Kopi..candu dipagi hari, kewajiban disore hari..

Saya, sebagai pecinta kopi * walau sebenarnya ga bagus kalo kebanyakan* sepertinya meminum kopi sudah kewajiban yang harus dilaksanakan setiap harinya. Sampai-sampai tanpa meminum kopi dalam satu hari rasanya kok beda yaa..seperti ada yang kurang dalam menjalani hari.

Kopi terbukti dapat mencegah ngantuk pada diri saya, walau efek kafein berbeda-beda pada setiap orang tapi setidaknya bagi diri saya itu pengaruh banget.

Kopi yang paling saya sukai sebenarnya tergolong ringan kafeinnya. Yaitu cappucinno.

Kalo coffe shop tempat nongkrong paling saya suka itu di Starbucks, Ohlala n Cofee Bean. Rasanya kalau sudah disitu kayak ga mau beranjak dari tempat duduk. Apalagi sembari ditemani sama para sahabat. Rasanya obrolan akan semakin lengkap.

----

Starbucks, sebuah kedai kopi dengan penjualan pada tahun 2006 sebesar $7,7 Miliar atau jika dirupiahkan sama dengan Rp. 77 Triliuh (kurs 10 ribu). Bandingkan penjualan Matahari Rp. 12 T, maka Penjualan “KEDAI KOPI” ini adalah 6,5x lebih besar daripada penjualan MATAHARI di SEANTERO INDONESIA. Atau Sama dengan pendapatan Telkom selama 1 tahun.

Awalnya starbucks bukanlah café atau kedai kopi melainkan sebuah toko penjual biji kopi segar yang baru dipanggang baik dalam bentuk utuh maupun gilingan. Didirikan oleh Gerald Baldwin, Zev Sielg dan Gordon Bowker.

Adalah Howard Schult, seorang yang begitu cinta pada pemasaran dan bisnis Starbucks, datang memasuki “KEHIDUPAN” starbucks, Datang dan berusaha meyakinkan para pemilik starbucks bahwa dia dapat membuat MUJIZAT pada sisi penjualan dan pemasaran. Setelah 12 bulan dia berhasil meyakinkan mereka. Schult pun bersedia menerima pemotongan gaji dan sitawari sebagai ganti gaji, sedikit saham dalam perusahaan.

Schult menemukan konsep kafe di italia, ada aspek ROMANTIS, Nyaman dan Komunall di café – café italia. Dimana para pelayan bercakap – cakap dengan pelanggan tetap sambil menyajikan kopi dengan cekatan. Dia segera memahami RITUAL tersbut dan menyadar bahwa minum kopi bukanlah hanya sekedar secangkir kopi, segalanya penting.

Pada tahun 1987, setelah mengumpulkan uang sebesar 3,8 juta dollar AS melalui sekelompok investor, dia membeli saham starbucks dari pemilik lama. Karena pemilik lama hanya mengabiskan uang untuk membeli toko kopi lainnya. Karena kini ia telah menjadi kapten kapal starbucks, schultz siap mengubah ulang bisnis tersebut.

Dia mempertahankan para pencari kopi yang andal, para pemanggang kopi, dan juga para eksekutif kelas tinggi seperti dari Dell, Kodak dan Pepsi.
Hasilpun terlihat, Dalam 4 tahun, nilai bisnis berkembang dari 4 juta dollar menjadi 273 juta dollar AS. Ketika pertama kali memasuki pasar saham di tahun 1992, nilai saham meningkat lebih dari 3000% sejak debutnya. Dari 1987 hingga 1997 Starbucks berkembang dari 17 gerai menjadi 1412 gerai dan kini ada 12.000 gerai di 37 negara (data tahun 2007, saat ini Satrbucks banyak menutup gerai di amrik karena krisis ekonomi).

Penjualan starbucks pada tahun 2006 adalah sebesar 7,7 Miliar Dollar As. Ini adalah salah satu Ritel tersibuk di dunia dengan kira –kira 30 juta pelanggan setiap minggu, 145 ribu karyawan. Banyak pelanggan tetap mengunjungi starbucks 200x per tahun.


Schultz saat ini merupakan salah satu orang kerkaya di dunia dengan kekayaan sebesar 1,1 Miliar dollar AS (11 Triliun Rupiah)

Bagikan:

4 komentar

  1. kalo g salah, harga kopi di monopoli,,, jadi kopi toraja, tapi harganya dari inggris. la kita dapet apa kalo di monopoli gitu,,, ya mungkin kopi di starbucks kopi dari indo2 juga lagi mbak,,,

    BalasHapus
  2. iya ya? saya ndak tau sech...huehehhehe...saya kan cuma pecinta kopi...huehehhee...

    BalasHapus
  3. ga doyan ngopi. eh boong... doyan dink. tp ga boleh ama suami :( ga sehat, katanya.

    hiks hiks...

    BalasHapus
  4. @ ndutyke : kalo kebanyakan ya ga sehat...habis gimana yaaa...enak seeh...huehehhehehe....


    regards,
    debby cavanna

    BalasHapus