Tour De' Musse

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya…

Week end kemarin gw habiskan bersama dengan sahabat gw Wawan. Berdua dengan motor jalan jalan ke daerah Jakarta Utara. Pertama tama mampir ke Glodok untuk mencari camera yang gw pengenin sejak lama. Sayang harganya lagi naik bo’, dollarnya naik mulu..cape deeh…

Akhirnya pergi ke Pancoran, Pasar pagi Asemka dan sekitarnya untuk berburu barang barang antik. Gw yang doyan banget sama ukiran/pahatan kayu langsung kesemsem begitu melihat patung kayu Buddha yang dipajang diemperan jalan.

Akhirnya gw n Wawan pergi menuju kawasan Kota Tua. Disana banyak banget bangunan bangunan tua jaman Belanda yang antik. Gw mampir ke Museum Sejarah Jakarta yang lebih dikenal Museum Fatahillah.

Museum Fatahillah bertempat digedung yang didirikan pada tahun 1707. Semula digunakan sebagai Balai Kota Batavia pada jaman VOC. Di museum ini dapat dicermati nilai nilai budaya maupun perjuangan melalui koleksi benda benda peninggalan yang menggambarkan perkembangan Kota Jakarta dari masa pra sejarah sampai dengan masa kini.

Koleksi yang dipamerkan banyak banget, dari replica peninggalan masa Tarumanegara dan Sunda, mebel antic abad 17-19, sampai bekas tempat penyiksaan dan hukuman (penjara) bagi pejuang kita/orang orang yang membangkang terhadap pemerintahan Belanda (pas gw masuk kedalem, gw langsung merinding disko..takut gw..)

Ada lagi yang gak kalah menarik yaitu Meriam si Jagur yang ujung meriamnya berbentuk tangan yang jempolnya terjepit dengan jari telunjuk dan tengah (hehehhe masboi mungkin tau artinya..)

Pas gw kesana Fatahillah lagi rame banget sama ABG ABG SMU, melihat orang2 latihan teater jadi inget jaman gw SMU dulu ikut2an teater. Gw merasa semangat banget ngeliat benda benda sejarah. Di Fatahillah banyak banget barang barang contohnya meja, kursi, lemari yang terbuat dari Jati ASLI yang penuh dengan ukiran ukiran yang keren banget. Gw jadi kegirangan sendiri, sayang gw cuma bisa menyentuhnya , gak bisa gw bawa pulang (ya iyalaaah…)

Abis dari Fatahillah gw N Wawan menuju Museum Wayang yang terletak sebelahan dengan Fatahillah. Musem Wayang menempati gedung yang dibangun pertama kali pada tahun 1640. Gedung itu semula dinamakan De Oude Hollandse Kerk yang dipergunakan untuk Gereja. Tapi pada tahun 1732 gedung itu diperbaiki dan berganti nama menjadi De Niuwe Hollandse Kerk hingga tahun 1808. Kemudian gedung itu hancur karena gempa bumi dan dibekas reruntuhan gedung inilah dibangun kembali bangunan yang akhirnya digunakan untuk Museum Wayang.

Di Museum Wayang banyak banget koleksi wayang dari Indonesia. Seperti wayang kulit, golek, patung wayang, topeng, wayang beber dan lain lain. Ada juga wayang dan boneka dari luar negeri, dari Thailand, Suriname, Cina, Perancis, Inggris, Vietnam, India, Columbia, dll. Wayang Indonesia telah diakui oleh PBB sebagai masterpiece warisan dunia.


Tour berikutnya : TMII ..

Nb : Udah gak sabar pengen liat tarian Saman dari Tanah Gayo Atjeh di TMII..


bengong dipintu gerbang, ngeliatin kusen keren

selamat datang di rumah gw, hehehehe...

bergaya dulu ah...

santai sejenak di taman

Bagikan:

2 komentar