Langsung ke konten utama

Kini ..

Kerudung ini kini menutup kepala ku,

Namun apakah menjamin hati ku pun berkerudung?

Lama sudah ku merenungi tentang kiblat ku

Tentang Tuhan ku

Banyak perbedaan awalnya

Ketika melalui masa transisi

Ketika melewati koridor panjang dan labirin berbelok belok

Ketika menampik kerudung yang hendak dikenakan di kepalaku

Ini adalah tentang kepercayaan

Tentang keyakinan

Ketika banyak manusia manusia berlidah omong kosong dan bermuka penuh kemunafikan

Mencoba mensyiarkan agama namun berlapis topeng kesesatan

Pasukan berjubah cingkrang dan bersurban

Berkata kata didepan ku dan mencoba merasuki otak ku

Maaf kawan. Ini tentang keyakinan

Ini tentang kepercayaan

Bukan paksaan

Mungkin dengan jalan berbatu dan berkelok lah aku akan menemukan cahaya Nya

Mungkin dengan melalui koridor panjang dan labirin kesesatan lah aku akan menemuka hidayah Nya

Bukan dengan segala doktrin manusia

Tapi dengan segala kejadian dan peristiwa

Dan sekarang

Aku tertunduk

Sungguh aku tertunduk

Ku kagumi kebesaran mu ya Allah

Yang kini menjadi Tuhan ku

Hanya Allah. Tiada yang lain.

Aku tersadar..

Selalu ada hikmah dibalik kejadian..

Dan transisi itu pun terlewati

Ku peluk kitab Mu,

Ku coba menjalani ajaran Mu

Walau banyak terseok

Walau banyak terjatuh

Namun ku yakin sekarang

Semoga Kau selalu membimbing ku

Dan tidak meninggalkan ku lagi dalam kepedihan

Dan semoga kepedihan yang kini terus terngiang dalam hidupku

Menjadi pelajaran besar dan kekuatan dalam perjalanan ini

Amin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suara Sumbang

  Suara Sumbang       Ibu Dita membisu beku, bahkan matanya hanya sesekali berkedip, pertemuan yang tak terduga membuahkan hasil mengejutkan. Sesekali Ibu Dita hanya melirik ke arahku, seperti mengamati apakah aku akan sedih, atau malah bahagia? Tapi pertemuan ini menjadikanku mempelajari sesuatu, bahkan seorang Ibu pun bisa juga salah. Tidak ada yang sempurna. Dua belas tahun lalu pertemuan kami, aku adalah seorang aparatur negara yang tidak mempunyai kedudukan apa-apa. Hanya seorang pegawai kelas umbi-umbian,’rendahan’ kalau kata orang-orang. Apalagi dengan penempatanku di tempat yang tidak strategis, alias non teknis. Cuma mengurusi surat-menyurat, segala remeh temeh hal yang sama sekali tidak penting, mungkin kalau dikonversikan ke dalam sistem kasta, aku adalah rakyat jelata. Ibu Dita adalah atasanku, pejabat eselon III yang terkenal karena ramah dan kebaikannya pada siapa saja. Sering tegur sapa dengan cleaning service, PKD bahkan aku yang hanya...

BISOT, dia membuat saya berpikir ulang tentang kehidupan

Bekasi, 04/08/19 - Bekasi saat itu sangat panas, kemarau panjang membuat tanah-tanah lapang tampak tandus, sawah pun mengering. Dari kejauhan tampak seorang lelaki paruh baya bersusah payah mengangkat dus-dus berisi buku sumbangan para dermawan untuk perpustakaan kecil yang terletak di pelosok desa Sukamekar Kabupaten Bekasi.   Namanya adalah David M, biasa dipanggil Bang Bisot . Dia adalah seorang PNS di suatu Kementerian di Jakarta, yang menggadaikan sebagian waktu dalam hidupnya untuk berbagi kepada anak-anak di daerah Bekasi yang tertinggal dalam hal pendidikan. Dia mendirikan taman bermain dan rumah baca untuk anak-anak kurang mampu bernama Rumah Pelangi. Berbagai kegiatan dia lakukan bersama para dermawan lainnya untuk membantu anak-anak di daerah Bekasi agar bisa mewujudkan mimpi-mimpinya menjadi orang yang berhasil.  Selain mendirikan Rumah Pelangi, Bang Bisot juga aktif di berbagai kegiatan amal seperti salah satunya menggalang dana untuk pembangunan...

Merdeka bagi individu, seperti apa?

Apa arti merdeka? Bagi saya merdeka bagi individu manusia adalah orang yang bisa menjadi dirinya sendiri, dia mempunyai kebebasan menjadi diri sendiri tanpa harus mengenakan topeng demi menyenangkan orang lain. Foto mbah google  Merdeka bagi individu adalah merdeka tanpa mengkawatirkan pendapat orang lain tentang pribadinya, penampilannya, apapun yang terkait individualnya. Tak kawatir dibilang gendud, jerawatan, ga pakai hermes, dan hal2 individu lainnya.  Merdeka bagi individu adalah tidak membully orang lain karena merasa terganggu dgn kejiwaan dirinya sendiri (bagi saya org yg suka bully adl org yg terganggu kejiwaannya, bukan gila, tapi ada gangguan psikis, tekanan batin, merasa hidupnya sendiri krn suka bully agar dpt perhatian). Merdeka bagi individu adl tidak terusik dgn kebahagiaan org lain, tdk iri, tdk cari perhatian, drama queen/king, bisa menjalani hidup dan menikmati hidup dgn mjd dirinya sendiri. Saya pernah membaca, di atas kereta kuda HOS Cokro...