Just SAY NO !!

Ngebaks dulu yuuu baru kita cao…

Gw gak simpen pocongan..

Si X lagi ngubas tuh di kosannya ..

Sebagian dari obrolan dari temen temen gw di komunitas Punk beberapa waktu lalu sempat membuat gw teringat dengan masa masa yang dulu. Dulu gw suka nongkrong di komunitas Punk daerah Selatan Jakarta. Gw pengen bahas sedikit tentang apa yang menyebabkan gw gak terlalu betah nongkrong disana.

Semua itu karena NARKOBA !

Narkoba adalah singkatan dari narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya. Narkoba adalah obat, bahan, atau zat dan bukan tergolong makanan jika diminum, dihisap, dihirup, ditelan, atau disuntikkan akan berpengaruh pada pada kerja otak dan menimbulkan ketergantungan. Akibatnya sistem kerja otak berubah, demikian pula fungsi vital organ tubuh lainnya seperti jantung, peredaran darah, pernapasan, dll.

Narkoba adalah istilah penegak hukum dan sudah disosialisasikan pada masyarakat. Orang Malaysia menyebutnya dadah, dan didunia barat diistilahkan dengan drugs.

Napza adalah singkatan dari narkotika, psikotropika, bahan adiktif lain, istilah Napza digunakan dalam kedokteran atau kesehatan.

Karena narkoba menyebabkan ketergantungan yang berbahaya yang bisa menyebabkan kematian penggunanya maka pemerintah kita mengaturnya dalam Undang Undang No. 22 tahun 1997 tentang Narkotika dan Undang Undang No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika.

Penggolongan narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya menurut WHO didasarkan atas pengaruhnya terhadap tubuh manusia yaitu :

1. Opioida : mengurangi rasa nyeri dan menyebabkan mengantuk atau turunnya kesadaran. Contohnya opium, morfin, heroin, dan petidin

2. Ganja (mariyuana, hasis, cimenk, gelek, pocongan, mary jane) : menyebabkan rasa rian, meningkatnya daya khayal dan berubahnya perasaan waktu.

3. Kokain dan daun koka, tergolong stimulansia (meningkatkan aktifitas otak dan fungsi organ tubuh lainnya)

4. Golongan amfetamen (stimulansia) : amfetamen, ekstasi (MDMA), dan sabu (metamfetamen)

5. Alkohol

6. Halusinogen : memberikan halusinasi contohnya LSD

7. Sedativa dan hiptonika (obat penenang/obat tidur, seperti pil BK, MG)

8. PCP (fensiklidin)

9. Solven dan inhalans : gas atau uap yang dihirup, contoh : tiner, lem

10. Nikotin : terdapat dalam tembakau (termasuk stimulansia)

11. Kafein (stimulansia) terdapat dalam kopi, beberapa jenis tertentu obat penghilang rasa sakit, dan minuman penambah energy.

Beberapa alat yang sering digunakan pengguna adalah jarum suntik (morphine, ampas morphine, kokain, ampas kokain), rokok (ganja), makanan (masakan ganja), bong /alat hisap, kertas timah, dll

Mengapa Narkotika berbahaya ?

Narkoba berpengaruh pada bagian otak yang bertanggung jawab atas kehidupan perasaan, yang disebut sistem limbus : Hipotalamus – pusat kenikmatan otak adalah bagian dari sistem limbus. Narkoba menimbulkan perasaan high dengan mengubah susunan biokimia pada sel otak yang disebut neuro transmitter.

Semua jenis narkoba mengubah perasaan dan cara berpikir penggunanya. Tergantung pada jenisnya, narkoba menyebabkan :

a. Perubahan pada suasana hati (menenangkan, rileks, gembira, dan rasa bebas)

b. Perubahan pada pikiran (stress hilang dan meningkatnya data khayal)

c. Perubahan pada perilaku (meningkatkan keakraban, menghambat nilai, dan lepas kendali)

Ada mitos yang diyakini oleh pengguna narkoba, antara lain :

a. Bebas dari rasa kesepian

Banyak yang menganggap narkoba bisa menyebabkan keakraban (bagi orang yang sulit menjalin hubungan akrab)

Fakta : padahal perasaan akrab itu hanya “jangka pendek” ketika pengguna sedang high, narkoba justru menyebabkan perasaan terisolasi dan rasa kesepian

b. Bebas dari perasaan negative lain

Fakta : narkoba justru bahwa menyebabkan pengguna sibuk dengan kecanduannya. Yang menyebabkan pengguna menjadi penyendiri, dan karena merasa dijauhi oleh orang sekitar dan timbullah perasaan negative lainnya.

c. Kenikmatan semu

Banyak yang menganggap narkoba bisa menimbulkan sensasi luar biasa. Bisa menghilangkan stress dan kepenatan.

Fakta : Kenikmatan itu hanya timbul sementara, disaat efeknya sudah hilang, maka pengguna akan merasa merindukan kenikmatan tersebut. Maka pengguna akan memakainya lagi hingga kecanduan. Disaat pengguna sudah kecanduan maka akan berpengaruh pada kehidupannya. Karir, prestasi, agama akan semakin merosot karena pengguna sibuk dengan kecanduannya.

Dan banyak mitos mitos yang menyebabkan semakin banyak orang memakai narkoba.

--



Bagikan:

1 komentar