Langsung ke konten utama

Jika aku terlahir kembali ..

Jika aku terlahir kembali,
diberi kesempatan untuk menapaki kehidupan yang sudah terlewat dua puluh sembilan tahun lamanya
Aku hanya inginkan satu,
Keluarga dan lingkungan yang membimbingku ke jalan Allah
Agar aku tidak terlambat memakai hijab
Agar aku tidak terlambat mempelajari kitab suci Al Qur'an
Agar aku tidak memasuki dunia yang hancur
Agar aku tidak mengalami pahitnya dunia yang mengiris hati
Agar aku mempunyai pondasi agama yang kuat sedari kecil
Tapi Allah Maha Mengetahui
Tentu saja Dia memberiku kehidupan keras bukan untuk membuatku putus asa
Atau membuatku menyesali dengan kehidupan dua puluh sembilan tahun yang sudah berlalu,
atau membuatku semakin terpuruk dengan kegagalan-kegagalan yang terjadi
Allah memberiku nikmat yang sering kujuluki derita,
Allah begitu menyayangiku hingga julukan derita itu sering ditempa kepadaku,
namun dibalik nikmat tersembunyi itu, Allah menjadikanku pribadi yang kuat,
yang terus berlari kembali ke jalan Nya walau dengan kaki tertatih, berdarah dan bernanah
yang bahkan tak mampu melangkah.
Namun itu tak menghentikan usahaku untuk terus berada dijalan Nya, walau pikiran logika terus menyeretku menjauhi Nya.
Ya Allah, teruslah membimbingku lewat perantara-perantara yang Kau kirimkan padaku, lewat seruan-seruan para habib dan ilmu yang diberikannya padaku, agar aku terus berada pada jalanMu, dan
bimbinglah pula saudara dan para sahabatku, agar mereka senantiasa mengingat Mu, agar mereka senantiasa bersabar dan bersujud dalam kehidupan mereka.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Korea oh Korea

Hi all ^^. Berhubung gue lagi suka banget sama yang berbau Korea gue mau copast beberapa hal yang lagi gue sukai. ^^ Lagu yang lagi gue suka. Lagu lama siih, tapi gue masih suka aja, lagu ini adalah original soundtrack dari film lama korea yang judulnya Full House. Dengan bintang kesukaan gue, yakni RAIN! ^^. Synopsis A story about love and heartbreak, sadness and self-preservation.A naive, cheerful albeit, somewhat of a recluse writer, Han Ji Eun (Song Hye Gyo) is swindled out of everything she owns. Not by strangers, but her best friends! Stranded in another country, she is determined to get home with the help of an actor, Lee Young Jae (Bi), only to find that all which is precious to her has been sold. In an attempt to get her possessions back, she has entered in a contract marriage with Young Jae. It is quite simple, until feelings start to develop. Everyone around them test the “love” Young Jae and Ji Eun have for one another, including Young Jae’s grandmother.In spite of it all, ...

Kutukan Maut Berantai

Dapat kutukan maut dari si RIU , yah mau gimana lagi.. Belum diselesaikan kutukannya eh dapat lagi kutukan dari YUDI dan TEBEH . Arh, sial -______-". Karena isi kutukannya harus membuka kartu 11 FACT ABOUT ME, okay here we go... 1. Gue sangat membenci KECOA. I hate you paparoach! Gue harap lo punah kayak dinosaurus. 2.Gue tipe orang yang berpikir nggak ada duit = dunia datar. Yah walau ada pepatah uang bukan segalanya, tapi segalanya butuh uang bro. *Astajim, matre amat gue -______-" 3.Walau gue nggak begitu suka buku Twilight Saga, tapi sumpah gue suka banget sama si Edward Cullen, gue suka cowok romantis, ganteng, baik hati, tidak sombong, keren dan terutama RICH. *masih matre juga gue -____-" 4. Walau gue suka banget horror, uka-uka, adrenaline pumping, tapi gue penakut abis sama hal-hal ghaib. Gue mudah parnoan kalau ngeliat yang sekelebat nggak jelas. 5. Gue takut air yang banyak. Misalnya kolam renang, laut, danau,, sungai. Gue hanya berani di pinggir-...

Suara Sumbang

  Suara Sumbang       Ibu Dita membisu beku, bahkan matanya hanya sesekali berkedip, pertemuan yang tak terduga membuahkan hasil mengejutkan. Sesekali Ibu Dita hanya melirik ke arahku, seperti mengamati apakah aku akan sedih, atau malah bahagia? Tapi pertemuan ini menjadikanku mempelajari sesuatu, bahkan seorang Ibu pun bisa juga salah. Tidak ada yang sempurna. Dua belas tahun lalu pertemuan kami, aku adalah seorang aparatur negara yang tidak mempunyai kedudukan apa-apa. Hanya seorang pegawai kelas umbi-umbian,’rendahan’ kalau kata orang-orang. Apalagi dengan penempatanku di tempat yang tidak strategis, alias non teknis. Cuma mengurusi surat-menyurat, segala remeh temeh hal yang sama sekali tidak penting, mungkin kalau dikonversikan ke dalam sistem kasta, aku adalah rakyat jelata. Ibu Dita adalah atasanku, pejabat eselon III yang terkenal karena ramah dan kebaikannya pada siapa saja. Sering tegur sapa dengan cleaning service, PKD bahkan aku yang hanya...