Langsung ke konten utama

Always in My BraiN

Desember 2006
Hubungan gw dengan AP sepertinya udah gak bisa dipertahankan lagi, dia tetap tidak bergeming dari egonya. Tetap mempertahankan pendiriannya, yang berujung kami tidak akan jadi menikah tahun depan. Sudahlah, gw pikir memang ini jalan yang terbaik. Mungkin suatu saat nanti AP akan terbuka pikiran dan hatinya. Gw kenalan ama cowo dikantor, namanya AW orangnya lumayan lucu. Dia suka ngibur gw, ngobrolnya asik banget. Gw dihargai banget, seakan gw ratu baginya. Selalu dimanja sama dia. Gw n dia pun makin dekat. Tapi bayang2 AP gak bisa hilang dari hati gw. Ntah kenapa sejauh apapun gw berusaha melupakan dia, namun gw tetap suka mengingat dia.

Januari 2007
Akhirnya gw jadian sama AW, tapi hati gw tetap masih mengingat AP, gw berusaha lari sejauh mungkin darinya. Hingga pada suatu hari di akhir bulan ini, bokap gw meninggal. Gw sedih banget, gw marah sama keadaan. Kenapa disaat seperti ini bokap harus pergi. Gw gak kuat menghadapi semua ini, gw marah sama Tuhan, gw marah sama orang2 sekitar gw, gw marah sama AP, n gw marah juga sama diri gw sendiri. AP berusaha meminta maaf n ingin balik lagi sama gw. Tapi AW cemburu dan berusaha memisahkan kami. Padahal hati kecil gw berkata gw pengen balik lagi ke AP. Sayangnya AW didukung nyokap gw yang kalut abis ditinggal bokap. N gw pasrah dengan keadaan ini. Mungkin suatu saat gw bisa belajar sayang sama AW.

Februari 2007
Hari pun berlalu, kemarahan gw mereda. N gw berusaha melupaka AP. AP pun berusaha melupakan gw. AW mau menikahi gw Agustus nanti. Gw pasrah dengan semua ini, mungkin memang sudah suratan takdir gw harus begini.

Maret 2007
Gw kesal dengan AW. Dia sudah mau menikahi gw Agustus nanti, ternyata dia membatalkan secara sepihak. Lagi2 alasan mamanya yang seorang janda. Gw kabur dari rumah menghindari AW dan nyokap gw yang selalu memaksa gw untuk serius sama AW. Memang gw dah mulai sayang AW tapi gw masih suka mengingat AP. Akhirnya gw kabur ke tempat AP. Gw kangen dia, gw masih sayang banget sama dia. Dia yang sudah menemani gw selama 3,5 tahun. Disaat gw merasa sendiri saat itu, dia selalu ada untuk gw. Hati nya masih setia menemani gw. I love u so much..

April 2007
Hari2 gw lalui dengan AW. Perlahan sepertinya gw dah mulai sayang sama dia. Walau masih ada nama yang lain yang terukir indah dihati gw. Namun nama itu perlahan memudar goresannya.

Juli 2007
Hubungan gw semakin dekat dengan AW. Gw dah ktemu mamanya, dah jalan bareng sama mamanya. Yang kaya nya mamanya itu agak materialistis. Maunya si AW sama orang yang berada. Gw yang hanya gadis biasa bukan orang kaya, selalu berusaha nyenengin mamanya itu. Kesal dalam hati gw pendam sendiri. Toh Agustus nanti gw akan tunangan sama si AW. Mau gak mau gw harus terima kenyataan itu.

Agustus 2007
Ternyata selama ini gw dibohongi sama AW. Dia datang kerumah gw, bersama mama, om dan tantenya. Ternyata selama ini dia gak cerita sama mamanya kalau mau tunangan sama gw. Akhirnya mamanya gak setuju. Nyokap, abang n kakak gw marah berat sama AW. Gw dibohongi laki2 lagi. Gw sedih banget. Kenapa kisah cinta gw selalu tragis begini. Andai gw dulu gak salah memilih. Andai gw dulu tidak menolak ajakan balik AP. Huh. I Hate u AW...

September 2007
Karena kegagalan gw untuk menikah sudah terjadi kedua kalinya. Gw jadi ilfil sama cowok. Karir gw pun makin berantakan dikantor. Skep mutasi gw pun keluar, gw dipindah ketempat yang ga enak banget.

Oktober 2007
Akhirnya gw pindah ketempat yang gersang banget. Pokoknya ga enak banget. Bentar lagi lebaran, gw tetap tabah lah hadapi ini semua. Gw punya cowok baru, namanya Revi. Dia baek banget sama gw. Sayang banget sama gw. Gw juga sayang dia walaupun gak terlalu sayang seperti daia menyayangi gw, tapi menghargai dia sebagai cowok gw. Namun rupanya dia tidak paham dengan luka dihati gw. Dia tidak berusaha menyembuhkan luka itu. Gw selalu menahan dalam hati kepedihan gw itu. Biarlah itu gw simpan dalam hati saja. Rupanya Revi ga bisa mentolerir hati gw yang beku. Dia tidak mampu mencairkan ketidakpercayaan gw terhadap laki2. N akhirnya diapun memutuskan untuk tidak melanjutkan perjuangannya mencairkan kebekuan hati gw.

November 2007
Ada cowok baru deketin gw, gw lagi sibuk2nya diklat. Cowo itu temannya teman blogger gw. Namanya DS. Gw seh gak bgitu respect banget. Cos orangnya terlalu dewasa n rada gak nyambung omongannya sama gw. Tapi yah gw kan friendly, jadi kalo dia mau ngobrol sama gw ya gw tanggepin. Beberapa kali dia jemput gw ke asrama tempat gw diklat. Kan gw pulangnya sabtu n minggu. Senin gw balik lagi keasrama. Setiap hari kerjaan gw cuma belajar n belajar. Ujian nya susah banget boo...

Desember 2007
Akhirnya gw selesai juga diklat. Cape deeh. Langsung masuk kekantor udah disambut baek sama bos gw. Dia seneng dengan kemajuan gw bisa langsung dipraktekkan di kantor. Syukurlah akhirnya ada juga bos yang menghargai pekerjaan gw. Gw jadian sama DS. Sebenernya seh gw gak suka2 amat sama dia. Tapi dia orangnya baik banget. N gw rasa dia juga bukan tipe cowok buaya darat yang selama ini gw temuin.

Oh GOD. 20 Desember 2007, ini hari yang paling buruk buat gw. Abang gw meninggal. Pedih banget hati gw. Dalam 1 tahun gw ditinggal bokap n abang gw. Gw gak punya wali lagi. Gw sendiri didunia ini. Gw tahan pedih gw, kali ini gw cuma bisa berbicara dalam hati. Hanya Allah yang mendengar gw. Hanya Allah yang tahu sakit dan pedih nya hati gw. Goresan goresan hati gw sudahh tidak bisa diobati lagi. Gw hanya bisa menahan ini sendirian. DS tidak mampu mencerna apa yang gw ceritakan sama dia.

Pedih ini
Sakit ini
Tangis ini
Hanya Allah yang tahu
Sebanyak apapun aku menitikkan air mata
Kau tidak akan mampu mencerna arti setiap tetesnya
Setiap jerit tangis yang kuteriakkan dari bibir ini
Kau tidak akan mampu mengerti maknanya
Hanya Allah yang tahu
Kekasih duniaku
Kekasih sementaraku
Kau hanya mampu berjalan dibelakangku
Tak mampu mengikuti alur dan gerakku
Hanya mampu menjadi bayang semu ku
Kekasih duniaku
Kekasih sementaraku

Aku tidak bisa menghentikan waktu
Tidak bisa menghentikan perputaran bumi
Tidak bisa menghambat lajunya dunia
Aku hanya bisa terdiam
Menyaksikan takdir yang menghampiriku

Ceritaku hanya bisa sampai disini
Aku tak mampu berkata kata lagi
Pernahkah kau berada disituasi ini
Disaat kau hanya bisa bergumam dalam hati
Disaat kau tidak sanggup lagi menitikkan air mata
Yang menggambarkan kepedihan mu

It doesnt matter jika kamu tidak mengerti
Oh kekasih ku, semua yang kukatakan sungguh tidak akan membuat mu mengerti
Hanya aku yang mengerti
Dan hanya Tuhan yang mengetahui

Lihatlah langit diatas
Warnanya sungguh biru membuat hati mu terasa haru
Tapi apa yang kau rasakan tidak sepedih apa yang kurasakan
Sungguh tak usah kau bersusah payah untuk mengerti semua ini
Cukup senyum dan rasakan hangatnya mentari
Bahwa semua ini hanya cobaan yang harus dilalui

It doesnt matter jika kau tak mampu mencerna
It doesnt matter jika hanya mampu tersenyum
Nyatanya senyum mu mampu menyinari dunia kecilku yang gelap
Nyatanya wajahmu mampu menghiasi hariku yang suram

Uluran tangan mu mampu membuat ku bangkit dari semua ini
Mampu membuka mataku akan keindahan dunia yang lainnya
Lebih dari semua yang telah kulihat selama ini
Lebih dari semua yang telah kurasa selama ini

Aku akan lalui semua ini, aku yakin aku mampu melewatinya
Terima kasih kekasih ku,
untuk senyum mu
untuk tawa mu



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suara Sumbang

  Suara Sumbang       Ibu Dita membisu beku, bahkan matanya hanya sesekali berkedip, pertemuan yang tak terduga membuahkan hasil mengejutkan. Sesekali Ibu Dita hanya melirik ke arahku, seperti mengamati apakah aku akan sedih, atau malah bahagia? Tapi pertemuan ini menjadikanku mempelajari sesuatu, bahkan seorang Ibu pun bisa juga salah. Tidak ada yang sempurna. Dua belas tahun lalu pertemuan kami, aku adalah seorang aparatur negara yang tidak mempunyai kedudukan apa-apa. Hanya seorang pegawai kelas umbi-umbian,’rendahan’ kalau kata orang-orang. Apalagi dengan penempatanku di tempat yang tidak strategis, alias non teknis. Cuma mengurusi surat-menyurat, segala remeh temeh hal yang sama sekali tidak penting, mungkin kalau dikonversikan ke dalam sistem kasta, aku adalah rakyat jelata. Ibu Dita adalah atasanku, pejabat eselon III yang terkenal karena ramah dan kebaikannya pada siapa saja. Sering tegur sapa dengan cleaning service, PKD bahkan aku yang hanya...

BISOT, dia membuat saya berpikir ulang tentang kehidupan

Bekasi, 04/08/19 - Bekasi saat itu sangat panas, kemarau panjang membuat tanah-tanah lapang tampak tandus, sawah pun mengering. Dari kejauhan tampak seorang lelaki paruh baya bersusah payah mengangkat dus-dus berisi buku sumbangan para dermawan untuk perpustakaan kecil yang terletak di pelosok desa Sukamekar Kabupaten Bekasi.   Namanya adalah David M, biasa dipanggil Bang Bisot . Dia adalah seorang PNS di suatu Kementerian di Jakarta, yang menggadaikan sebagian waktu dalam hidupnya untuk berbagi kepada anak-anak di daerah Bekasi yang tertinggal dalam hal pendidikan. Dia mendirikan taman bermain dan rumah baca untuk anak-anak kurang mampu bernama Rumah Pelangi. Berbagai kegiatan dia lakukan bersama para dermawan lainnya untuk membantu anak-anak di daerah Bekasi agar bisa mewujudkan mimpi-mimpinya menjadi orang yang berhasil.  Selain mendirikan Rumah Pelangi, Bang Bisot juga aktif di berbagai kegiatan amal seperti salah satunya menggalang dana untuk pembangunan...

Merdeka bagi individu, seperti apa?

Apa arti merdeka? Bagi saya merdeka bagi individu manusia adalah orang yang bisa menjadi dirinya sendiri, dia mempunyai kebebasan menjadi diri sendiri tanpa harus mengenakan topeng demi menyenangkan orang lain. Foto mbah google  Merdeka bagi individu adalah merdeka tanpa mengkawatirkan pendapat orang lain tentang pribadinya, penampilannya, apapun yang terkait individualnya. Tak kawatir dibilang gendud, jerawatan, ga pakai hermes, dan hal2 individu lainnya.  Merdeka bagi individu adalah tidak membully orang lain karena merasa terganggu dgn kejiwaan dirinya sendiri (bagi saya org yg suka bully adl org yg terganggu kejiwaannya, bukan gila, tapi ada gangguan psikis, tekanan batin, merasa hidupnya sendiri krn suka bully agar dpt perhatian). Merdeka bagi individu adl tidak terusik dgn kebahagiaan org lain, tdk iri, tdk cari perhatian, drama queen/king, bisa menjalani hidup dan menikmati hidup dgn mjd dirinya sendiri. Saya pernah membaca, di atas kereta kuda HOS Cokro...