Death in the Silence Night

Kraaakk

“Siapa itu?” kata Cathy pelan.

Degup jantung seseorang yang ketakutan semakin mengencang ketika bunyi krak pelan seperti bunyi seseorang yang memecahkan potongan ranting bergema dirumah tua itu. Dengan pelan, Cathy wanita paruh baya yang bersembunyi dibalik pintu kamar melangkah menuju jendela yang memancarkan cahaya bulan di kegelapan malam.

“Oh My God, kemana Mike..” guman Cathy dalam hati.

Kraakk

Suara krak diikuti langkah kaki yang berat semakin mengencang dan suaranya semakin dekat menuju kamar tempat persembunyian Cathy.

“Aku harus kemana, jendela ini tidak bisa dibuka..” Cathy panic namun tetap berusaha tenang di dalam keremangan kamar.

Tap..Tap..Tap..Tap..

Tap..Tap..

Suara langkah kaki yang berat semakin dekat.

Tiba tiba

Dug Dug Dug

Suara seperti menerjang pintu terdengar tiba tiba.

“Oh God, aku harus bersembunyi dibawah meja ini” gumam Cathy cekatan sembari berlari pelan menuju kolong meja kerja yang terletak di dekat jendela kamar.

BRRAAKK..

Suara pintu yang di dobrak pun terdengar, Cathy panic luar biasa. Di daerah pedalaman seperti ini sulit sekali meminta pertolongan, signal handphone pun seperti menghilang di telan rimba nya alam pedesaan. Jarak rumah penduduk sangatlah jauh. Cathy kehabisan akal, dia hanya bisa diam merungkuk ketakutan dikolong meja.

Uhuk Uhuk..

Suara batuk seorang pria tiba tiba terdengar.

Cathy waspada luar biasa.

Tap..Tap..Tap..

Langkah kaki berat pun semakin terdengar,

Dan tiba tiba..

Arrrrrrgh.

Suara jeritan wanita memecahkan keheningan malam.

--

Sirine mobil polisi terdengar bersahut-sahutan, polisi yang lalu lalang sibuk mengecek segala sudut rumah tua di desa Hampshire, desa yang terletak di Ujung Scotlandia memang sangat terpencil dan sulit terjangkau oleh kemapanan kota besar.

Detectif Lang, detectif kota yang sangat terkenal tampak menyusuri setiap bagian rumah dan pekarangan yang menjadi TKP pembunuhan sadis di malam rabu. Selain Detectif Lang, tampak juga komisaris polisi perempuan bernama Michelle Rass yang hadir disitu.

Wajar saja jika rumah tua yang semula tidak menarik itu tiba tiba menjadi ramai dan menjadi pusat perhatian berbagai media dan masyarakat, Cathy, wanita yang ditemukan tewas mengenaskan adalah seorang actress terkenal di Scotlandia.

“Halo Miss Rass..”

“Hi Detectif, apa kabar?

“Baik sekali. Jadi sampai dimana perkembangan kasus ini?

“Cathy Wilson, seorang actress terkenal, tak kuduga bisa ditemukan tewas dalam keadaan mengenaskan begini. Ususnya terburai, seakan isi perutnya di obrak abrik oleh binatang buas, didada tepat diatas jantungnya terukir gambar seperti ini” sahut Miss Rass sembari menunjukkan foto korban

“Miss Rass, saya rasa pelakunya bukan seorang yang amatir, kalau di lihat dari bentuk sayatan perut, sayatannya tampak rapi seperti seorang dokter yang membedah pasiennya..” Sambut Detectif Lang sembari mengamati foto yang diserahkan Miss Rass.

“Saya rasa juga begitu, hanya saja yang lebih sadis, seluruh jari korban baik ditangan maupun di kaki telah di potong. Dan potongan itu sampai sekarang belum juga diketemukan..” Jawab Miss Rass

“Anak buah saya sedang menyusuri hingga radius 1km untuk mengetahui jejak pelaku dan kemungkinan potongan potongan jari itu dibuang” Sambung Miss Rass

“Boleh saya melihat korban?” tanya Detectif Lang

“Oh tentu saja, kami sudah mengirimnya ke kamar jenasah di hospital Hampshire. Kita bisa sama sama kesana, saya sangat membutuhkan bantuan mu Mr. Lang, bagian administrasi kepolisian akan mengurus kerjasama kita, saya harap anda bisa dan mau bekerja sama dengan kami” Harap Miss Rass

“Tentu saja, mari kita berangkat sekarang ke hospital” Jawab Detectif Lang sembari menahan penasaran.

--

Hospital, Kamis 3.00 pm

“Kau lihat, jari nya sudah tidak ada semua, dan hingga detik ini saya belum mendapat laporan dari anak buah. Bisa dikatakan belum ada perkembangan sama sekali” Kata Miss Rass dalam keheningan kamar jenasah

“Miss Rass, siapakah yang pertama kali menemukan korban? Dan apa yang didapat dari keterangan saksi? Tanya Detectif Lang

“Yang menemukan pertama kali adalah Michael Brand, dia adalah sahabat Cathy. Bisa dikatakan mereka sangat dekat seperti sepasang kekasih, bahkan sebelum kasus ini beberapa media sudah memberitakan tentang kedekatan mereka” Jawab Miss Rass

“Ketika Michael Brand menuju rumah tua itu, dia terkejut luar biasa. Ketika menelepon kami, suaranya sangat panic dan menangis. Dia meminta kami datang secepat mungkin, waktu dia menelepon adalah Hari Rabu pukul 6 pagi, menurut keterangannya dia seharusnya datang malam namun karena asik di club malam dan mabuk dia lupa menjemput Cathy hingga baru datang pukul 6 pagi itu” Sambung Miss Rass

“Lalu?” Tanya Detectif Lang penasaran

“Menurut saksi, handphonenya ada panggilan tak terjawab sebanyak 6 kali pada hari Selasa pukul 11pm, keterangan dari handphone menunjukkan panggilan itu dari Cathy. Jadi kemungkinan Cathy masih hidup sekitar pukul sebelas itu. Michaek juga menjelaskan karena bisingnya club malam menyebabkan ia tidak mendengar suara handphone sehingga tidak menyadari bahwa ternyata itu adalah panggilan Cathy yang terakhir. Kita sedang menunggu hasil pemeriksaan lab tentang waktu pasti kematian korban dan hasil visum korban.” Jawab Miss Rass.

Tak lama suara langkah kaki terdengar, dokter lab datang bersama rekannya yang masih tampak baru bekerja, tampak lelah sambil membawa kertas kertas lusuh.

“Halo Detectif Lang, dan Miss Rass” sambut Dokter Lab bernama dr. Simon

“Hi dr. Simon” Jawab Detectif Lang dan Miss Ras hampir kompak.

“Well, saya sangat terkejut sekali dengan hasil pemeriksaan lab dan visum. Cathy Wilson, artis cantik yang sedang naik daun harus berakhir tragis seperti ini. Usus yang terburai, sayatan rapi, jari jari yang menghilang dan pemerkosaan”

“Apa maksud anda dengan pemerkosaan? Tanya Detectif Lang

“Vagina nya robek parah menunjukkan bekas pemerkosaan, di sekitar vagina ada darah kering yang masih menempel,namun tidak ditemukan bekas sperma. Namun yang terparah adalah robekan vagina itu terkoyak karena pisau. Kemungkinan pelaku mengkoyak vagina dengan pisau baru memperkosanya, dan itu dilakukan ketika korban dalam keadaan hidup. Kematian Cathy Wilson diperkirakan pukul 10.45 pm ketika pelaku sudah melakukan semua ulahnya.” dr. Simon menjelaskan

“Ini tidak mungkin dr., menurut keterangan saksi Michael Brand, dia masih menerima panggilan tak terjawab dari Cathy pukul 11.00pm” Sahut Miss Rass

“Bisa jadi mungkin si pelaku yang melakukan panggilan itu Miss Rass, pelaku menggunakan handphone korban setelah korban meninggal.” Sambung Detectif Lang.

“Yah, mungkin, ini memang kasus yang rumit. Namun kasus ini bukan yang pertama kali yang terjadi di Hampshire” Jawab Miss Rass

“Maksud anda?” Tanya Detectif Lang penasaran

“Saya jelaskan dikantor Mr. Lang.” Jawab Miss Rass.

--

Kantor Polisi Hampshire Kamis, 6.00 pm

“Well, apa maksud perkataan anda tadi di hospital?” Tanya Detectif Lang

“Mr. Lang, ingat kasus tahun 1998, ketika artis bernama Donna Char ditemukan tewas mengenaskan? Persis di desa Hampshire, hanya saja dengan lokasi rumah yang berbeda” Miss Rass memberi keterangan

“Yah, saya ingat itu, namun ketika kejadian itu saya masih di London. Rupanya kedua korban kita mempunyai beberapa persamaan. Sama sama artis yang sedang naik daun, usus yang terburai, dan tanda yang aneh di atas jantung. Bagaimana dengan perkembangan kasus itu Miss Rass? Tanya Detectif Lang.

“Pelaku nya memang ditemukan setelah 6 bulan polisi mengusut kasus itu, kebetulan saya belum bertugas disini saat itu. Pelaku bernama Sean Dash sejak saat itu meringkuk di penjara London di ruang tahanan khusus tahanan mempunya penyakit jiwa. Hasil pengadilan yang menetapkan itu, bahwa Sean Dash harus dipindahkan ke sana karena disini tidak ada ruangan khusus tahanan yang mempunyai penyakit jiwa.”

“Dan rupanya pada takdir berkata lain, Sean Dash ditemukan tewas dalam keadaan yang sama dengan korbannya. Sean bunuh diri menyayat tubuhnya sendiri dan mengeluarkan ususnya, petugas terlambat menyelamatkan karena saat itu petugas sedang sibuk melerai para tahanan yang perang didalam lapangan penjara itu. Rupanya Sean Dash memanfaatkan situasi itu untuk bunuh diri. Sebelumnya petugas sudah tiga kali memergoki Sean Dash ingin bunuh diri dengan garpu makan yang diasahnya sendiri, namun saat itu petugas lengah dan menemukan Sean Dash telah tewas bunuh diri dengan penggaris besi yang ntah dia dapat dari mana.”

“Wow, kasus yang menarik.”

“Diruang tahanan Sean Dash ditemukan ukiran ukiran di dinding batu. Gambar ukiran itu sama persis dengan yang ada di dua korban, gambar itu adalah gambar pentagram, yang saya ketahui ada beberapa sekte yang menggunakan gambar pentagram seperti itu”

--

“Prue..” Panggil Daddy

“Hi dad..” jawab ku

“Prue, apakah akhir-akhir ini kamu sedang sibuk kuliah? Tanya Daddy

“No Dad..saat ini sedang libur musim dingin, huh kau selalu lupa Dad dengan jadwal ku..” Jawab ku

Sebastian Lang. Detectif terkenal itu adalah ayah ku. Aku sangat bangga pada nya, akan prestasinya. Seringkali dia di minta kepolisian hingga FBI untuk bergabung dengan organisasi pemerintah, namun ayah tidak mau dan ingin bekerja sendiri. Kami hanya hidup berdua, karena ibuku sudah meninggal sejak aku masih kecil.

“Prue, Daddy ingin sekali ingat semua jadwal mu, namun saat ini daddy sedang sibuk.” Jawab daddy

“Its okay dad. Oh ya, kasus apa yang sedang daddy teliti saat ini? Apakah kematian Cathy Wilson yang terkenal itu? Tanya ku

“Yes Prue, kami masih belum menemukan titik terang. Dari kemarin daddy sudah meneliti bersama Miss Rass”

“Oh Dad, Miss Rass itu baik sekali, tadi pagi aku bertemu dengannya di kedai kopi blok F, dia membelikan ku kopi Dad. Dad, kenapa Dad tidak menikah saja dengannya? Ku kira dia mencintai Dad, bisa kulihat itu dari sorot matanya ketika melihat Dad, lagipula kalian sudah lama saling mengenal semenjak satu high school dulu..”

“Prue, jangan sembarang kamu berbicara. Miss Rass itu partner ku, dia adalah rekan kerja yang sangat Daddy hargai, tak mungkin rasanya Daddy menikah dengannya..”

“Huh Dad, kenapa daddy selalu dingin? I know that, Miss Rass mencintai Daddy..”

“Okay Prue, terserah kamu mau bilang apa, tapi yang jelas hubungan kami hanya sebatas rekan kerja. Okay, sekarang Daddy mau mengajak kamu untuk menyelidiki kasus ini bersama. Karena ilmu pengetahuan mu tentang hukum itu lumayan. Tidak sia sia kamu sekolah di jurusan hukum..”

“Hmm, daddy..aku senang, okay aku sangat ingin bisa ikut bersama daddy. Aku ingin belajar daddy, belajar memecahkan kasus seperti yang daddy lakukan.”


to be continou ..

Bagikan:

0 komentar