Mahluk sebelum Adam



وَ إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلاَئِكَةِ إِنِّيْ جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيْفَةً قَالُوْا أَتَجْعَلُ فِيْهَا مَن يُفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَ نَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَ نُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّيْ أَعْلَمُ مَا لاَ تَعْلَمُوْنَ
[30] Dan (ingatlah) tatkala Tuhan engkau berkata kepada Malaikat : Sesungguhnya Aku hendak menjadikan di bumi seorang khalifah. Berkata mereka : Apakah Engkau hendak menjadikan padanya orang yang merusak di dalam nya dan menumpahkan darah, padahal kami bertasbih dengan memuji Engkau dan memuliakan Engkau ? Dia berkata : Sesungguhnya Aku lebih mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.

Pernahkah kamu melihat ke langit, menatap birunya langit, putihnya awan, dan bertanya, apakah kita bangsa manusia benar-benar sendirian di alam semesta ini?

Yakinkah kamu, sesuai literatur berbagai agama, bahwa kita keturunan mahluk berjenis manusia bernama ADAM, adalah satu-satunya mahluk sempurna yang pertama kali diciptakan SANG PENCIPTA?

Pertama-tama, sebelum membahas ini, saya ingin menyambut selamat datang kepada para pemikir yang sedang dan akan melanjutkan membaca tulisan saya.

Suatu hari saya menatap langit, mengagumi keindahan langit biru, awan putih, sinar mentari, dan isi jagad raya maha luas ini, saya tentunya mengagumi SANG PENCIPTA nya, Dzat yang maha sempurna yang kita kagumi sepanjang hidup kita.

Saya berpikir, benarkah apa yang dikatakan orang orang di luar sana tentang keberadaan mahluk lain selain manusia? Benarkah ada UFO? Benarkah ada ALIEN? Benarkah mereka mempunyai teknologi super canggih yang dapat melintasi jarak ribuan tahun cahaya untuk mengunjungi kita? Benarkah peradaban kita sekarang ini yang kita agung-agungkan sangat maju ini sebenarnya adalah peradaban yang kalah jauh dengan mereka di luar sana, atau dengan mereka di masa lampau yang membangun piramida sempurna, taman babylonia, kota bawah tanah, kota di atas gunung seperti Machu Pichu, benarkah itu?

Menurut pakar, sekitar 6 miliar tahun lalu, bumi, planet lain dan matahari masih bersatu seperti debu. Lalu 2 miliar kemudian, bumi, planet lain dan matahari mulai berpisah.  Matahari mula jadi pusat peredaran. Bumi jadi bola gas dulu, lalu jadi cair kemudian kulit luar bumi jadi keras membatu. Lalu 600 juta tahun lalu lapisan atmosfera bumi mula terbentuk. Adanya udara untuk pernafasan, air untuk minuman. Iklim seimbang untuk kehidupan. Berjenis-jenis makhluk hidup mulai merangkak  baik didarat & laut. Sekitar 375 tahun lalu, kehidupan invertebrata mulai ada. Hingga periode selanjutnya disusul oleh Mamalia dan tumbuh-tumbuhan berbunga muncul sekitar 70 juta tahun lalu, era dinosaurus hingga diperkirakan kemunculan manusia di bumi sekitar 2 juta tahun lalu.

Dari garis besar di atas, kita bisa simpulkan bahwa Adam diciptakan kira-kira 2 juta tahun yang lalu, benarkah?

Lalu bagaimana dengana artefak-artefak yang ditemukan yang usianya lebih tua dari 2 juta tahun lalu, artefak yang menyimpulkan bahwa manusia yang membuatnya. Jika anda browsing, search google peninggalan manusia bersama dinosaurus, atau jejak-jejak lain yang menggambarkan buatan manusia yang berusia lebih dari puluhan juta tahun yang lalu, maka kita akan berada dalam titik bingung. Siapakah yang membuatnya sementara manusia saja belum ada?

Dalam riwayat agama samawi, ketika Tuhan menciptakan manusia pertama yaitu Adam, ada Iblis yang sebelumnya adalah mahluk paling memuja Tuhan, selalu menyembah dan sujud kepada Tuhan. Saat Tuhan menciptakan Adam, Tuhan memerintahkan kepada malaikat dan iblis untuk sujud kepada Adam. Semua langsung sujud kepada Adam, tapi iblis menolak. Iblis berkata, untuk apa saya sembah manusia? Dan bahkan malaikat sebelum menyembah juga bertanya kepada Tuhan apakah akan menciptakan mahluk yang akan membuat kerusakan di bumi, tapi Tuhan berkata Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui. Dan iblis yang menolak bersujud pun mendapat murka dari Tuhan, karena iblis meminta kelenggangan waktu untuk memenuhi sumpahnya menggoda keturunan Adam, maka Tuhan mewujudkannya.

Dari situ kita bisa menilai, iblis yang kita bilang sombong mendapat kemurkaan Tuhan, tapi kita ini keturunan Adam, sebenarnya lebih sombong karena mencap iblis sombong. Padahal kita juga tak lebih buruk darinya, membuat kerusakan di bumi seperti yang dipertanyakan para malaikat.

Mengapa malaikat sepertinya tahu bahwa manusia akan membuat kerusakan di bumi? Berarti sudah ada manusia lain selain Adam dan keturunannya yang sudah membuat kerusakan di bumi.

Menurut beberapa literatur yang pernah saya baca, mengutip sedikit tentang bangsa Al Hin, bangsa Nisnas dan keturunannya seperti Atlantis dan Lemuria. Tapi jika kita menarik kesimpulan dari semua informasi di atas, Atlantis dan Lemuria masih segaris keturunan dengan Adam, sementara Al Hin bukan. Jadi jelas, bangsa yang menghuni bumi sebelum manusia adalah Al Hin, yang disebut juga bangsa Nisnas.

Menurut kisah, bangsa Nisnas ini adalah bangsa yang sangat maju, diberikan kemampuan luar biasa, akal dan pikiran mereka jauh melampaui manusia saa ini. Bangsa Nisnas memiliki kekuatan telepati luar biasa, mempunya teknologi canggih yang kita belum mampu menandinginya. Segala tentang peradaban mereka melebihi peradaban manusia.

Banyak kuil-kuil di luar negeri, Asia bahkan Indonesia yang meninggalkan jejak peninggalan bangsa Nisnas. Bangsa ini memiiliki sayap, manusia berkepala binatang, atau binatang berkepala manusia dan sebagainya.
Karena peradaban mereka yang sangat maju, membuat mereka congkak, egois dan mementingkan nafsu. Mereka saling berperang dengan bangsanya sendiri. Hingga akhirnya turun perintah Tuhan kepada Azazel untuk memusnahkan bangsa ini.

Karena panik akan dihancurkan oleh Azazel, banyak bangsa Nisnas yang punah, namun ada beberapa yang berhasil menyelamatkan diri, pergi ke planet yang jauh dari bumi agar tidak ditemukan oleh Azazel.
Hingga akhirnya bumi terlahir kembali, kerusakan yang dibuat oleh bangsa Nisnas perlahan mulai recovery, dan kemudian muncullah khalifah yang baru yaitu Adam.

-

Hanya sedikit kisah yang mampu saya tuturkan berdasarkan pengetahuan yang saya punyai. Nanti saya akan lanjut lagi kisah ini.  :)










Bagikan:

0 komentar