KUTANGMEN

Suatu hari diperkampungan yang sangat terpencil dari hiruk pikuknya perkotaan, lahir lah seekor eh seorang bayi mungil laki laki yang diberi nama oleh kedua orang tuanya Dadang Sunarya. Waktu pun semakin bergulir, mak Retno dan kang Jarwo kedua orang tua Dadang, bingung oleh perkembangan anaknya. Pasalnya anak nya punya hobi yang ruaaar biasaaa aneh.. si Dadang suka sekali makan dandang, eh maksudnya suka sekali makan kutang, jangan protes namanya juga kebiasaan aneh, suka suka penulis donk mau nulis apa, hehehhee...bukan hanya kutang emaknya yang habis dimakan Dadang, bahkan Dadang pernah dikejar kejar tetangganya pake sendal jepit lantaran si Dadang mau ngintipin anak tetangganya mandi. Gak nyambung ya? Waktu pun bergulir, hingga akhirnya mak Retno memutuskan untuk tidak memakai kutang lagi. Daripada bangkrut beli kutang baru yang nantinya akan dimakan Dadang, mending gw pake kaen aj deh, pikir sang emak.

Singkat cerita, karena hobi Dadang yang sudah tersohor diseluruh kampungnya, pernah teman sekolah Dadang waktu SD hendak menjaili Dadang. Gempul (nama samaran teman sekolah si Dadang,sengaja disamarkan takut ketangkep hansip kampung) sudah menyiapkan umpan, yaitu kutang emaknya yang dia curi paginya. Kutang itu sudah dia celupkan dengan air comberan limbah pabrik kimia dekat rumahnya. Setelah memasang kuda kuda (ceiilee), umpan disiapkan, diselipkan di bawah meja si Dadang. Akhirnya setelah Dadang duduk dibangkunya, dia mengendus bau yang sangat dia kenal. Dadang yang hobi sekali makan kutang, sudah sangat hapal dengan bau kutang, jadi dia seperti mempunyai kemampuan seperti doggy yang ahli mengendus. Setelah dia buka laci mejanya, ternyataaaa…Ach kutaaang( pikirnya, tapi kok warnanya kusam bgini?). Tapi karena hobi yang luar biasa aneh, akhirnya dia melahap abis kutang itu tanpa memperhatikan rasa dan aroma.

Dan tiba tiba Dadang berubah warna mukanya, dari merah, kuning, ijo bak rambu lalu lintas. Teman2sekolahnya pun terkaget kaget. Bahkan ada yang histeris hingga pingsan. Lalu si guru pun datang dengan heboh dan bergegas membawa Dadang kedokter. Setelah dianalisa, dengan asas praduga tak bersalah akhirnya Dadang divonis …Jeng..Dadang gak kenapa kenapa. Nah loh? Soalnya dokter sekolah gak tau apa2an. Malah nganjurin mak Retno dan Kang Jarwo orang tua Dadang yang dipanggil, untuk membawa Dadang kerumah sakit jiwa. Cuape deeh..

Dadang yang lemas pun dibawa pulang kerumahnya. Muka Dadang masih terus berubah rubah warnanya, bahkan kalau diperhatikan perubahannya seperti punya irama. Kadang 4/4 kadang 4/16 seperti birama music gitu. Keesokkan harinya Dadang bangun pagi. Sebenarnya si Dadang masih punya ijin ga masuk sekolah sampe 3 hari, tapi Dadang gatel siapa tau ada kutang gratisan lagi pikirnya. Setiba disekolah dengan warna muka yang masih berubah rubah itu, teman teman Dadang masih terkaget kaget. Bahkan teman sebangkunya memutuskan untuk pindah duduk karena kawatir tertular oleh Dadang. Karena malu merasa dikucilkan akhirnya Dadang pulang kerumah. Dirumah Dadang menangis tak henti henti hingga tidak mau sekolah lagi.

Besok harinya Dadang bangun pagi, seperti biasa menuju empang hendak menabung diempangnya tercinta. Ketika dia jongkok, tiba tiba ada keanehan terjadi. Mata Dadang bisa menembus seng penutup MCKnya, weks..kok bisa seh? Dadang terheran heran.. Dilihatnya pemandangan disekitar empang tersebut. Setelah cebok, Dadang berkeliling empang, eh ternyata ada yang sedang mandi di MCK sebelah. Dengan pandangan luar biasa bak supermen, Dadang mengintip yang sedang mandi tersebut. Dari belakang bodynya cewek..Naluri kenakalan lelaki Dadang pun muncul, setelah yang sedang mandi itu berbalik, eh ternyata itu adalah Yanto alias Yanti kalau dimalam hari..ich Dadang langsung lari terbirit birit.

Haripun berlalu, Dadang pun semakin dewasa, suatu saat dia hendak nyolong kutang milik anak tetangganya yang terkenal ciamik. Dadang lari terbirit birit kawatir kena timpukan sendal jepit tetangganya, Dadang pun berhasil meloloskan diri dan ngumpet di goa sekitar perkampungannya. Kutang hasil colongannya dia cium cium karena aromanya yang wangi. Dan akhirnya dia memutuskan untuk tidak memakan kutang tersebut. Dia memutuskan untuk memakainya, HAH? Yah memakainya seperti supermen yang makai kolor diluar, maksudnya untuk penyaruan disaat dia hendak mencuri kutang lagi. Tiba tiba disaat dia memakai kutang tersebut, ternyata dia merasa seluruh bulu ditubuhnya berdiri. YA..seluruh bulunya..Dadang kaget luar biasa, diluruskannya kembali bulu bulunya supaya tidur kembali. Tapi tidak berhasil. Isenk isenk dia menendang batu besar dalam goa tersebut. Ternyata batu itu hancur tak beraturan. Dadang tambah kaget, untungnya Dadang tidak punya penyakit jantung. Dia tidak menyangka dia mempunyai kekuatan seperti supermen itu. Dan jeng jeng jeng, kekuatan Dadang pun bertambah. Sejak saat itu dia memutuskan untuk menjadi super , bukan super star komet yang lagi ngetren ditipi looh..tapi seperti pelem pelem yang biasa ditontonnya dilayar tancap kampung.Dadang sibuk mencari nama baru untuk julukannya. Dia berniat untuk menjadi super hero seperti supermen, sapidermen, betmen, dan akhirnya dia menemukan nama yang cukup pantas baginya..Jeeeng..Kutangmen..Yeah..kutangmen. Dalam hati dia merasa sangat berterima kasih pada kutang si Leila anak tetangganya itu.

Perjalanan pun dilalui kutangmen alias Dadang Sunarya. Dengan berbekal seadanya, rumput jatah makan sapi milik bapaknya, kembang tujuh rupa, dan sirih neneknya yang berhasil dia colong Dadang kabur ke kota untuk menyelamatkan kota yang sudah makin hancur akibat keserakahan manusia. Setiba dikota, Dadang alias Kutangmen terkaget kaget dengan kemegahan kota. Gedung gedung tinggi, jalan raya dan mobil mobil canggih. Dari arah kejauhan tiba tiba wanita wanita, bapak bapak, anak anak kecil, lari terbirit birit. Dadang pun bersiap siap berubah jadi kutangmen. Karena pikirnya ada musuh yang berbahaya di depannya. Ternyata orang orang berlarian karena ada toko diskon gede2an yang baru dibuka. Cuapee deeh..

Petualangan Dadang alias Kutangmen dikota tidak berakhir sampai disini. Mau tau selanjutnya? Nanti yee..gw pegel..


Nb:diketik disela2 menumpuknya pekerjaan dan kejenuhan..huh..cuape..

Bagikan:

1 komentar

  1. Sip .. Nice .. Sudah ada alur ceritanya .. Ditunggu lawan berat dari Kutangmen .. and Mrs Lois Lane dari Kutangmen :-D

    BalasHapus