Pray for Indonesia


Bumi,

saat dirimu bergejolak hebat

saat tanahmu bergetar menggelora

saat kakimu menggeserkan pijakannya

saat emosimu memuncang meledak

saat itu,

saudara-saudaraku di Mentawai dan Merapi menangis,

mereka tak tidur dan tak lagi tersenyum.

Mata mereka awas memandang sampai sudut yang terjauh,

sikap mereka waspada berjaga-jaga.

Tangan-tangan mereka mengais sisa-sisa

Bergotong royong menggopoh jenazah

Bumi, lihatlah ratapan mereka.

Mereka memelas dan memohon ampun padaMu


Bumi,

aku tak mampu lagi berkomentar

mengepakkan sayap pun tak mampu

walau hanya sekilas memandang dari televisi

air mataku mengalir pasti

telingaku mendengar jelas

jeritan mereka, teriakan dan tangis mereka,

saudara-saudaraku.


Bumi,

ampuni kami yang selalu merusakmu

selalu membuatmu kesakitan dan kemudian hancur

biarkan senyum menyibak kabut di pagi hari

biarkan sekejab saja, Bumi

Kami tahu konsekwensi hakikat manusia,

tapi kami yang serakah masih ingin hidup berdampingan

di dirimu wahai bumi Indonesia.



Bagikan:

0 komentar