Dante menceritakan perjalanannya menuju tiga alam dalam karya puisi berjudul
La Divina Commedia (the Divine Comedy). Tiga alam yang dimaksud adalah Inferno
(neraka), Purgatorio (api penyucian), dan Paradiso (surga). Penggambaran Dante
tentang tiga alam itu begitu spesifik hingga menginspirasi penulis kaliber dunia, Dan Brown untuk
menulis novel terbarunya berjudul Inferno (neraka) dengan latar belakang puisi
Dante ini.
Menurut pengakuan Dante, puisinya
ini merupakan hasil perjalanan spiritualnya mengunjungi neraka dan dia tetap
hidup untuk menceritakannya. Gambaran spesifiknya tentang neraka diceritakan dengan
lengkap dari sudut pandang non religius, padahal pada masa itu, gereja memegang
kendali penuh atas suatu negara, apalagi Dante tinggal di Florence yang
merupakan masih di bawah kendali Roma. Mahakarya pada tahun 1300-an ini
dikabarkan tak ada yang selamat kecuali salinan-salinan yang disimpan oleh
sekelompok orang tak diketahui (Dalam novel Dan Brown – Inferno, dia
merahasiakan kelompok ini dan mengganti namanya). Puisi Dante yang kini banyak
beredar tak diketahui darimana didapatkan cerita lengkapnya.
Saya sendiri tidak mengetahui
detail jelas tentang Inferno Dante ini, namun saya ingin menceritakan sedikit
latar belakang sang penulis mahakarya ini.
Durante Degli Alighieri, lebih
dikenal dengan Dante, (1 Juni 1265
– 13/14 September
1321) adalah penyair dari Firenze,
Italia.
Karya terbesarnya, la Divina Commedia (The Divine Comedy), dianggap
sebagai salah satu karya literatur terbesar di Eropa selama Zaman
Pertengahan, dan merupakan dasar bahasa Italia
modern. Dante Alighieri Society, didirikan di Italia pada 1889, melanjutkan upaya
pengembangan budaya dan bahasa Italia ke seluruh dunia atas namanya.
Pada masa kehidupan Dante, Italia
pada masa itu bukan negara bersatu melainkan negara-negara kecil yang dikuasai
oleh keluarga bangsawan yang saling bermusuhan dan merebutkan kekuasaan hingga
mencetuskan perang saudara.
Dante merupakan ahli waris dari
keluarga miskin tapi mulia sehingga dia menjadi salah satu dari tujuh pejabat
terpilih dalam memimpin pemerintah Florence. Suatu ketika ada sebuah tabrakan
yang disengaja di jalan selama Festival Mei berlangsung menyebabkan perkelahian
yang meningkat menjadi perang saudara yang akhirnya menyebabkan Dante terguling
dari jabatannya dan diasingkan dari Florence. Ia menghabiskan sisa hidupnya di
pengasingan dan selalu merindukan kota asalnya.
Pada tahun 1293 ia menerbitkan sebuah buku yang disebut Nuova Vita
(“Kehidupan Baru”), di mana ia menceritakan bagaimana ia jatuh cinta dengan
seorang gadis muda (Beatrice), dan menemukan kebahagiaan utamanya dalam
berpikir tentang dirinya, dan melihat dia dari jauh. Pada 1304 atau segera
sesudahnya ia menerbitkan De Vulgari Eloquentia, argumen untuk menulis puisi
dan karya lain dalam bahasa yang orang berbicara (dalam kasusnya, Italia)
daripada dalam bahasa Latin. Pada saat yang sama dia menulis Il Convivio (“The
Banquet”), yang membahas tata bahasa, dan gaya puisi, dan mengeluh bahwa puisi
sendiri, dan khususnya beberapa hal katanya dalam Nuova Vito, telah banyak
disalahpahami. Tahun 1313 ia menerbitkan De Monarchia (“Pada Monarki” atau
“Sebuah risalah pada Pemerintah”), di mana ia berpendapat bahwa otoritas
seorang pangeran sekuler tidak berasal dari otoritas gereja, dan tidak
diberikan kepadanya oleh Paus, tetapi datang langsung dari Allah (meskipun dalam
latihannya itu ia seharusnya, seperti setiap orang Kristen lain, yang akan
dipandu oleh instruksi moral dari otoritas rohani).
Ketika ia mulai menulis karyanya, Commedia, tidak diketahui awal mula
penulisannya. (Sebuah “komedi”, seperti secara tradisional didefinisikan, adalah
sebuah cerita yang “dimulai dalam kesedihan dan berakhir dalam sukacita” Dante
menyebut karyanya hanya “Komedi itu.”. Kemudian penulis Italia berbicara
tentang pekerjaan menyebutnya “Divine Comedy”, oleh nama yang biasanya dikenal
saat ini) Tampaknya dia selesai yang pertama dari tiga bagian 1314, dan
terakhir hanya sesaat sebelum kematiannya pada tanggal 14 September 1321. (Karena
itu adalah Pesta Salib Suci, ia teringat pada hari berikutnya.)
Sebelum membahas panjang lebar neraka versi Dante, kita definisikan dulu
tentang neraka.
Menurut Wikipedia, neraka merupakan suatu tempat yang diyakini
oleh penganut beberapa agama dan atau aliran kepercayaan sebagai tempat kesengsaraan abadi setelah mati (kebalikan dari
surga). Tempat ini berada di alam gaib sebagai balasan atas perbuatan manusia
yang dinilai menyimpang dari aturan agama. Semua pengertian tentang neraka
dalam agama Islam, Kristen dan Yahudi (agama abrahamik) adalah sama, yaitu
tempat penyiksaan abadi bagi para pendosa.
Tingkatan neraka dalam berbagai versi
Versi Islam:
1. Neraka jahanam, Jahannam
Adalah tingkat yang atas sekali. yaitu tempat mukminin,mukminat,muslimin
dan muslimat yang melakukan dosa kecil maupun besar.
“….Demi Neraka jahanam di datangkan untuk semua orang walaupun hanya lewat
/ mampir dalam 1 hari”
Firman Allah SWT:
Bahwasanya orang-orang kafir dan orang aniaya itu tidak akan diampuni
Allah, dan tidak pula ditunjuki jalan, melainkan jalan ke Neraka
Jahannam. Mereka kekal dalam neraka itu selama-lamanya. Yang
demikian itu mudah sekali bagi Allah.
Allah, dan tidak pula ditunjuki jalan, melainkan jalan ke Neraka
Jahannam. Mereka kekal dalam neraka itu selama-lamanya. Yang
demikian itu mudah sekali bagi Allah.
(Q.S. An-Nisa : 169)
2. Neraka ladhoh, Luza
Tingkat kedua yaitu tempat orang yang mendustakan agama.
Firman Allah SWT :
Sebab itu Kami beri kabar pertakut kamu dengan Neraka Luza (neraka yang menyala-nyala). Tiada yang masuk kedalamnya selain orang yang celaka. Yaitu orang yang mendustakan agama dan berpaling dari
pada-Nya.
pada-Nya.
(Q.S. Al-Lail : 14-16)
3. Neraka Khutamah, Hathamah
Inilah neraka tingkat ketiga. yaitu yaitu tempat orang yang hanya lalai
memikirkan dunianya tanpa mengerjakan kebutuhan/kepentingan untuk ibadahnya.Harta yang membuat orang durhaka.
Firman Allah SWT :
Tahukah engkau apakah Hathamah itu? Yaitu api neraka yang menyala-nyala yang membakar hati manusia. Api yang ditutupkan kepada mereka. Sedangkan mereka itu diikatkan pada tiang yang panjang.
(Q.S. Al-Humazah : 4-9)
4. Neraka sair , Sair
Tingkat ke-empat yaitu yaitu tempat orang yang tidak mau mengeluarkan
zakat atau bagi mereka yang mengeluarkan tapi tidak pada porsinya dan Dalam
neraka ini ditempatkan orang yang memakan harta anak yatim. Didalam neraka ini
mereka buta, pekak, dan kulitnya tebal seperti Jabal uhud.
Firman Allah SWT :
Bahwasanya orang-orang yang memakan harta anak yatim dengan aniaya, sesungguhnya mereka memakan api sepenuh perutnya. Dan nanti mereka akan dimasukkan kedalam neraka Sair.
(Q.S. An-Nisa : 10)
5. Neraka Sahkhor, Saqru
Yaitu tempat orang yang tidak melaksanakan salat tempat orang yang berbohong
tentang keberadaan Allah, menyembah selain Allah atau menyembah zat yang keluar
dari sifat Allah dan Al Quran.
“….orang yang tidak melaksanakan solat dihukumi
sebagai hewan yang tidak ada harganya/ tidak ada manfaatnya “Didalam surga mereka saling bertanya dari hal orang berdosa. Apakah
sebabnya kamu masuk neraka Saqru? Karena kami tidak sholat, kami tidak memberi makan orang miskin, kami percaya pada yang bukan-bukan. Kami mendustakan hari kiamat.
sebabnya kamu masuk neraka Saqru? Karena kami tidak sholat, kami tidak memberi makan orang miskin, kami percaya pada yang bukan-bukan. Kami mendustakan hari kiamat.
(Q.S. Al-Mudatsir : 40-46)
6. Neraka jahim , Jahim
Tingkat ke-enam yaitu ditempatkan orang kafir, orang yang mendustakan
agama, yaitu orang-orang Islam yang berdosa. Mereka yang berbuat apa yang
dilarang Tuhan. Umpamanya berzina, meminum khamar, dan membunuh tanpa hak.
Firman Allah SWT :
Dan orang-orang yang kafir dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat kami, mereka itilah penghuni neraka Jahim.
(Q.S. Al-Maidah : 86)
7. Neraka Hawiyah, Hawiyah.
Inilah neraka yang berada dibawah sekali.neraka yang paling keras, yaitu
tempat orang yang ketika matinya tidak membawa iman dan islam, apinya hitam dan
sudah dibakar 1000tahun lamanya, Alas atau kerak-kerak neraka. Disinilah tempat
orang-orang yang berdoa berat. Mereka yang menjadi musuh nabi-nabi, seperti
Firaun.
Firman Allah SWT :
Dan barang siapa yang ringan timbangannya, maka dia dilemparkan ke neraka hawiyah. Tahukah engkau apakah Neraka Hawiyah itu? Yaitu api yang sangat panas.
(Q.S. Al-Qoriah : 8-11)
Versi Kristen:
1.Syeol/Hades
Adalah tempat
atau bagian dari neraka yang paling atas atau sama dengan tempat penantian.
namun di dalam tempat penantian itupun banyak jiwa yang tidak luput dari
pandangan para utusan neraka.
2.Gehenna/Neraka
Adalah tempat
atau bagian tengah dari neraka. Siksaan di bagian ini lebih kejam daripada di
hades.
3. Jurang tak
berdasar.
Adalah bagian
neraka yang paling dalam. Di tempat ini terdapat lautan api dan belerang dimana
para jiwa yang berdosa direndam dalam lautan itu. Di tempat itu pula Allah
memenjarakan Sang Naga atau Iblis yang akan dilepaskan pada masa tujuh tahun
penderitaan.
Versi Yahudi:
Menurut agama
Yahudi, biasanya digambarkan sebagai suatu tempat yang terletak jauh di dalam
bumi. Neraka adalah tempat penyiksaan yang sangat mengerikan. Di neraka
terdapat kawah api yang terus berkobar-kobar yang panasnya seratus kali api
bumi. Di sini roh-roh malang itu dipanggang. Di Neraka juga disediakan jenis
penyiksaan yang lain, misalnya ditusuk dengan tombak atau dipukuli dengan palu
godam.
Berapa lama
roh-roh malang itu disiksa? Tergantung dari kejahatan yang dilakukan di muka
bumi. Ada yang singkat ada juga yang selama-lamanya.
Jika penghukum
dengan cara penyiksaan itu dilakukan oleh manusia atau oleh suatu pemerintah di
dunia ini, maka ia akan dikutuk sebagai orang atau pemerintah yang tidak
beradab, sangat kejam, sadis dan tidak berperikemanusiaan sedikitpun.
Versi Buddha:
Agama Buddha —
Didalam agama Buddha dijelaskan bahwa terdapat 8 Maha Niraya (neraka besar)
terdiri dari :
1.
Sanjiva
Makhluk apapun
juga yang terlahirkan di alam neraka ini, akan merasakan penderitaan yang luar
biasa, sebagai akibat dari karma buruk yang dimilikinya. Di alam ini, makhluk
makhluknya dipotong-potong menjadi kepingan-kepingan yang tiada akhirnya.
2. Kalasuta :
benang hitam
Makhluk apapun
juga yang terlahirkan di alam neraka ini, akan merasakan penderitaan yang luar
biasa, sebagai akibat dari karma buruk, yang dimilikinya. Makhluk makhluk yg
terlahirkan di alam ini, tubuhnya dijelujuri (dijahit) dengan benang hitam dan
dipukuli, dengan beliung sampai sisa-sisa akusala karma (perbuatan- perbuatan
jahat) nya HABIS, barulah terbebaskan dari derita ini.
3. Sanghata :
neraka penghancur
Makhluk apapun
juga yang ditumimbal lahirkan di alam neraka ini, akan merasakan pernderitaan
yang luar biasa, sebagai akibat dari karma buruk, yang dimilikinya. Makhluk
makhluk yg terlahirkan di alam ini, akan merasakan terpaan/ terjangan
benda-benda keras, mis : batu karang dari empat penjuru angin, ke arah tubuhnya
tanpa henti-hentinya. Semuanya ini akan berakhir, jika akusala karmanya telah
terlunasi.
4. Roruva :
daerah tertarus
Makhluk apapun
juga yang ditumimbal lahirkan di alam neraka ini, akan merasakan penderitaan
yang luar biasa, sebagai akibat dari karma buruk, yang dimilikinya. Makhluk
makhluk yg terlahirkan di alam ini, akan merasakan masuknya nyala api dan asap
ke tubuh, melalui sembilan lubang mis : telinga, hidung, mulut dan lain lain
serta membakar di dalamnya. Dan pada akhirnya akan menimbulkan keperihan yang
luar biasa. Derita ini akan berakhir, jika sisa-sisa akusala karmanya telah
habis.
5. Maha roruva
: daerah tertarus yang besar
Makhluk apapun
juga yang ditumimbal lahirkan di alam neraka ini, akan merasakan penderitaan
yang luar biasa, sebagai akibat dari karma buruk, yang dimilikinya. Makhluk
makhluk yang dilahirkan di alam neraka ini, juga akan merasakan penderitaan
yang luar biasa, ia dipanggang bagaikan sate di atas bara yang menyala. Ratapan
dan tangisan yang menderu-deru, terdengar keras sekali di alam ini. Siksaan di
alam ini juga akan berakhir, jika hutang-hutang akusala karma (perbuatan jahat)
telah terlunasi.
6. Tapana :
pembakar
Makhluk apapun
juga yang ditumimbal lahirkan di alam ini, akan merasakan penderitaan yang luar
biasa, sebagai akibat dari karma buruk yang dimilikinya. Makhluk makhluk yang
terlahirkan di alam ini, tubuhnya akan dibakar dengan tangan terikat di tiang
besi yang panas dan lantainya menyala-nyala, diiringi dengan adanya api yang
besar sekali. Sungguh derita yang menyakitkan sekali dan akan berakhir, jika
sisa-sisa akusala karmanya habis.
7. Patapa :
pembakaran yang hebat
Makhluk apapun
juga yang ditumimbal lahirkan di alam neraka ini akan merasakan penderitaan
yang luar biasa akibat dari karma buruk yang dimilikinya. Makhluk makhluk yg
terlahirkan di alam ini, akan di dera penderitaan yang luar biasa dan juga akan
berakhir, jika sisa-sisa akusala karmanya habis.
8. Avici :
tanpa penghentian
Terlahirkan di
neraka Avici adalah sebagai akibat dari melakukan 5 perbuatan durhaka (panca
nantariya karma) yang terdiri dari : membunuh ibu, membunuh ayah, melukai Sang
Buddha, membunuh arahat dan memecah belah Sangha (persaudaraan para
Bhikkhu/Bhikkhuni). Di neraka Avici disaat ini, berdiam Devadatta yang mana di
masa kehidupan Sang Buddha Gautama, sering berusaha mencelakakan Sang Buddha
dan memecah belah Sangha.
Versi Hindhu:
Neraka dalam
pandangan agama hindu digambarkan sebagai suatu tempat yang terletak jauh di
dalam bumi. Ia adalah tempat penyiksaan yang sangat mengerikan berbentuk kawah
api yang panasnya beribu kali lipat dari panas api di dunia. Roh- roh yang
banyak melakukan dosa di dunia akan mengalami penyiksaan ditusuk dengan tombak
dan dipukuli dengan palu godam.
Di dalam Hindu
sangat sedikit mantra ataupun sloka yang menjelaskan kosep Neraka mengingat
Hindu mengakui terjadinya reinkarnasi atau proses kelahiran kembali dan konsep
Moksha. Di Hindu Neraka dikatakan merupakan balasan yang diterima pada saat
reinkarnasi atau dalam proses kelahiran kembali. Di dalamnya kita di berikan
dua pilihan yang berdasar pada perbuatan kita pada masa hidup terdahulu, yaitu
reinkarnasai Sorga atau reinkarnasi Neraka.
Versi Dante
(non agama):
Kisah dimulai ketika Dante hilang dan berjalan hutan gelap, tidak dapat
mengingat bagaimana ia sampai di sana atau berapa lama ia telah berjalan. Dia
melihat gunung dan mencoba untuk keluar dari hutan dengan memanjat, tapi
didorong kembali oleh tiga binatang yang menghalangi jalannya. Dia berjalan
dengan panik, melihat seorang pria mendekat, dan meminta bantuan. Orang itu
menjawab: Aku adalah penyair Virgil. Anda tidak bisa keluar dari hutan dengan
mendaki gunung. Anda harus mengikuti saya, dan saya akan membawa Anda sepanjang
jalan panjang. Lady Beatrice telah mengutus aku untuk membimbing Anda, melalui
kedalaman neraka dan menaiki lereng Api Penyucian, untuk menemuinya di tempat
yang Terberkati.
Dante kemudian mengikuti Virgil, yang pertama dia melalui Neraka, sebuah
wilayah berbentuk corong yang luas. di bawah permukaan bumi, dengan serangkaian
teras yang membentuk lingkaran yang terus menyempit di mana berbagai macam
perbuatan jahat dihukum, turun ke pusat mereka mencapai ujung corong, yang terletak di pusat bumi, titik ke arah mana semua hal berat akan turun,
di mana arah naik dan bawah yang dibalik, dan menemukan sebuah terowongan kecil
atau memotong jalur melalui batu yang membuat mereka akhirnya keluar di sisi
lain bumi, tepat di seberang Yerusalem, di kaki Gunung Api Penyucian, yang
dikelilingi oleh cornice di mana tujuh macam dasar kecenderungan untuk dosa
dibersihkan dan diperbaiki.
Mereka mendaki gunung dan pada puncaknya mereka menemukan surga duniawi,
Eden. Di mana manusia pertama diusir ketika mereka menyimpang dari hubungan
ketaatan penuh kasih kepada Tuhan dan mencintai kepercayaan kepada-Nya.
Beatrice menemui Dante, dan dia pergi
ke atas melalui bumi. Akhirnya, ia menjulang di luar planet-planet, di luar
bintang, dan memandangi para seluruh isi Surga berkumpul bersama-sama, dan
diberi penglihatan tentang kemuliaan Allah sendiri. Dan di sini puisi itu
berakhir.
Neraka yang digambarkan spesifik
oleh Dante dengan ilustrasi menempatkan 9 posisi neraka sesuai dengan tingkatan
dosanya masing-masing:
- Lingkaran Pertama (Limbo)
- Lingkaran Kedua (Lust)
- Lingkaran Ketiga (Kerakusan)
- Lingkaran Keempat (Keserakahan)
- Lingkaran Kelima(Anger)
- Lingkaran Keenam (Bidat)
- Lingkaran Ketujuh (Kekerasan)
- Lingkaran Kedelapan (Penipuan)
- Lingkaran Kesembilan(Pengkhianatan)
Sumber:
Wikipedia
http://santridarulfalah.wordpress.com/2008/11/13/7-tingkatan-surga-dan-7-tingkatan-neraka/
http://rismahutabarat.blogspot.com/2009/11/neraka-di-inferno-nya-dante-2.html


20161017 junda
BalasHapusmulberry outlet
nike roshe run
polo ralph lauren
michael kors handbags
instyler ionic styler
cheap nba jerseys
ray ban sunglasses
louis vuitton handbags
fitflops shoes
michael kors outlet
toms outlet store
BalasHapusadidas yeezy boost
http://www.oakley-sunglass.in.net
reebok outlet
nike air huarache
adidas stan smith
fitflops outlet
michael kors handbags
tiffany and co uk
Cheap Jordans For Sale
nike air force 1
BalasHapusnike air max 90
nike trainers
nike blazer
michael kors outlet
ecco shoes outlet
the north face
los angeles lakers
yeezy boost 350 black
tiffany jewelry