TEROR

Baru saja berjalan pernikahan ini, namun kerikil tajam sudah menghadang perjalanan kami. Yang nantinya kerikil itu kan berubah menjadi batu dan jurang yang akan menyambut setiap langkah kami.

Dia, my husband. Adalah sosok pria yang baru kukenal. Hanya dalam beberapa bulan saja kami memutuskan untuk bersatu dalam ikatan pernikahan. Aku tak begitu mengenal dia, sampai sekarang pun aku merasa seperti belum mengenal dia sepenuhnya. Dia masih tetap menjadi sosok misteri bagi ku.

Sering ku memergoki nya ketika sedang melamun dalam keheningan. Ntah apa yang dipikirkan nya, setiap ku tanyakan hal itu dia tidak pernah mau menjawab. Dan apabila member jawaban, hanya sebuah jawaban penenang. Im Okay Honey..

Aku merasa terbelenggu dalam ikatan ini, ikatan yang sebelumnya ku idamkan akan berjalan indah. Layaknya hayalan ku seperti putrid cantik dari negeri dongeng yang dibangunkan dari tidur panjangnya karena suatu kecupan dari pangeran dambaannya.

Keterbelengguan ini mungkin hanyalah masalah sepele. Namun kenyamanan adalah hal terpenting dalam hidupku. Kenyamanan dan kehangatan.

Berada dalam segala aturan main pernikahan yang sebagian besar berisi keotoriteran membuat jiwa ku seperti berontak hendak lepas. Sempat ku berpikir ingin mundur dan menyerah, namun itu hanyalah pikiran hasil bisikan setan setan penggoda dan penghancur kebahagiaan manusia.

Honey, tolong..bicarakan hatimu. Tuangkan segala penat mu. Jangan biarkan aku mati penasaran karena menerka apa pikirmu..

Oh Gosh..kamu tetap menjadi nomor satu. Nomor satu dalam pikiran dan hati ku. Adakah yang mampu menggeser mu?

I love u. I love u…

Posted in 10:52 @ www.celotehan.co.cc

---

Gw menulis sgala curhatan gw dan pikiran gw ke dalam blog. Tapi selalu saja ada orang udik bin kampungan yang sok pinter n sok alim yang koment semena mena dan merusak citra blog gw. Kan cape gw ngapusin komennya soalnya kan kudu login dua kali. Kalo koneksi kantor cepet mah gak masalah, lah ini lemot bin idiot..

Rasanya kesabaran gw dah abis bis bis..Yah.. yang ngabisin adalah emosi gw. Gimana nggak, orang2 udik itu gak tau tentang dunia per blog an apa yaah..Namanya pemilik blog, itu punya HAK PREROGATIF dunks mau nulis apa aja selama gak melanggar hukum. Kalo gw nulis curhatan tentang pola pikir gw apa itu melanggar hukum?

Sampe2 kehidupan pribadi gw pun di acak2 ma tuh orang2 udik.

Seperti yang pernah gw posting sebelumnya, teman adalah teman. Teman tetap teman, teman bukan TUHAN, yang nentuin arah hidup teman yang lain.

Masa iya ada teman yang maksa2 harus kenal siapa pasangan temannya, maksa2 kalo ktemuan, maksa2 kalo minjem duit, maksa2 minta traktir kasian banget kan miskin banget tuh temen, n masih numpang pula di rumah mertua, di hidupin ma mertua padahal dah punya anak dua. Bener2 mokondo kalo gw bilang mah..Gw gak tahan sama "temen2" si peminjam duit yg gak pernah di balikin ini.

Teman2 yang "KATANYA" teman ini benar2 sudah mengganggu banget banget. Huh..hilang lah kesabaran gw..bener2 ilang..

Udah kesekian kali nya gw di teror oleh "teman2" udik itu. Apa yang gw harus lakukan sama si "teman2" udik yang pengecut n gak berani ngaku nama itu?

Bagikan:

0 komentar