Biar Cacat Tetep Hebat

Jumat ini kantor gw ngadain Bazzar di pelataran parkir blakang gedung kantor. N gw rencana nya mau ikutan jadi peserta stand. Rencana nya sih gw mau jualan kue kering buatan sendiri. Kue kering nya cuma satu macam, tapi kalau laku banyak kan lumayan banget buat nambah2 biaya terapi. Sakit begini memang ngeluarin biaya banyak yah, baru kmaren gw rontgen lagi n harganya udah naik aja.

Selain jualan kue, gw juga rencana nya mau jualan celana jeans merk BOSS. Aselii loooh... barangnya sih dari suami gw. Dia dapet celah gitu dari temennya..hihihihi..lumayan lah buat nambah2 juga, biar gw bisa nyimpen stock makanan dirumah. Soalnya makin hari biaya hidup makin mahal aja. Beras mahal, minyak goreng mahal, gas mahal, ayam, daging, telur smuanya mahal. Lalu apaan yang murah? laah..makan angin aja dech yg gratis..tapi kalau untuk gw yg suka sesek nafas, nafas juga bayar looh (oksigen) hahahhaha...

Pada nonton berita gak tentang pembagian zakat di Pasuruan yang berakhir kematian 21 orang. Rata2 yang meninggal adalah orang jompo, anak2 dan semuanya adalah RAKYAT MISKIN.

Bersyukurlah kita yang masih diberi kenikmatan tiada tara dari Allah SWT. Gimana tidak, walau mengidap penyakit kronis pun kita masih bisa makan, masih bisa menjalani ibadah, bahkan masih bisa baca postingan gw ini..

BTW, dah pada baca majalah FIT edisi terbaru belum? NINA TAMAM salah satu vocalis WARNA dia juga Scoliosis ! maybe banyak yang gak percaya. Ternyata banyak juga loh orang terkenal yang terkena Scoliosis. Tapi liat, Nina membuktikan keterbatasan ruang geraknya tidak membatasi kreasi nya. Dia tetap menjadi orang yang cemerlang. Mampu membuktikan bahwa dia bisa menjadi yang terbaik.

Selain Nina Tamam, ada juga salah satu mantan petinggi Malaysia. Yaitu Anwar Ibrahim. Dia baru aja menjalani operasi tulang belakang (liat di www.operasidijerman.com), walau tulang belakangnya terbatas ruang geraknya dia mampu menunjukkan dia hebat. Mampu menjadi PM Malaysia (skarang sih udah nggak)..

Lihat juga Giska, anaknya Dewi Yul, dia cacat tapi mampu membuktikan dia hebat.
Juga pemain piano anak kecil yang jari nya cuma dua (gw lupa sapa namanya)
Juga yang lainnya.

Mungkin banyak juga publik figure yang lainnya yang mengidap scoliosis juga, hanya saja mereka mengatasi keterbatasan mereka dengan hal positif yang mampu memukau orang sekitar, bahkan dunia sekalipun.

Lalu, kenapa kita musti kalah dengan mereka?

Kalau mereka saja yang sudah jelas2 cacat mampu membuktikan mereka hebat, lalu kenapa kita tidak?

Gw kan cuma di vonis scoliosis. Gw gak divonis lumpuh, gw gak di vonis gila seumur hidup, gw gak di vonis masuk neraka selamanya.

Gw kan cuma Scoliosis.

So What?

Gw masih bisa nafas tanpa alat walau kadang tersengal

Gw masih bisa berlari kecil walau tertatih

Gw masih bisa tertawa tanpa operasi otot muka

Gw bahkan masih bisa menulis postingan ini tanpa bantuan orang lain

Gw masih bisa bekerja

Gw masih bisa makan tanpa harus di infus

Gw masih bisa BAB/BAK tanpa operasi lubang anus

SO WHAT?

Kenapa harus putus asa?

Kenapa?

Alhamdulillah wa syukurillah..

terima kasih ya Allah..aku masih diberi kesempatan hidup hingga detik ini, untuk share kepada teman ku yang lainnya. Agar temanku semangat, dan kembali "hidup" dalam dunia yang sebentar ini.


Bagikan:

0 komentar