemuan ini menjadikanku mempelajari sesuatu, bahkan seorang Ibu pun bisa juga salah. Tidak ada yang sempurna. Dua belas tahun lalu pertemuan kami, aku adalah seorang aparatur negara yang tidak mempunyai kedudukan apa-apa. Hanya seorang pegawai kelas umbi-umbian,’rendahan’ kalau kata orang-orang. Apalagi dengan penempatanku di tempat yang tidak strategis, alias non teknis. Cuma mengurusi surat-menyurat, segala remeh temeh hal yang sama sekali tidak penting, mungkin kalau dikonversikan ke dalam sistem kasta, aku adalah rakyat jelata. Ibu Dita adalah atasanku, pejabat eselon III yang terkenal karena ramah dan kebaikannya pada siapa saja. Sering tegur sapa dengan cleaning service, PKD bahkan aku yang hanya...

BISOT, dia membuat saya berpikir ulang tentang kehidupan

Bekasi, 04/08/19 - Bekasi saat itu sangat panas, kemarau panjang membuat tanah-tanah lapang tampak tandus, sawah pun mengering. Dari kejauhan tampak seorang lelaki paruh baya bersusah payah mengangkat dus-dus berisi buku sumbangan para dermawan untuk perpustakaan kecil yang terletak di pelosok desa Sukamekar Kabupaten Bekasi.   Namanya adalah David M, biasa dipanggil Bang Bisot . Dia adalah seorang PNS di suatu Kementerian di Jakarta, yang menggadaikan sebagian waktu dalam hidupnya untuk berbagi kepada anak-anak di daerah Bekasi yang tertinggal dalam hal pendidikan. Dia mendirikan taman bermain dan rumah baca untuk anak-anak kurang mampu bernama Rumah Pelangi. Berbagai kegiatan dia lakukan bersama para dermawan lainnya untuk membantu anak-anak di daerah Bekasi agar bisa mewujudkan mimpi-mimpinya menjadi orang yang berhasil.  Selain mendirikan Rumah Pelangi, Bang Bisot juga aktif di berbagai kegiatan amal seperti salah satunya menggalang dana untuk pembangunan...

Merdeka bagi individu, seperti apa?

Apa arti merdeka? Bagi saya merdeka bagi individu manusia adalah orang yang bisa menjadi dirinya sendiri, dia mempunyai kebebasan menjadi diri sendiri tanpa harus mengenakan topeng demi menyenangkan orang lain. Foto mbah google  Merdeka bagi individu adalah merdeka tanpa mengkawatirkan pendapat orang lain tentang pribadinya, penampilannya, apapun yang terkait individualnya. Tak kawatir dibilang gendud, jerawatan, ga pakai hermes, dan hal2 individu lainnya.  Merdeka bagi individu adalah tidak membully orang lain karena merasa terganggu dgn kejiwaan dirinya sendiri (bagi saya org yg suka bully adl org yg terganggu kejiwaannya, bukan gila, tapi ada gangguan psikis, tekanan batin, merasa hidupnya sendiri krn suka bully agar dpt perhatian). Merdeka bagi individu adl tidak terusik dgn kebahagiaan org lain, tdk iri, tdk cari perhatian, drama queen/king, bisa menjalani hidup dan menikmati hidup dgn mjd dirinya sendiri. Saya pernah membaca, di atas kereta kuda HOS Cokro...