Langsung ke konten utama

SADAR

Aku melirik jam dinding, rasa kantuk masih menyelimuti mataku. Huuft, baru jam 22.00. Tapi jam segini sudah terbangun. Rasanya harus memulai lagi rutinitas sepi. Entah mengapa beberapa waktu ini hidupku berubah, aku tak ingat mengapa aku yang tak pernah tidur lebih dari jam 09 malam kini menjadi berubah menjadi seperti orang yang mengalami insomnia. Sekarang aku selalu terbangun pukul 22.00. Dan mataku terjaga hingga pukul 04.00 pagi. Lalu, aku tertidur kembali hingga malam harinya dan terbangun lagi pukul 22.00. Karena perubahan waktu itu, aku jadi tak lagi menjadi orang normal.

Setiap hari seperti itu, tak lagi menjalani rutinitasku seperti sebelumnya. Kuliah dan menghabiskan jatah bulanan ayah di rumah yang diwariskannya untukku di kota Bandung ini.

Rumah tampak sepi, bi Inah sudah pergi pastinya. Dia selalu pergi sebelum aku terbangun, dia menyiapkan segelas susu, kue dan bunga sedap malam yang kusukai.

Aku bangkit dari tempat tidurku, menjejakkan kaki dan melangkah ke dapur, wangi bunga sedap malam segera tercium semerbak. Hmm.. Aku suka sekali wanginya. Rasanya hanya menghirupnya saja aku sudah merasa kenyang. Aneh, aku tak pernah kelaparan selama ini.

Suara jangkrik terdengar semakin nyaring. Langit tampak cerah bertabur bintang dan full moon. Malam ini seperti biasanya, sepi dan senyap.

Dok Dok.. Dok.. Dok..

Aku tersentak kaget.

Bunyi apa itu?

Tak pernah ada bunyi sebelumnya seperti itu.

Dok Dok..

Kembali terdengar lagi bunyi itu.

Aku berlari ke pintu depan rumahku, aku mengintip di balik jendela.

Ternyata itu adalah Aldi.

Aku menutup mulut hampir saja aku mengeluarkan suara terkejut.

Detak jantungku berdebar kencang.

Aku memegang dadaku.

Tunggu dulu....

Harusnya debarannya terasa di tangan.

Tapi..

Dok.. Dok...

Bunyi gedoran pintu terdengar lagi.

Aku hanya bisa bersembunyi di balik pintu.

Walau di balik sana ada orang yang selama ini kucintai.

Aldi.

Waktu pertama aku melihatnya, senyumnya ramah, dengan rambut hitam berkilau dia menyapa saat pertemuan kami di kampus.

Aldi. Hingga dua tahun berikutnya dia mengisi hatiku. Kami berpacaran hingga memutuskan untuk menikah ketika lulus nanti.

Aldi.. Aku cinta kamu.. Aku cinta kamu... Batinku teriak ingin membisikkan di telinganya

"Sarah..."

Suara Aldi terdengar memanggil namaku.

Yah.. Sarah adalah namaku.

"Sarah.."

Panggilnya lagi dari balik pintu

"Aku tahu kamu di dalam.. Aku akan mendobrak pintu ini.."

Suara Aldi terdengar bergetar. Seperti ada rasa rindu, takut dan cinta bercampur jadi satu.

"Sarah..."

Aldi duduk berlutut. Matanya basah oleh air mata. Dia menangis sedih.

"Sarah, aku rindu sama kamu... Aku cinta sama kamu..Tolong mengerti..."

Aku menangis. Tapi tak ada air mata yang keluar dari mata ini.

Aku tak bisa mengeluarkan suara, entah walau aku sudah berjuang keras ingin membalas kalimat Aldi, tapi pita suaraku seperti rusak tak mampu menciptakan suara.

"Sarah.. Tenanglah kamu di alam sana... Tenanglah.. Jangan bersedih Sarah, kamu tahu aku selalu mencintaimu.. Sarah... Jangan lama tinggal di sini, jangan Sarah.. Kembalilah ke Tuhan, Sarah..."

Alam sana?

Aku menutup mulutku.

Aku ini apa selama ini...








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Korea oh Korea

Hi all ^^. Berhubung gue lagi suka banget sama yang berbau Korea gue mau copast beberapa hal yang lagi gue sukai. ^^ Lagu yang lagi gue suka. Lagu lama siih, tapi gue masih suka aja, lagu ini adalah original soundtrack dari film lama korea yang judulnya Full House. Dengan bintang kesukaan gue, yakni RAIN! ^^. Synopsis A story about love and heartbreak, sadness and self-preservation.A naive, cheerful albeit, somewhat of a recluse writer, Han Ji Eun (Song Hye Gyo) is swindled out of everything she owns. Not by strangers, but her best friends! Stranded in another country, she is determined to get home with the help of an actor, Lee Young Jae (Bi), only to find that all which is precious to her has been sold. In an attempt to get her possessions back, she has entered in a contract marriage with Young Jae. It is quite simple, until feelings start to develop. Everyone around them test the “love” Young Jae and Ji Eun have for one another, including Young Jae’s grandmother.In spite of it all, ...

Kutukan Maut Berantai

Dapat kutukan maut dari si RIU , yah mau gimana lagi.. Belum diselesaikan kutukannya eh dapat lagi kutukan dari YUDI dan TEBEH . Arh, sial -______-". Karena isi kutukannya harus membuka kartu 11 FACT ABOUT ME, okay here we go... 1. Gue sangat membenci KECOA. I hate you paparoach! Gue harap lo punah kayak dinosaurus. 2.Gue tipe orang yang berpikir nggak ada duit = dunia datar. Yah walau ada pepatah uang bukan segalanya, tapi segalanya butuh uang bro. *Astajim, matre amat gue -______-" 3.Walau gue nggak begitu suka buku Twilight Saga, tapi sumpah gue suka banget sama si Edward Cullen, gue suka cowok romantis, ganteng, baik hati, tidak sombong, keren dan terutama RICH. *masih matre juga gue -____-" 4. Walau gue suka banget horror, uka-uka, adrenaline pumping, tapi gue penakut abis sama hal-hal ghaib. Gue mudah parnoan kalau ngeliat yang sekelebat nggak jelas. 5. Gue takut air yang banyak. Misalnya kolam renang, laut, danau,, sungai. Gue hanya berani di pinggir-...

PERGI

Kemana perginya? Ada tanya dalam lara Hati hampa menanyakan penghuninya Kosong Biarlah berpura pura  Bahwa bahagia ada Kosong Pakai dulu topengnya agar mereka tak tahu bahwa itu hanya omong kosong Dan tersenyumlah bahwa semua akan aman saja Mungkin tak sama Bahwa hati ini miliknya, dan hatimu milikku..